Anak Dibawah Umur di Pangandaran Berurusan dengan Hukum

by
Ilustrasi.* Internet

PANGANDARAN-Seorang anak bernama RF (18) warga Desa Karangbenda, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran harus berurusan dengan hukum.

RF dilaporkan oleh tetangganya bernama Suryati (46) warga Dusun Pasirlimus, Desa Ciliang, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran ke Polsek setempat dengan tudingan diduga melakukan pemerkosaan dan pencurian uang.

Paman RF bernama Budi mengaku sangat kecewa dengan langkah pelaporan yang dilakukan Suryati karena terkesan mengada-ngada dan berupaya melakukan penekanan secara psikologis terhadap RF.

“Persoalan ini sebelumnya sudah dimusyawarahkan dilingkungan, namun belum ada kesepahaman dan tidak bisa diselesaikan dengan cara kekeluargaan,” kata Budi.

Dia menjelaskan, Suryati sebelum melapor ke Polsek mencoba meminta konpensasi Rp.4 juta dan setelah itu Rp.15 juta kepada keluarga RF, tetapi tidak dikabulkan.

“Pihak keluarga RF tidak mengabulkan permintaan uang karena tidak jelas alasannya, selain itu keluarga RF hidup dalam keadaan ekonomi yang kurang beruntung,” tambahnya.

Sementara Suryati mengatakan, RF telah mengambil uang di rumah Kaka nya bernama Sayoh seorang Nenek yang kondisinya dalam keadaan sakit jiwa sebanyak dua kali masing-masing Rp.115 ribu dan Rp.20 ribu.

“Suatu malam saya melihat RF berada di rumah Kaka saya, dan saya langsung menguncinya dari luar,” kata Suryati.

Setelah dikunci dari luar, Suryati langsung pergi dengan rencana akan membawa orang untuk saksi, namun setelah Suryati kembali ke rumah Sayoh, RF telah pergi.

Sementara RF mengatakan, dirinya waktu itu tidur di Pos Ronda, tiba-tiba mendengar suara Sayoh menangis, karena kaget akhirnya RF menghampiri Sayoh.

“Saya tanya ke Nenek Sayoh, kenapa menangis, Nenek Sayoh pun menjawab bahwa dirinya sedang sakit gigi,” kata RF.

Tidak lama dari itu datang Suryati dan langsung menghampiri RF, setelah itu memasukan kedalam rumah Sayoh sambil dikunci dari luar.

“Saya kaget kok Suryati mengunci saya dari luar, ya akhirnya saya pergi lewat jendela,” tambah RF.

Tidak lama dari itu, Suryati menyebarkan inpormasi ketetangga kalau RF telah memerkosa Sayoh dan mencuri uang.

“Persoalan ini sebelumnya sudah di musyawarahkan, tapi tidak berujung pada kesefahaman, malah pihak Suryati ujug-ujug meminta uang,” papar RF.

RF mengaku dirinya siap membuktikan kalau dirinya tidak bersalah dan akan meminta bukti juga saksi.

“Jika pelapor menginginkan persoalan ini kejalur hukum maka akan saya layani sampai manapun,” jelasnya.

RF menegaskan, apabila tuduhan Suryati tidak terbukti dan tidak benar secara hukum, maka saya akan laporkan pelapor dengan dugaan tuduhan pencemaran nama baik. (S Abdi Sagara/Nolduanews.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published.