Connect with us

Pendidikan

Agenda Tahunan SMK Riyadul Hikmah Salopa Tasikmalaya

Published

on

Kabupaten Tasikmalaya,- Penggalian dan pengembangan potensi siswa lewat pelatihan yang rutin dilaksanakan di sekolah masih kurang maksimal. Pembentukan mental atlit sangat diperlukan guna meningkatkan kualitas atlit itu sendiri.

Pembentukan mental atlit bisa diasah dengan seringnya mengikuti berbagai pertandingan yang digelar diluar sekolah. Salah satunya yang konsisten dalam penyelenggaraan kompetisi antar sekolah tiap tahun yakni SMK RIYADUL HIKMAH SALOPA.

Seperti kali kedelapan ini, SMK RIYADUL HIKMAH kembali menggelar pertandingan kreativitas seni dan olah raga dalam balutan STC ( SMK TREND COMPETITION) 2018.

Ditemui dirumah, Kepala SMK RIYADUL HIKMAH Salopa, Drs. Dede Teja Kurnia,HZ, M.Pd mengatakan,
Agenda rutin Tahunan STC yang digelar sekolahnya, selain ajang silaturahmi antar sekolah juga menciptakan atlit-atlit berkualitas.

Dede teja melihat pengembangan potensi anak melalui pelatihan disekolah kurang maksimal. Peningkatan perkembangan kemajuan atlit justru akan terlihat ketika dipertandingkan dengan sekolah lain. Seringnya mengikuti pertandingan diluar sekolah. setidaknya atlit akan terasah dan terlatih baik fisik maupun mental.

” Penggalian dan pengembangan bakat anak lewat latihan di sekolah dan yang diselenggarakan pemerintah seperti O2SN masih kurang maksimal. dalam hal ini, setidaknya, dampak positif diselenggarakannya STC bisa membantu dalam pengembangan peningkatan kualitas atlit tiap sekolah”, papar Dede Teja.

Penyelenggaraan STC kali kedelapan ini berbeda dengan tahun-tahun lalu. Penyelenggaraan STC yang dilaksanakan dikampus SMK RIYADUL HIKMAH SALOPA, Desa Mandalawangi pada tahun ini menampilkan lomba nyanyi solo antar SLTP Sederajat.

Kompetisi kolaborasi kreativitas seni dan olah raga yang di kemas STC ternyata mendapat apresiasi luar biasa. Penyelenggaraan STC kali ini ternyata mampu mengakomodir minat siswa sekolah lain dibidang olah vokal.

” STC kali ini berbeda ditahun lalu, dengan dibukanya lomba nyanyi responnya pun sangat luar biasa. Prediksi kedepannya dengan kembali dibukanya lomba nyanyi peminat akan bertambah”, ungkapnya.

penyelenggaraan STC disekolahnya lanjut Dede, merupakan agenda kerja Osis dan program kalender tahunan SMK RIYADUL HIKMAH.

“Kegiatan STC ini untuk memberikan pendidikan bagi Osis tentang berorganisasi”, pungkasnya.

Penyelenggaraan STC Kali ini, diikuti 62 peserta dari berbagai tingkatan sekolah mulai tingkat SD,SLTP DAN SMA sederajat se- wilayah Tasik Timur- Selatan ( Kecamatan Sukaraja, Jatiwaras, Salopa, Cikatomas, Pancatengah dan Gunungtanjung).

Jenis Perlombaan : Volley ball, Futsal, Tenis Meja, Lomba Nyanyi dan Apresiasi kreasi Seni Siswa/i IT dan SMK RIYADUL HIKMAH.
***( Rusdianto/Nolduanews.com)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita

Ratusan Siswa SD di Ciamis Ikuti Lomba OSN Tingkat Kabupaten

Published

on

CIAMIS – Sebanyak 297 siswa/siswi Sekolah Dasar (SD) dari 27 Kecamatan se Kabupaten Ciamis, mengikuti kegiatan Olimpiade Sains Nasional (OSN) jenjang Sekolah Dasar tingkat Kabupaten Ciamis, Sabtu (16/3) di SD Negeri 1 Cijeungjing, Kabupaten Ciamis.

Kegiatan tersebut mengusung tema Olimpiade Sains Nasional Mewujudkan Generasi Kompetitif, Berkarakter, Berkualitas dan Adaptif terhadap perubahan.

Kabid. Pendidikan Dasar H. Jajang berfoto bersama Kasi Peserta Didik Deni, S.Pd pada kegiatan OSN Tingkat Kabupaten Ciamis, Sabtu (16/3/2019). Foto: Ferry/Nolduanews

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, H. Jajang mengatakan, tujuan kegiatan OSN ini yaitu menyediakan wahana bagi peserta didik SD, untuk mengembangkan bakat do bidang Matematika dan IPA. Sehingga peserta didik dapat berkreasi, terampil, memecahkan masalah, dan mampu mengembangkan aspek kepribadiaanya.

“Selain itu juga untuk memotivasi peserta didik agar selalu meningkatkan kemampuan spiritual, emosional, dan intelektual berdasarkan norma dan tata nilai yang baik,” katanya.

Jajang menyampaikan, dalam kegiatan OSN ini diikuti sebanyak 297 peserta dari SD se Kabupaten Ciamis. Sedangkan untuk lomba yang dipertandingkan sebanyak 6 mata lomba yaitu, Olimpiade Sains Nasional (OSN) diikuti sebanyak 162 orang, Lomba Menulis Cerpen 27 orang, Lomba Baca Puisi 27 orang, Lomba Cipta Pantun 27 orang, Lomba Cipta Syair 27 orang, dan Lomba mendongeng 27 orang.

“Bidang pelajaran Matematika dan IPA itu, tidak terikat dan tidak mengacu pada panduan kurikulum 2013 (Kurtilas). Makanya, untuk Matematika harus banyak membaca dari beberapa sumber. Sedangkan untuk soal Sains saat ini, itu sangat sulit,” ucapnya.

Jajang menambahkan, kegiatan Olimpiade Sains Nasional ini dapat memberikan keilmuan diluar panduan Kurtilas, baik itu kepada siswa maupun guru pengajar. Karena saat ini, kelemahan Ciamis itu adalah bidang Matematika dan IPA.

“Bagi peserta yang nanti keluar sebagai juara pertama, akan kembali ditandingkan di tingkat Provinsi pada tanggal 28 Maret 2019 di Lembang, Bandung. Mudah-mudahan nanti, OSN tingkat Provinsi bisa masuk 5 besar, sehingga bisa mengharumkan Kabupaten Ciamis,” pungkasnya. (Ferry/Nolduanews.com)

Continue Reading

Pendidikan

Gali Potensi dan Kemampuan Guru Paud, Disdik Ciamis Gelar Lomba Karya Nyata

Published

on

CIAMIS – Dalam rangka menggali potensi, bakat, minat dan kemampuan guru serta tenaga kependidikan Paud, Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis melalui Bidang Pembinaan Paud, menggelar Lomba Karya Nyata Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Paud dan PNF Tingkat Kabupaten Ciamis, Rabu (6/3/2019) di Gedung Galuh Rahayu (Golkar) Ciamis.

Kegiatan Lomba Karya Nyata ini diikuti sebanyak 54 orang, yang merupakan perwakilan dari 27 UPTD Pendidikan Kecamatan se-Kabupaten Ciamis.

Kabid Pembinaan Paud, Hj. Tita Rosita mengatakan, tujuan kegiatan lomba Karya Nyata GTK Paud ini, untuk menggali potensi, bakat, minat dan kemampuan guru dan tenaga kependidikan Paud, serta unjuk kemampuan dan kebolehan guru dan tenaga kependidikan anak usia dini.

