Ini Data 252 Rumah Di Pamarican yang Rusak Akibat Hujan Badai

by -

Ini Data 252 Rumah Di Pamarican yang Rusak Akibat Hujan Badai

CIAMIS: Berdasarkan data yang diperoleh dari Taruna Siaga Bencana (TAGANA), Kabupaten Ciamis, tercatat ada sekitar 252 rumah, 3 faslitias umum (Mushola,Poskesdes, Balai Dusun), serta 1 tempat usaha (Kandang Ayam) mengalami kerusakan akibat musibah bencana hujan deras, disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, pada Jum’at (13/11/2020) sore, sekitar pukul 16.30 WIB.

Kerusakan rumah terdapat di 6 Desa yang terdampak bencana angin kencang, yaitu Desa Sukajaya, Desa Bantarsari, Desa Margajaya, Desa Pasirnagara, Desa Neglasari, dan Desa Sidamulih.

“Desa yang terdampak paling parah, dan terdapat banyak kerusakan, yaitu wilayah Desa Sukajaya,”jelas Beki, anggota Tagana kabupaten Ciamis.

Adapun rincian ke 252 rumah yang rusak sebagai berikut :

1. Desa Sukajaya, 113 rumah mengalami kerusakan, dan 2 fasilitas umum (Poskesdes, dan Balai Dusun).

2. Desa Bantarsari, 86 rumah mengalami kerusakan.

3. Desa Margajaya, 24 rumah mengalami kerusakan.

4. Desa Pasirnagara, 18 rumah mengalami kerusakan, 1 fasilitas umum (Masjid), dan 1 tempat usaha (Kandang Ayam).

5. Desa Neglasari, 7 rumah mengalami kerusakan.

6. Desa Sidamulih, 4 rumah mengalami kerusakan.

“Beruntungnya dalam musibah bencana tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa, dan luka-luka,” ujarnya

Beki, menambahkan untuk kegiatan evakuasi pohon-pohon tumbang, dan pemberihan puing-puing sudah selesai dilakukan pada hari Sabtu kemarin, oleh warga masyarakat, Pemerintah Desa setempat, anggota TNI Koramil Pamarican, anggota Polsek Pamarican, relawan Tagana Kabupaten Ciamis, Sahabat Tagana, Relawan GSR, Pusdalop BPBD Ciamis, serta relawan lainnya.

“Upaya sementara penanganan warga masyarakat korban terdampak, bencana angin kecang, telah selesai dilakukan oleh warga masyarakat, dan Muspika, serta sejumlah relawan pada hari Sabtu, kemarin,”katanya

Beki, berharap mudah-mudahan secepatnya ada bantuan yang diberikan oleh Pemerintah, dan Donatur, guna membantu warga masyarakat yang terdampak musibah bencana angin kecang tersebut. Adapun bantuan yang dibutuhkan warga masyarakat saat ini berupa Terpat, dan Sembako. tandasnya (Uju Suparman/Nolduanews)