Connect with us

Berita

447 Mahasiswa STIKes Muhamadiyah Ciamis Di Wisuda

Published

on

CIAMIS – Sebanyak 447 orang mahasiswa sekolah tinggi ilmu kesehatan (STIKes) Muhamadiyah Ciamis Tahun Akademik 2017-2018 di wisuda, Rabu (10/10/2018) di Gedung Auditorium KH. Ahmad Dahlan STIKes Muhamadiyah Ciamis.

Dari 447 orang mahasiswa yang di wisuda tersebut terdiri dari, 103 orang lulusan Prodi D III Keperawatan, 89 orang lulusan Prodi D III Kebidanan, 62 orang lulusan Prodi D III Farmasi, 68 orang lulusan Prodi D III Analis Kesehatan, 82 orang lulusan Prodi S-I Keperawatan dan 43 orang lulusan Program Profesi Ners.

Ketua STIKes Muhamadiyah Ciamis H. Dedi Supriadi, S. Sos, Kep, MM, Kes mengatakan, perlu dsampaikan bahwa pada tanggal 20 September 2018, pihaknya telah menyelenggarakan kegiatan pengambilan sumpah profesi oleh masing-masing organisasi profesi diantaranya, PPNI, IBI, PAFI DAN Patelki Provinsi Jawa Barat.

“Saya berharap para lulusan memahami peran, fungsi dan tanggung jawabnya sebagai tenaga profesional dalam bidang kesehatan yang dilandasi dengan nilai-nilai Al-Islam kemuhamadiyahan, disamping anda punya profesionalisme dalam bidang kesehatan anda juga berperan sebagai pendakwah Beramar Makruf Nahi Mungkar, inilah yang membedakan antara lulusan STIKes Muhamadiyah dengan lulusan yang lain,” katanya.

Dedi mengatakan, proses pendidikan yang berkualitas merupakan bagian dari komitmen STIKes Muhamadiyah Ciamis, dalam menjalankan peran di dunia pendidikan tinggi.

Penjaminan mutu menjadi hal yang penting untuk melakukan pemantauan proses belajar mengajar tersebut, sehingga dalam kesempatan ini dengan rasa syukur kepada Alloh. Pihaknya menyampaikan bahwa hasil Akreditasi STIKes Muhamadiyah Ciamis mendapat peringkat sangat baik “B” baik program studi maupun intitusi.

“STIKes Muhamadiyah Ciamis sebagai salah satu perguruan tinggi yang berlandaskan islam tidak dapat dilepaskan dari misi islam yakni persyarikatan muhamadiyah, maka kemaslahatan bagi masyarakat akan sangat terkait dengan upaya-upaya di bidang pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,” paparnya.

Dedi berpesan kepada para wisudawan, bahwa ilmu sebagai alat akan sangat tergantung kepada untuk apa dan bagaimana ilmu tersebut digunakan. Nilai universal dari pemanfaatan ilmu, adalah untuk kemaslahatan umat secara keseluruhan.

“Sekarang saatnyalah saudara-saudara mengamalkan ilmu tersebut di masyarakat. Buktikanlah bahwa gelar yang diperoleh, menunjukan kompetensi yang dimiliki KH. Ahmad Dahlan pendiri muhamadiyah,” pungkasnya. (Ferry/Nolduanews)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita

Demi Raih Prestasi, UPTD Baregbeg Gelar Lomba FLS2N

Published

on

Salah satu peserta lomba Festival Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat kecamatan sedang menampilkan keahliannya didepan para juri lomba, Rabu (20/3/2019). Foto: Ayu/Nolduanews

Ciamis – Guna meraih prestasi di tingkat kabupaten mendatang terutama dalam bidang seni UPTD Pendidikan Baregbeg menggelar lomba Festival Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat kecamatan.

Kegiatan ini bertujuan untuk menyeleksi siswa terbaik yang akan mewakili kecamatan ke tingkat kabupaten akhir bulan ini.

Kepala UPTD Pendidikan Baregbeg Dedi Unay mengatakan kompetisi ini juga bisa dijadikan ajang evaluasi hasil pembejaran guru di sekolah.

“Intinya kita ingin menghasilkan utusan terbaik untuk ke tingkat kabupaten. Setidaknya prestasi seni tahun lalu yang telah dicapai tetap bisa dipertahankan,” ujarnya.

Dedi mengatakan dalam FLS2N tahun lalu Kecamatan Baregbeg meraih juara dua pantomim tingkat propinsi.

“Target tahun ini pantomim bisa menjadi juara pertama di propinsi, tapi untuk bidang seni yang lainnya pun mudah – mudahan bisa masuk ranking baik di kabupaten maupun di propinsi,” terangnya.

Lebih jauh Dedi Unay menuturkan suksesnya berbagai lomba di wilayahnya berkat kerjasama antara pihak UPTD, K3S dan PGRI kecamatan.

“Dengan sinergitas ini diharapkan lebih memotivasi guru dan siswa sehingga bisa mendongkrak prestasi,” imbuhnya.

