BEM IAID & LP2M Gelar Halal Bilhalal Kebangsaan

by -51 views

Ciamis – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Agama Islam Darussalam dan Lembaga Pengkajian & Pemberdayaan Masyarakat (LP2M) menggelar acara Halal Bilhalal Kebangsaan di kampus IAID, Senin (4/6/2019).

Mengusung tema meneguhkan kebangsaan dalam menjalin harmonisasi ukhuwah umat berbangsa dan bernegara, kegiatan ini diikuti sedikitnya diikuti oleh 100 peserta dari berbagai perguruan tinggi maupun sekolah tinggi yang ada di Ciamis.

Menurut Presiden BEM IAID Ilham Nur Suryana Halal Bi Halal ini merupakan budaya asli Indonesia yang dikolaborasikan dengan nilai keagamaan. Secara esensi kegiatan halal bihalal sendiri sudah dimulai sejak KGPAA Mangkunegara I atau yang dikenal dengan Pangeran Sambernyawa. Meskipun belum memakai istilah halal bi halal pada waktu itu.

“Adapun tujuan halal bilhalal saat ini untuk mempertegas koridor mahasiswa di poros tengah untuk merajut Harmonisasi Ukhuwah Wathoniah kita dalam porsi Akademis,” ujarnya.

Kata dia dengan berbekalkan Adab/Etika & pengelolaan Ilmu pengetahuan bisa untuk mencegah hal-hal negatif yang berpotensi merusak nilai-nilai kebangsaan NKRI. Terlebih saat ini sedang dihadapkan dengan Polemik Perang dagang internasional Antara Amerika & Cina.

Mewakili Kapolres Ciamis, Kapolsek Cijeungjing AKP Roesdiana menyampaikan jangan sampai beda pilihan, beda kubu jadi membuat permusuhan perpecahan.

“Mari kita samakan lagi persepsi tentang hablumminanas karena bagaimanapun NKRI sangat penting diatas segalanya. Dan semoga rekonsiliasi segera terjadi di negara kita khususnya di Ciamis,” jelasnya.

Salah seorang pemateri dari unsur budayawan Jawa Barat H. Nurhadi, Lc menuturkan empat konsep peneguhan kebangsaan dapat dilakukan melalui upaya tindakan penanaman sikap berbuat baik semata karena Allah, memberikan yang terbaik untuk orang lain, hindari sikap egois, anarkhis individualis (antipati sosial) dan percayakan bahwa orang lain juga bisa.

Selain itu empat kiat merajut Ukhuwah umat, pertama adalah dengan Harmonisasi kebangsaan melalui Tawasuth, tawazun, tasamuh. Kedua dengan Dinamisasi Umat melalui Kearifan umat, Ketegasan pejabat, kelembutan ulama. Ketiga dengan Ritmisasi Masalah Umat dengan upaya mengindari kesenjangan sosial, hidup dalam kebersamaan, dan menghargai orang lain. Keempat dengan Melodisasi Tatanan Umat melalui ikhtiar.

“Ingat bahwa kita dijadikan khalifah oleh Allah di muka bumi, ikhlas dan syukuri bahwa kita adalah makhluk yang paling indah daripada makhluk lain serta Imspiratif dan optimalisasi SDM untuk menjaga lkelestarian alam sekitar dengan khasanah keilmuan yang maksimal,” paparnya.

Sementara itu Kepala Kesbangpol Andang Firman mengatakan, kegiatan ini lebih kepada penanaman karakter bangsa. Menurutnya karakter bangsa harus terus digelorakan agar moralitas bangsa terus terjaga. Pancasila sebagai karakter bangsa meliputi karakter universal dan karakter kebangsaan.

“Adapun bentuk ancaman baik itu narkoba, budaya, separatis masih ada dan kita harus waspada setiap saat, agar bentuk-bentuk ancaman tersebut bisa diminimalkan bahkan dihilangkan,” tegasnya.

Hadir pada kesempatan ini Ahmad Nabil Atoilah S.TH,. M. Hum (Warek IAID Bid. SDM), Dr. Sumadi, M.Ag (Dekan Fakultas Syariah/Biro Kemahasiswaan IAID Cianis), H. Nurhadi, Lc (Budayawan), Drs. H. Andang Firman, T.MT (Kepala Kesbangpol Kab. Ciamis), AKP Roesdiana (Kapolsek Cijeungjing), Kapten Endang Lili (Danranil Cijeungjing), Asep Kodari (Kasie Wasbang Kesbangpol Ciamis), Ilham Nur Suryana (Ketua BEM IAID Ciamis), Jamaludin (BEM Unigal), Nurhayati (STAI PGC), Aceng Yaser (STEI Ar-Risalah,), Ryan (Karangtaruna Desa Dewasari, Cucu (HMI Syariah). (Ayu/nolduanews)

Leave a Reply

Your email address will not be published.