Anggota Gibas Ciamis Jadi Korban Kebrutalan Geng Motor

0
226 views
Jujun (tengah) bersama Agus Ketua GIBAS Resort Ciamis (kanan) melaporkan penganiayaan ke Polres Ciamis, Senin (4/2/2019). Foto: Ferry /Ndn

CIAMIS – Jujun (22) warga Desa Bojong, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis yang merupakan anggota Gibas Sektor Cijeungjing menjadi korban kebrutalan Geng Motor di Kabupaten Ciamis, Minggu (3/2/2019) dini hari.

Geng Motor tersebut, beraksi dengan cara menempel sepeda motor korban dan melukai korbannya dengan Samurai dan Gir Motor.

Alhasil, Jujun saat ini menderita luka 10 jahitan pada bagian bibir akibat dihantam Gir Motor pada mukanya oleh oknum geng motor.

“Pelakunya sekitar 15 unit motor dengan memakai jaket dan kaos dibelakangnya ada logo Hiu,” ujar Jujun saat melaporkan kejadian tersebut ke Polres Ciamis, Senin (4/2/2019).

Jujun dibersamai Agus Ketua GIBAS Resort Ciamis melaporkan dugaan Penganiayaan kepada Polres Ciamis, Senin (4/2/2019). Foto: Ferry

Jujun menjelaskan, kejadian tersebut sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu dia baru saja membeli makanan di warung sekitar kawasan pasar Ciamis, saat pulang tiba-tiba sekelompok geng motor pria remaja menghentikan sepeda motor miliknya, setelah berhenti langsung menyabetkan Gir motor ke arah mukanya.

“Saya mencoba melawan, tapi malah kawanan itu bertindak brutal dengan membabi buta sambil menghantam muka saya pake Gir motor. Setelah itu saya terjatuh, mereka kemudian langsung pergi,” jelasnya.

Melihat Jujun tergeletak jatuh, kemudian dua orang temanya langsung membawa Jujun ke RSUD Ciamis. Namun, Jujun menolak, dan lebih ingin pulang ke rumahnya, kemudian luka-lukanya dibalut dengan perban dan obat tradisional, Jujun juga sempat dibawa ke rumah sakit untuk sekadar mendapatkan surat visum guna melapor ke Polisi.

Sementara itu ketua GIBAS Resort Ciamis, H. Agus Slamet membenarkan, bahwa anggotanya adalah korban dari kebrutalan oknum Geng Motor pada minggu (3/2/2019) dini hari.

“ya benar Junjun adalah anggota kami dari sektor Cijengjing, dan kita juga atas nama organisasi sudah membuat laporan kepada Polres untuk ditindak sesuai proses hukum,” bebernya.

Agus mengatakan, bila mana dalam waktu 24 jam tidak ada ketegasan dalam memberantas Geng Motor. Pihaknya atas nama organisasi Gibas akan melakukan aksi turun ke Jalan dengan menolak kekerasan oleh geng motor.

“Kalau nanti tidak ada juga penegasan oleh pihak berwajib, kami akan turun ke jalan untuk menolak kekerasan geng motor,” pungkasnya. (Ferry/nolduanews)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here