Dalam lomba FLS2N ini digelar enam mata lomba, yakni menyanyi solo, anyaman, membatik, gambar bercerita, tari dan pantomim.

“Untuk yang empat mata lomba kita seleksi lagi sekarang, sementara untuk pantomim dan tari kreasi sudah ada utusannya jadi tinggal pembinaan lebih lanjut,” pungkasnya. (Ayu/Nolduanews.com)

Continue Reading

Berita

Rumah Ludes Terbakar, Sarifudin Rugi Puluhan Juta

Published

on

Warga sedang melihat bekas kebakaran rumah Sarifudin yang ludes dilalap si jago merah, Rabu (20/3/2019). Foto: Ayu/Nolduanews

Ciamis – Sarifudin warga Dusun Kaligembor RT 10 RW 09 Desa Natanegara Kecamatan Panawangan harus menderita kerugian puluhan juta karena rumahnya ludes dilalap si jago merah, Rabu (20/3/2019).

Kabid Darlog BPBD Kabupaten Ciamis Ani Supiani membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya diduga penyebab kebakaran yang menghanguskan rumah milik korban tersebut akibat arus pendek listrik.

Dikatakan Ani tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut hanya kerugian materi saja karena rumah dan segala isinya hangus terbakar.

“Korban mengalami kerugian puluhan juta,” ujarnya.

Akibat kebakaran tersebut lanjut Ani korban dan keluarga terpaksa tinggal di rumah kerabatnya.

“Saat ini korban menumpang di kerabatnya karena tidak ada barang yang tersisa dari kejadian tersebut,” terangnya.

Pasca kejadian kebakaran warga dan Tim BPBD ikut membersihkan puing-puing bekas kebakaran. (Ayu/Nolduanews.com)

Continue Reading

Berita

Ikhwan TQN PP Suryalaya Jangan Golput pada 17 April

Published

on

Abah Aos berfoto bersama jajaran Polisi pada kegiatan Tablig Akbar Pemilu Damai yang digelar Polres Kota Banjar, (19/3/2019). Foto: Dar

BANJAR-Mursyid ke 38 Thoriqoh Qodiriyah Naqsabandiyah PP Suryalaya Syekh  Muhammad Abdul Gaos SM RA menyatakan ikwah TQN harus memilih dan tidak boleh golput pada Pemilu 2019. Abah Aos mengatakan pilpres sebagai sarana memilih pemimpin adalah tanggung jawab kebangsaan dan keagamaan sekaligus.

“Ikhwan TQN harus selalu melaksanakan perintah agama dan negara, jadi mencoblos itu kewajiban warga negara,” katanya saat manaqib kubro di Ponpes Sirnarasa Senin (18/3/2019).

Saking harusnya ikhwan TQN mencoblos, Abah Aos tak mewajibkan ikwan TQN dari luar kota untuk mengikuti manaqib pada 16 April 2019. Menurutnya, manaqib wajib tapi lebih wajib mencoblos. “Ingat Tanbih Abah Sepuh yang salah satunya kita harus melaksanakan perintah agama dan negara. Ikhwan yang tak melaksanakan itu, melanggar kewajiban.

Abah Aos kembali mengimbau umat Islam untuk tidak golput saat Tablig Akbar Pemilu Damai yang digelar Polres Kota Banjar. Menurutnya, sebagai umat Islam yang baik, tentunya harus senantiasa melaksanakan kewajiban agama dan negara. Dengan demikian wajib hukumnya bagi umat Islam untuk mentaati peraturan negara.

Sementara itu tabligh akbar dihadiri Walikota Banjar DR. Hj. Ade Uu Sukaesih, Danlanud Wiradinata Tasikmalaya Letkol Pnb. M. Pandu Adi dan unsur Forkopimda Kota Banjar dan ribuan muslimin/muslimat se-Kota Banjar.Kapolres Banjar AKBP. Yulian Perdana, S.I.K., dalam sambutannya menghaturkan terima kasih kepada seluruh jamaah dan merasa bangga, dan dengan diadakannya acara Tabligh Akbar ini. Beliau berharap dengan doa bersama yang diselenggarakan, Kegiatan Pemilu Tahun 2019 bisa berjalan dengan aman, damai dan sejuk.

“Alhamdulillah dengan hadirnya ribuan masyarakat Kota Banjar, hari ini menjadi bukti tekad kita untuk bersama sama menjaga keutuhan NKRI dalam penyelenggaraan Pemilu 2019” ucapnya

Terpisah, Walikota Banjar DR. Hj. Ade Uu Sukaesih, M.Si., menyampaikan bahwa tablig Akbar yang dilaksanakan untuk mewujudkan Pemilu Damai Tahun 2019 yang aman, damai dan sejuk yang puncaknya dilaksanakan pada tanggal 17 April 2019 nanti.

Tentunya Walikota Banjar, menghimbau dan mengajak kepada para jamaah untuk datang ke TPS dan memilih pemimpin Indonesia pada Tanggal 17 April 2019 nanti, untuk NKRI yang kuat dan maju,” pungkasnya. (dar)

Continue Reading

Trending

%d bloggers like this: