Abah Gaos Restui Majunya AA Dalam Pilkada Ciamis 2018

Aa berfoto dengan Kawan AA di Ponpes Sirnarasa saat Manaqib. 

CIAMIS-Sesepuh Pondok Pesantren Sirnarasa yang juga Mursyid TQN Suryalaya ke 38 Abah Gaos merestui majunya Anjar Asmara (AA) Ketua PWI Ciamis dalam perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Ciamis 2018.

Restu tersebut disampaikan langsung oleh Abah Gaos kepada AA saat kegiatan Manaqib di Ponpes Sirnarasa, Ciceuri, Desa Ciomas, Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis Kamis (6/4).

Sesepuh Pondok Pesantren Sirnarasa, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis, Syekh Muhammad Abdul Gaos, S.M.,R.A, juga mengimbau seluruh umat islam di wilayah Kabupaten Ciamis memiliki jiwa nasionalis serta peduli terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menurut Abah Gaos, saat ini masyarakat mendambakan sosok seorang pemimpun yang bisa menjaga keutuhan NKRI. Selain itu, mampu menjaga dan mengajak umat islam bersatu dalam kebhinekaan.

“Abah sangat senang sekali. Abah sangat mendorong AA (Anjar Asmara) mencalonkan diri dalam Pilkada Ciamis yang akan datang. Baru AA, bakal calon bupati Ciamis yang pertama kali datang kesini untuk bersilaturahmi,” katanya.

Pada kesempatan itu, Abah berpesan agar seorang pemimpin harus bisa melaksanakan amanah dari rakyat, menjaga keamanan, ketentraman, serta menjaga kerukunan masyarakat, terutama di wilayah Kabupaten Ciamis.

Kegiatan Manaqib juga dihadiri Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan yang sekaligus meresmikan ruang kelas baru STID Sirnarasa, yang dibangun dari Bantuan Provinsi. Juga turut hadir Wakil Bupati Ciamis Oih Burhanudin.

Menanggapi restu dari Abah Gaos untuk maju dalam Pilkada Ciamis, menurut AA hal ini tentun menjadi motivasi dan akan menjaga amanah itu, akan terus melakukan perjuangan guna mendapat dukungan lebih banyak menuju Pilkada Ciamis 2018.

“Langkah yang dilakukan sekarang mengunjungi undangan atau program-program yang sudah direncanakan dalam program ekonomi kerakyatan,” katanya.

Selain itu, pola yang diterapkan AA dalam menarik simpatisan masyarakat  dengan pola merangkul dan tidak memukul.

“Insya Alloh konteks pilkada ini tentunya seluruh tahapan masih panjang, dan saya akan melalui tahapan itu,” tegasnya. (Syh)