BAPAK BABAK BELUR DIHAJAR ANAK TIRI

0
2 views

PAMARICAN – Odih (40) warga Dusun Sambongjaya Rt 16/07 Desa Sukahurip kecamatan Pamarican Jumat sore (02/01) mendatangi polsek Pamarican. Dengan wajah babak belur dan luka lebam dibadan  ia melaporkan kejadian yang telah menimpanya. Odih mengaku, Ia telah dianaiaya kedua anak tirinya.


Dihadapan petugas  ia menuturkan, dirinya  merasa kaget ketika secara tiba tiba diserang oleh dua anak tirinya secara membabi buta. Ia pun mengakui tidak tahu apa motif yang menyulut emosi kedua anak tirinya itu. Padahal saat itu ia mengaku tengah duduk santai dan bercengkrama di dalam rumah dengan istrinya.

Akibat penganiayaan yang menimpanya, ia mengalami luka parah dibagian wajah, kepala dan dada. Wajahnya penuh memar dan mengalami luka robek di pipi kanan. “Sesaat setelah kejadian saya langsung mendatangi puskesmas. Karena saya khawatir ada pendarahan di wajah. Ternyata, pipi kanan ini (sambil menunjuk luka-red) harus dijahit 5 jahitan” Keluh Odih.

Usep (20) saksi mata mengatakan, kejadian itu sempat membuat dirinya ketakutan. Karena saat kejadian berlangsung ia tengah asyik mengobrol bersama Odih dan istrinya. Bahkan makan mie rebus bareng. Namun ungkap Usep, ketika tengah bersantai tiba tiba dua anak tirinya  datang menghampiri. Dan langsung menghajar korban. 
“Tanpa basa basi kedua anak tirinya itu langsung menghajar korban hingga terkapar, bahkan saya langsung melarikan diri karena kedua anak tirinya itu sempat juga mau menghajar saya”kata Usep

Kapolsek Pamarican Akp. Subagja didampingi Kanit Reskrim Agus Purwanto membenarkan kejadian ini, Kini pihaknya tengah menangani kejadian ini, Malam harinya, Kedua anak tiri korban langsung dijemput aparat dari Polsek Pamarican untuk dimintai keterangan. Hasilnya,  pelaku merasa kecewa karena korban sering memarahi ibunya,
“Dari hasil penyidikan kami kasus ini di duga akibat perselisihan paham antara korban dengan pelaku yang tidak terima ibu nya selalu dicacimaki oleh korban” ungkap Agus. (011/NDNewscom)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here