Connect with us

Hukum dan Kriminal

BNN dan Polres Ciamis Temukan 6 Buah HP dan 1 Modem Internet di Lapas Ciamis

Published

on

Ciamis – Operasi mendadak (Sidak) yang dilakukan oleh Tim Gabungan yang terdiri dari Satuan Narkoba Polres Ciamis dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Ciamis, ke rumah tahanan Lapas kelas II B Ciamis, Selasa (12/2).

Dalam operasi tersebut, petugas langsung menyisir setiap kamar penghuni lapas, baik itu lapas wanita maupun pria untuk dilakukan tes urine.

Beberapa barang yang ditemukan di LAPAS Ciamis, Selasa (12/2/2019)

Narapidana Lapas Ciamis dikumpulkan pasca penggeladahan di Lapas Ciamis, Selasa (12/2/2019)

Kepala BNNK Ciamis, AKBP. Yaya Satyanagara mengatakan, dalam operasi ini petugas telah memeriksa kurang lebih 21 kamar. Termasuk di lapas wanita juga ikut di periksa untuk di tes urine agar mencegah peredaran gelap narkoba di Lapas.

“Hasil dari operasi ini kami ada beberapa yang di tes urine, dan ada 4 orang yang positif, 2 orang Met Ampetamin dan ampetamin, kemudian 2 orang lainya Met Ampetamin,” katanya.

Yaya menambahkan, sementara untuk barang bukti yang berhasil diamankan yakni, 4 buah HP Android, 2 buah HP Jadul, dengan 24 Charger HP, di tambah satu Modem, serta 4 buah sim card yang terpisah dari HP.

“Ada satu buah alat transaksi (Token) dari kamar penghuni lapas, nanti akan didalami oleh Kalapas tentang alat tersebut. Karena alat tersebut ditemukan di kamar yang isinya kurang lebih 25 orang, sudah pasti nanti tidak akan ada yang mengaku, jadi kami akan dalami permasalahan ini,” ucapnya.

Yaya menjelaskan, yang disidak ini di prioritaskan untuk napi kasus narkoba, terlebih saat ini ada kiriman dari luar Ciamis. Termasuk juga, pihaknya melakukan pemeriksaan di ruangan isolasi yang kasus kriminal umum dan narkoba jadi campuran.

“Ini yang termasuk kategori orang-orang yang perlu diwaspadai, kami juga melakukan pemeriksaan itu,” pungkasnya. Ferry/Nolduanews

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Hukum dan Kriminal

Miris, 3 Siswa SMK Terpaksa Ujian Nasional di Polres Ciamis

Published

on

2 dari 3 sisiwa SMK yang menjadi narapidana pengeroyokan melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Polres Ciamis, Senin (25/3/2019). Foto: istimewa

Ciamis – Pemandangan miris dan tidak lazim terlihat di Polres Ciamis. Betapa tidak 3 orang pelajar SMK tampak serius mengerjakan ujian nasional. Seharusnya mereka mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang dilaksanakan mulai Senin (25/3/2019) di sekolah masing-masing. Namun tidak bagi 3 pelajar di Ciamis ini. Karena menjadi tersangka kasus pengeroyokan, terpaksa mereka melaksanakan ujian di Mapolres Ciamis.

Meskipun harus mengerjakan ujian tertulis di salah satu unit Satreskrim Polres Ciamis namun mereka tampak serius mengerjakan soal – soal tersebut. Walaupun karena keterbatasan mereka tidak bisa mengerjakan ujian nasional dengan menggunakan komputer.

Menurut salah seorang pengawas ruangan yang enggan disebutkan namanya ketiga siswa ini mengerjakan soal tertulis di Polres Ciamis tetapi dengan pengawasan oleh guru sekolah masing – masing.

“Untuk menghemat waktu, juga keterbatasan meski UNBK, tapi disini mengerjakannya pakai tertulis, nanti proktor di sekolah memasukannya melalui komputer. Khawatirnya kalau pake komputer disini tidak bisa masuk server,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Ciamis AKP Hendra Virmanto membenarkan ada siswa SMK yang melaksanakan ujian nasional di Polres Ciamis. Para siswa ini tersangka tindak pidana pasal 170 dan 169 KUHPidana tentang pengeroyokan, dengan ancaman 7 tahun penjara. Waktu itu kasus pengeroyokan geng motor.

Dikatakan Hendra sebetulnya ada 2 siswa SMK/SMA lagi yang sebelumnya juga melaksanakan ujian, namun mereka berasal dari paket kesetaraan. Pihak kepolisan sebelumnya telah mendapat pemberitahuan dari pihak sekolah, lalu difasilitasi untuk melaksanakan ujian di Polres selama 4 hari ke depan.

“Kebetulan mereka sudah kelas XII SMK dan sudah terdaftar jadi peserta ujian nasional, jadi kita arahkan ke pihak sekolah melaksanakan ujian di Polres, dalam pengawasan kami,” paparnya.

Lebih jauh Hendra menuturkan pihaknya juga sudah memberikan kesempatan kepada 3 tersangka tersebut untuk belajar di ruang tahanan, sebelum melaksanakan ujian.

“Mereka diperbolehkan belajar terlebih dahulu sebelum melaksanakan ujian,” pungkas Hendra. (Ayu/Nolduanews.com)

Continue Reading

Hukum dan Kriminal

Akhirnya Pelaku Pengeroyokan Ormas di Ciamis Dibekuk Polisi

Published

on

Ciamis – Setelah dilakukan penyelidikan berdasarkan laporan dari korban akhirnya dalam waktu singkat Satreskrim Polres Ciamis berhasil menangkap 7 anggota geng motor yang melakukan pengeroyokan terhadap 6 anggota ormas yang terjadi pada Minggu (03/02/2019) dini hari lalu.

“Tidak butuh waktu lama untuk membekuk para pelaku, setelah mengantongi identitas pelaku anggota langsung bergerak
menangkapnya,” ujar Kasat Reskrim Polres Ciamis AKP Hendra Virmanto.

Ketujuh pelaku tersebut lanjut Hendra ditangkap di rumah masing – masing.

“7 pelaku itu ditangkap di rumahnya masing-masing dan kini sudah kami amankan di Mapolres Ciamis,” imbuhnya.

Dikatakan Hendra jumlah pelaku belum diketahui secara pasti, karena pihaknya masih melakukan pengembangan. Namun sudah dipastikan jumlahnya lebih dari 10 orang.

“Kami masih terus melakukan pengembangan dan pengejaran. Untuk mengungkap kasus ini, kami menurunkan 2 tim dan hingga kini masih terus bekerja di lapangan,” paparnya.

Atas perbuatannya ungkap Hendra para pelaku akan dijerat pasal 170 KUHP dengan ancaman pidana paling lama 7 tahun penjara. Pasalnya dalam kasus ini korban mendapat kekerasan hingga mengalami luka-luka.

“Akibat kebrutalan geng motor ini salah satu korban ada yang menderita luka sampai sepuluh jahitan di bibirnya karena dihantam gir motor,” pungkasnya. (Ayu/NolduaNews)

Continue Reading

Hukum dan Kriminal

Anggota Gibas Ciamis Jadi Korban Kebrutalan Geng Motor

Published

on

CIAMIS – Jujun (22) warga Desa Bojong, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis yang merupakan anggota Gibas Sektor Cijeungjing menjadi korban kebrutalan Geng Motor di Kabupaten Ciamis, Minggu (3/2/2019) dini hari.

Geng Motor tersebut, beraksi dengan cara menempel sepeda motor korban dan melukai korbannya dengan Samurai dan Gir Motor.

Alhasil, Jujun saat ini menderita luka 10 jahitan pada bagian bibir akibat dihantam Gir Motor pada mukanya oleh oknum geng motor.

“Pelakunya sekitar 15 unit motor dengan memakai jaket dan kaos dibelakangnya ada logo Hiu,” ujar Jujun saat melaporkan kejadian tersebut ke Polres Ciamis, Senin (4/2/2019).

Jujun dibersamai Agus Ketua GIBAS Resort Ciamis melaporkan dugaan Penganiayaan kepada Polres Ciamis, Senin (4/2/2019). Foto: Ferry

Jujun menjelaskan, kejadian tersebut sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu dia baru saja membeli makanan di warung sekitar kawasan pasar Ciamis, saat pulang tiba-tiba sekelompok geng motor pria remaja menghentikan sepeda motor miliknya, setelah berhenti langsung menyabetkan Gir motor ke arah mukanya.

“Saya mencoba melawan, tapi malah kawanan itu bertindak brutal dengan membabi buta sambil menghantam muka saya pake Gir motor. Setelah itu saya terjatuh, mereka kemudian langsung pergi,” jelasnya.

Melihat Jujun tergeletak jatuh, kemudian dua orang temanya langsung membawa Jujun ke RSUD Ciamis. Namun, Jujun menolak, dan lebih ingin pulang ke rumahnya, kemudian luka-lukanya dibalut dengan perban dan obat tradisional, Jujun juga sempat dibawa ke rumah sakit untuk sekadar mendapatkan surat visum guna melapor ke Polisi.

Sementara itu ketua GIBAS Resort Ciamis, H. Agus Slamet membenarkan, bahwa anggotanya adalah korban dari kebrutalan oknum Geng Motor pada minggu (3/2/2019) dini hari.

“ya benar Junjun adalah anggota kami dari sektor Cijengjing, dan kita juga atas nama organisasi sudah membuat laporan kepada Polres untuk ditindak sesuai proses hukum,” bebernya.

Agus mengatakan, bila mana dalam waktu 24 jam tidak ada ketegasan dalam memberantas Geng Motor. Pihaknya atas nama organisasi Gibas akan melakukan aksi turun ke Jalan dengan menolak kekerasan oleh geng motor.

“Kalau nanti tidak ada juga penegasan oleh pihak berwajib, kami akan turun ke jalan untuk menolak kekerasan geng motor,” pungkasnya. (Ferry/nolduanews)

Continue Reading

Trending

%d bloggers like this: