Connect with us

Berita

HMI Ciamis Kecam Tindakan Represif Aparat Terhadap Aksi Mahasiswa

Published

on

Ciamis – Ketua umum HMI Cabang Ciamis Hendriawan Firmasyah sangat menyayangkan dan mengecam keras atas tindakan represif aparat terhadap mahasiswa saat aksi demonstrasi didepan istana Negara kemarin, senin (21/5/2018).

Aksi demonstrasi kawan-kawan mahasiswa mengemukakan pendapat dimuka umum yang sejatinya menjadi wujud kemajuan demokrasi dan bentuk kontrol sosial terhadap pemerintah yang hidup di ruang demokrasi, ternyata dirusak dengan perilaku aparat yang represif.

“Kami sangat menyayangkan sikap represif aparat terhadap kawan-kawan mahasiswa, yang seharusnya menjadi cerminan sebagai pengayom masyarakat”, ungkap hendri saat di temui di sekretariat HMI cabang Ciamis.

Masih menurut Hendri, bahwa tindakan tersebut telah mencederai kebebasan berpendapat menyuarakan aspirasi dan mencederai Institusi Polri dengan tindakannya. Ia menilai bahwa tindakan tersebut sangat berbahaya bagi kehidupan demokrasi di Indonesia.

“Saya kira apapun yang menjadi alasannya, tindakan represif aparat Kepolisian terhadap aktivis mahasiswa, merupakan tindakan yang mencederai nilai-nilai demokrasi dan hak asasi manusia serta nilai-nilai kemanusiaan”.

“Apapun alasannya, tindakan represif aparat terhadap aktivis mahasiswa yang menyuarakan aspirasi masyarakat, bukanlah tindakan yang dapat dibenarkan, bahkan perlu dikecam dan diperingatkan”.

“Negara kita adalah negara demokrasi, kebebasan berpendapat dan berekspresi sudah dijamin dan dilindungi Undang-Undang, tentunya apa yang disampaiakan semata-mata demi kemajuan bangsa ini,” pungkasnya.
(Hernawan/Nolduanews)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita

Ribuan Warga Ciamis Tonton Kirab Budaya Mieling Ngadegna Galuh

Published

on

CIAMIS-Kirab budaya di Acara Mieling Ngadegna Galuh ka 1407 7 (23 Maret 612 M – 23 Maret 2019 M)  berlangsung semarak Sabtu (923/3/2019). Ribuan warga Kota Ciamis dan sekitarnya tumplek memenuhi jalan yang dilalui kirab. Kirab dimulai dari Keraton Selagangga di Jalan KH Ahmad Dahlan sampai ke Situs Jambansari.

Pantauan nolduanews.com, sejak pukul 07.00 sudah menyemut di jalur yang akan dilalui peserta kirab. Warga ingin melihat langsung kamonesan (kesenian) yang akan dibawa karnaval. Ada bebegig dari Sukamntri, Replika wayang raksasa, calung, reog dan berbagi kamonesan lainnya.

Menurut Ketua Panitia Miéling ngadegna Galuh ka 1407, Ricky Andriawan Mardjadinata ragam kesenian akan ditampilkan hadir juga budayawan seperti Kang Budi Dalton, Kang Man Jasad dan Kang Dedi Mulyadi Purwakarta, Pandu Radéa dari Tapak Karuhun Nusantara juga dari akademisi Rektor Unigal, Yat Rospia Brata yang juga Ketua Dewan Kebudayaan Ciamis.

“Kang Oni Suwarman salah satu artis dan seniman yang merangkap anggota DPD RI juga akan hadir membawakan acara. Nanti juga ada jawara pakidulan,” katanya,

Menurut dia acara Miéling ngadegna Galuh ka 1407 adalah sebuah napak tilas perjalanan Kerajaan Galuh, sebagai bentuk pernghormatan para putra /incu putu Galuh terhadap nama besar Galuh dan para leluhur Galuh yang telah melahirkan sejarah panjang Kerajaan Galuh.Miéling ngadegna Galuh ka 1407 ini memiliki tujuan agar generasi saat ini tidak pareumeun obor. Terlebih acara ini digelar adalah untuk mempererat tali silaturahim sesama saudara yang masih reueus dan mengalir semangat Galuh dalam dirinya.

