Gelar Budaya Upaya Pemajuan Budaya Daerah di Tasikmalaya

Kabupaten Tasikmalaya – Kabar menggembirakan bagi pelaku /pegiat seni budaya dengan adanya UU no 5 Tahun 2017′ tentang pemajuan budaya yang didalamnya membahas tentang pelestariaan dan kesejahteraan para pelaku seni budaya.

Potensi seni Budaya di Kabupaten Tasikmalaya dipaparkan Wakil Ketua DPRD Ery Purwanto, sangat banyak sekali. namun Ery merasakan kebudayaan lokal sebagai jati diri orang sunda banyak yang terlantar dan punah.

“Maju tidak, mati pun tak mau. meski dalam kondisi seperti ini, budaya sunda masih terus berkembang. ini berkat jasa seniman, budayawan yang masih terus gigih mempertahankan budaya lokal,” ungkap ery saat menghadiri sosialisasi UU no 5 Tahun 2017 Tentang Pemajuan Budaya dalam acara Gelar Budaya 2017, di alun- alun Kecamata Sukaraja malam minggu kemarin (9/12).

Ketua komisi X DPR-RI, H. Ferdiansyah,SE.MM, mengatakan, Anggaran kebudayaan dibeberapa kota dan Kabupaten relatif kecil. Dalam hal ini perlu adanya sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk memajukan kebudayaan dan menjaga eksistensinya.

” yang paling penting dalam UU no 5 Tahun 2017 ini adalah untik mencerdaskan dan mensejahterakan para pelaku kebudayaan,” ujarnya.

Senada dikatakan Dirjen seni dan budaya RI, DR. Restu Gunawan, dalam UU no 5 tahun 2017 sudah diatur dasar hukumnya.

“ada hak dan kewajiban para seniman”, pungkasnya.

Acara Gelar budaya tersebut dihadiri ketua komisi X DPR RI, H.Ferdiansyah, SE.MM, Dirjen seni dan budaya RI, DR. Restu Gunawan, Kasubdit pertunjukan seni, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya, muspika dan kepala Desa Leuwibudah Encang Priatna dan tokoh masyarakat.

Acara pagelaran budaya diimeriahkan dengan pertunjukan silat dari Padepokan Panca Tunggal Putra asal Cibenda,Borelak, Calung, Reog dan Karinding Katara bambu dari Paseh. ***( Rusdianto/NolduaNews.com )