5 Desa Di Tasikmalaya Akan Miliki Jaringan Internet hingga Dusun

Kabupaten Tasikmalaya – Beberapa Hari kedepan (10\12) rencananya Kemendes, Staf kepresidenan dan BP2DK ( Badan Prakarsa Pemberdayaan Desa dan Kawasan) akan berkunjung ke Desa Mandalamekar guna meresmikan internet masuk desa yang dikelola PT. Bumades Panca Mandala.

Adapun desa yang bergabung di Pancamandala yakni Desa Mandalamekar, Mandalahurip, Ciwarak, Kertahayu dan Papayan.

Salah satu anggota Pancamandala, kades Papayan Undang mengatakan, terbentuknya Pancamandala yang berada dibawah naungan PT Bumades Panca Mandala guna memberdayakan masyarakat khususnya masyarakat desa yang tergabung di Panca Mandala lewat Bumdes.

“Sasaran utama Panca Mandala untuk membuka peluang usaha bagi masyarakat lewat Bumdes” ungkap Undang dikantornya.

Sejak terbentuknya Panca Mandala sejak lama gaungnya sudah bergema. Panca Mandala sendiri dijadikan salah satu percontohan Desa di Indonesia yang mengalami perkembangan pesat dalam capainnya menuju desa mandiri salah satu bukti yakni kehadiran Internet masuk desa.

Patut di acungi jempol jika kehadiran PT Bumdes Panca Mandala di kecamatan Jatiwaras bisa menjadi contoh untuk sebuah wadah yang telah berhasil menyamakan persepsi antar desa dalam mewujudkan desa mandiri.

“ini merupakan kerjasama antar desa yang ada di daerah”ujarnya.

saat ini desa yang tergabung di Panca Mandala sudah mulai terpasang pemancar penguat sinyal. Masih dikatakan Undang, kedepannya pemancar penguat sinyal tersebut akan dipasang di tiap kedusunan.

“Bahkan kedepannya bisa mencakup lebih jauh ke desa yang ada di wilayah selatan dimana pengelolaannya langsung oleh PT Bumdes Pancamandala”, terang Undang.

Terpisah, Kades Kertahayu, Jajang Iskandar mengatakan, keberadaan internet masuk desa sangat besar manfaatnya. Dengan memanfaatkan kemajuan teknologi masuk desa berdampak pada lajunya perekonomian didesa, dan sistem pelayanan di masyarakat bisa lebih mudah dan cepat.

“Salah satunya yang mempermudah pelayanan untuk masyarakat yakni Kartu Keluarga dan KTP, karena semuanya serba online”, ungkanya. ( Rusdianto/ Nolduanews)