Hildawati salah seorang mahasiswa Unigal yang menonton acara tersebut mengaku bangga dengan budaya Galuh. Dia berharap acara serupa tetap digelar dan lebih marak lagi. (rasy/nolduanews)

Continue Reading

Berita

Ketua DPD PKS: Kami Menolak Tegas Terkait Penundaan Pelantikan Bupati

Published

on

Ketua DPD PKS sedang memimpin konfrensi pers terkait pernyataan sikap penundaan pelatikan Bupati Ciamis dikantor DPD PKS Kabupaten Ciamis, Jumat (22/03/2019). Foto: Istimewa

Ciamis– “Sebagai partai pengusung Bupati Herdiat – Yana kami menolak dengan tegas terkait penundaan pelantikan bupati Ciamis,”. Demikian disampaikan Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera Dede Herli pada saat konfrensi pers terkait pernyataan sikap penundaan pelatikan Bupati Ciamis dikantor DPD PKS Kabupaten Ciamis, Jumat (22/03/2019).

Dalam hal ini DPD PKS Ciamis pun mengeluarkan surat petisi penolakan penundaan pelantikan bupati Ciamis yang nantinya akan di sampaikan ke gubernur Jawa Barat dan Kementrian Dalam Negeri.

“Setelah konfrensi pers dilakukan kami langsung menuju gedung DPRD Ciamis untuk menyampaikan surat petisi ke pimpinan DPRD,” ujarnya.

Dikatakan Dede, pengunduran ini diduga ada indikasi pelanggaran perundang – undangan sehingga sangatlah tidak objektif dengan alasan kondusifitas menjelang Pilpres 2019.

Dede menilai adanya wacana digantikan oleh Pejabat sementara yang hanya berlaku 2 bulan itu akan tidak efektif.

“Berdasarkan jadwal, pelantikan bupati itu tanggal 7 April 2019. Jadi buat apa harus repot-repot melantik pejabat sementara yang hanya untuk 2 bulan,” tegasnya.

Sementara itu Ketua DPRD Kabupaten Ciamis Nanang Permana mengaku baru pagi ini menerima surat edaran dari gubernur. s

“Hari ini juga kami akan melakukan rapim untuk membahas terkait penundaan pelantikan bupati,”pungkasnya. (Ayu/ Nolduanews.com)

Continue Reading

Berita

Rumah Ludes Terbakar, Sarifudin Rugi Puluhan Juta

Published

on

Warga sedang melihat bekas kebakaran rumah Sarifudin yang ludes dilalap si jago merah, Rabu (20/3/2019). Foto: Ayu/Nolduanews

Ciamis – Sarifudin warga Dusun Kaligembor RT 10 RW 09 Desa Natanegara Kecamatan Panawangan harus menderita kerugian puluhan juta karena rumahnya ludes dilalap si jago merah, Rabu (20/3/2019).

Kabid Darlog BPBD Kabupaten Ciamis Ani Supiani membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya diduga penyebab kebakaran yang menghanguskan rumah milik korban tersebut akibat arus pendek listrik.

Dikatakan Ani tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut hanya kerugian materi saja karena rumah dan segala isinya hangus terbakar.

“Korban mengalami kerugian puluhan juta,” ujarnya.

Akibat kebakaran tersebut lanjut Ani korban dan keluarga terpaksa tinggal di rumah kerabatnya.

“Saat ini korban menumpang di kerabatnya karena tidak ada barang yang tersisa dari kejadian tersebut,” terangnya.

Pasca kejadian kebakaran warga dan Tim BPBD ikut membersihkan puing-puing bekas kebakaran. (Ayu/Nolduanews.com)

Continue Reading

Trending

%d bloggers like this: