Keindaha Alam Bukit Batu Sirap Tarunajaya Sukaraja Tasikmalaya, Potensi Wisata Tersembunyi

by -

Bukit Batu Sirap Tarunajaya Sukaraja Tasikmalaya, Potensi Wisata Tersembunyi (Foto : Rusdianto)

Kab.Tasikamalaya – Destinasi wisata Alam di wilayah Desa Tarunajaya Kecamatan Sukaraja yang menyuguhkan keindahan alam bukan saja Bukit Iwir Iwir dan Gunung Gede, tapi tak berapa jauh dari sana, ternyata ada wisata alam yang tidak kalah indahnya, yakni Wisata alam Bukit Batu Sirap.

Nama Bukit Batu Sirap belakangan ini menjadi magnet yang menyedot kuat rasa kepenasaran publik, perlahan mulai viral di media sosial.

Wisata Alam bukit batu Sirap ini terbilang masih alami, belum ada sentuhan yang serius dalam pengelolaannya. .

Lokasi wisata yang berada di Galumpit ini sejak dalam perjalanan menuju lokasi pengunjung bakal dimanjakan dengan keteduhan rimbunan pohon mahoni milik Perhutani.

Tempat parkir yang lumayan besar terus dibenahi para pemuda Galumpit, warung kecil Gazebo, tempat nongkrong sudah tersedia bagi pengunjung untuk sekedar rehat.

Kendati sudah mulai diperbincangkan, namun saat ini obyek wisata alam Bukit Batu Sirap masih menunggu izin dari pihak Perhutani. Lokasi wisata alam tersebut berada di tanah milik Perhutani.

Seperti dikatakan salah seorang pemuda, Heri Nurzaman, Lokasi wisata alam Batu Sirap berada di wilayah milik Perhutani. Pembukaan lokasi wisata ini langkah awal mendapat izin dari pihak Perhutani.

“Kemarin kemarin kami baru sebatas obrolan ringan, dan dalam waktu dekat kami berkirim surat,” tandas Heri.

Wisata alam Batu Sirap lanjut Heri, bukan hanya bernilai jual pada panorama alam dipagi dan sore hari saja, namun disitu juga sangat strategis untuk dijadikan tempat kemping.

“Banyak pengunjung yang datang bahkan dari luar daerah juga ada seperti dari Cicariang. Biasanya rame pengunjung minggu pagi. Mereka menantikan panorama pagi hari,awan di Bukit Batu Sirap, ” terang Heri.

Penataan lokasi wisata Bukit Batu Sirap saat ini dibenahi para pemuda setempat dengan bermodalkan hasil swadaya alakadarnya.

“Intinya, dengan keberadaan potensi desa ini bisa memberdayakan warga setempat, seperti halnya dilokasi wisata kini bermunculan warung kecil milik warga,” pungkas Heri.
** ( Rusdianto/ Nolduanews.com)