“Selain itu juga, tujuan lomba karya nyata ini untuk mengarahkan kemampuan guru dan tenaga kependidikan anak usia dini tampil di depan publik, serta menjaring kejuaraan untuk mengikuti lomba ke tingkat Provinsi,” katanya.

Tita menambahkan, untuk juri dalam Lomba Karya Nyata ini sebanyak 6 orang, yang terdiri dari unsur Himpaudi sebanyak 5 orang, dan praktisi Paud dan PNF sebanyak 1 orang.

Sedangkan untuk materi penilaian lomba, lanjut Tita, ada 3 materi yang akan di nilai oleh juri, diantaranya penilaian Administrasi, Penilaian Naskah Karya Nyata, dan Penilaian Presentasi Karya Nyata.

“Untuk juara 1 nantinya akan menjadi perwakilan Kabupaten Ciamis, untuk mengikuti lomba Apresiasi GTK Paud dan Dikmas ke tingkat Provinsi Jabar, yang rencananya akan dilaksankan pada tanggal 4-6 April mendatang,” pungkasnya. (Ferry/Nolduanews.com)

Continue Reading

Pendidikan

Tingkatkan Keterampilan Agama Islam, 783 Peserta SD Ikuti Lomba Pentas PAI Tingkat Kabupaten Ciamis

Published

on

CIAMIS – Sebanyak 783 pelajar Sekolah Dasar (SD) dari 27 Kecamatan di Kabupaten Ciamis, ikuti Lomba Pentas PAI Tingkat Kabupaten Ciamis, Kamis (28/2) di SD Negeri 1 Cijeungjing, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis. Lomba Pentas PAI ini bertujuan untuk meningkatkan Keterampilan, kecerdasan dan Prestasi Siswa dalam Bidang Pendidikan Agama Islam.

Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan, Ojo mengatakan, tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan agama Islam, menumbuhkan ajaran agama Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Pembukaan Lomba Pentas PAI se-Kabupaten Ciamis, Kamis (28/2/2019). Foto: Ferry/Ndn

“Jumlah peserta sebanyak 783 orang, yang terdiri dari mata lomba, Lomba Cerdas Cermat sebanyak 81 orang, Pildacil sebanyak 54 orang, Musabaqoh Witil Quran sebanyak 54 orang, Qosidah Rebana sebanyak 405 orang, Keserasian bacaan solat sebanyak 81 orang, Kaligrafi 54 orang, dan MTQ 54 orang,” katanya.

Ojo menambahkan, bagi peserta yang berhasil juara 1 di setiap mata lombanya, akan menjadi perwakilan Kabupaten Ciamis dalam Pentas PAI tingkat Provinsi Jawa Barat.

“Nanti yang juara 1 akan jadi wakil Ciamis untuk ikut lomba Pentas PAI tingkat Provinsi Jabar, yang akan di berlangsung pada tanggal 29 April 2019 di Kabupaten Sumedang, dan juga akan dilanjutkan di Tingkat Nasional yang akan diselenggarakan di Makasar bulan Juni 2019,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Drs. H. Wawan S Ariefin mengatakan, pihaknya menitipkan kepada Panitia dan Dewan Juri untuk memilih yang terbaik, jangan sampai mengorbankan anak-anak yang harusnya jadi Juara malah tidak juara.

“Jangan sampai terjadi hal-hal yang demikian karena sangat merugikan anak yang berprestasi. Pentas PAI ini adalah sebagian kecil dari pada kegiatan keagamaan di SD, yang lebih utama ini adalah masalah ahlak dan adab, adab seorang siswa ke siswa lagi, adab siswa ke guru, adab siswa ke orang tua, itulah yang harus disikapi dan diberikan kepada anak-anak kita di sekolah,” pungkasnya. Ferry/Nolduanews

Continue Reading

Trending

%d bloggers like this: