BNNK Ciamis : Pentingnya Layanan Rehabilitasi Bagi Penyalahguna Narkoba

0
1 views

CIAMIS – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Ciamis melalui Seksi Rehabilitasi menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) tingkat Kabupaten Ciamis dengan Dinas terkait Tentang Layanan Rehabilitasi Penyalahguna Narkoba, Rabu (14/2/2018) di Aisyah Meeting Room The Priangan Hotel.

Kegiatan Rakor tersebut di ikuti oleh 15 Orang peserta perwakilan dari Satres Narkoba Polres Ciamis, Kejaksaan Negeri Ciamis, Bappeda, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Tenaga Kerja. Kesra Setda Ciamis, RSUD Ciamis. PKM Cijeungjing, PKM Panumbangan, Inabah II Putri, Inabah XVIII, Inabah XXIV, Inabah XXV dan Yayasan Ar-Rahmaniyyah.

Menurut Kasi Rehabilitasi BNNK Ciamis, Aris Nuryana, S.Sos, menjelaskan bahwa maksud kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan sinergitas implementasi kebijakan antar instansi dalam upaya Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba khususnya dalam pelayanan Rehabilitasi Penyalahguna Narkoba.

“Serta bertujuan untuk meningkatkan koordinasi dan sinergitas antar instansi Pemerintah dan Komponen Masyarakat dalam upaya P4GN, mewujudkan layanan rehabilitasi penyalahguna narkoba yang profesional di Kabupaten Ciamis,” ujarnya.

Aris mengatakan, tema dari kegiatan ini yaitu Pecandu Narkotika dan korban Penyalahgunaan Narkotika Wajib Menjalani Rehabilitasi Medis dan Rehabilitasi Sosial.

“Kegiatan ini juga sesuai dengan amanat pasal 54 Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala BNNK Ciamis AKBP Yaya Satyanagara, S.H., menyampaikan Pemerintah saat ini telah menetapkan Indonesia sebagai Darurat Narkoba dimana terjadi peningkatan kasus-kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Indonesia secara signifikan.

“Untuk itu perlu dilakukan upaya dari seluruh pihak dan segenap elemen masyarakat baik Instansi Pemerintah maupun swasta, untuk membantu pemerintah dalam upaya menanggulangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba melalui program dan peranserta masing-masing,” ujarnya.

Lanjut dia, permasalahan narkoba merupakan tanggungjawab bersama.
Perlu diketahui bahwa BNN mengemban tugas dan fungsinya selain dari pencegahan, pemberdayaan masyarakat dan pemberantasan.

“Selain itu ada juga fungsinya sebagai penyelenggaraan program bidang rehabilitasi yang merupakan salah satu tugas pokok dan fungsi BNN dalam upaya P4GN,” Ungkapnya.

Yaya mengatakan ada beberapa arah kebijakan yakni Pengembangan program rehabilitasi sebagai pusat pengkajian, pusat layanan dan pusat pelatihan (Center of Excellent), Peningkatan kemampuan lembaga rehabilitasi instansi pemerintah dan komponen masyarakat serta mendorong pelaksanaan program pascarehabilitasi di lembaga rehabilitasi tersebut.

“Dan yang terkahir pengembangan program pasca rehabilitasi untuk menurunkan angka kekambuhan secara terukur,” jelasnya.

Yaya berharap, terjalinnya koordinasi sinkronisasi serta komunakasi yang baik antar instansi, pelaksana layanan rehabilitasi maupun komponen masyarakat agar pada pelaksanaannya dapat berjalan sesuai program.

“Sehingga tujuan daripada pencapaian Layanan Rehabilitasi di wilayah Kabupaten Ciamis terealisasi dengan baik, dan juga pentingnya penyebaran informasi secara masif kepada masyarakat tentang layanan rehabilitasi bagi penyalahguna narkoba harus terus dilakukan,” pungkasnya. (Ferry/Nolduanews.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here