Apa Manfaat dan Tujuan Talqin Dzikir?

0
540 views
Illustrasi. Foto : Nett

Nabi Muhammad SAW bersabda : “Talqinkanlah oleh kamu orang-orang yang akan mati dengan kalimat Laa Ilaaha Illalaah”. Namun, maksud yang akan mati disini ialah kita orang-orang yang masih hidup yang hatinya belum mampu berdzikir/mengingat Allah, maka segera ditalqinkan/tanyakan kepada Ahlinya/Guru Mursyid.

Hadist tersebut menunjukkan betapa pentingnya “Talqin Dzikir” supaya hati kita selalu hidup dan mampu mengingat Allah, baik dalam keadaaan sehat maupun pada waktu akan lepasnya nyawa kita.

Talqin dzikir tidak hanya penting pada sakaratul maut saja. Karena jika hanya mengandalkan pada waktu akhir hayat, belum tentu dia mampu mengucapkan dzikrullah, karena bukanlah lisan yang bicara semata tetapi harus disertai hati dengan keimanannya.

Talqin berasal dari kata laqqana, yulaqqinu, talqiinan, yang artinya menuntun atau tuntunan.

Talqin merupakan bentuk peringatan guru kepada murid, sedang bai’at adalah sanggup dan setia murid dihadapan gurunya untuk mengamalkan dan mengerjakan segala kebajikan yang diprintahkannya.

Talqin di ikrarkan dengan lisan, kemudian hati membenarkan dengan tawajjuh (menghadapkan) diri kita ke hadirat Ilahi Rabbi.

Allah memutuskan dan menetapkan, bahwa hanya Dia sendiri Zat yang harus di-ibadati, dimitoskan dan dikultuskan, tanpa ada tandingan apa atau siapapun. Dengan riset dan observasi yang cermat dan teliti, bahwa Dzat Maha Akbar itu adalah Allah sendiri, dimana mendengar dan mentaati-Nya adalah mutlak.

(Tyo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here