Bulog Sub Divre Ciamis Belum Transparan Soal Program BPNT

0
9 views

CIAMIS,(KP),-Ketua Forum Kajian Sosial Dan Pemberdaya dan Masyarakat (FKSPM),Djauhari meminta agar Perum Bulog Sub Divre Ciamis yang membawahi wilayah kerja mencakup Kabupaten Garut, Kabupaten dan kota Tasikmalaya, Ciamis, Banjar dan Pangandara agar lebih transparan lagi dalam hal program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang diperuntukan bagi  Keluarga Penerima Manfaat (KPM) atau kelurga miskin.

“Banyak hal dalam program ini yang belum transparan,hingga demikian tentunya program ini tak akan berjalan sesuai harapan,”ungkap Djauhari Kamis (27/9).

Salah satu contohnya lanjut Djauhari,pengadaan telur yang menjadi salah satu item program BPNT.

“Hasil survey dilapangan pengadaan telur yang dibutuhkan Bulog untuk program ini tidak melibatkan peternak setempat,”ungkap dia.

Padahal di Ciamis ini ada asosiasi peternak ayam petelur yang siap memasok kebutuhan telur.

“Miris melihatnya Bulog lebih memilih rekanan dari luar Ciamis ketimbang berpihak ke peternak lokal, dalam pengadaan telur untuk program ini,”tegas dia.

Padahal bila melihat dari harga beli telur bila dibanding dengan pengusaha telur dari luar lebih murah harga telur dari peternak.

“Kebutuhan Bulog akan telur ini mencapai kisaran 40 ton dalam sebulanya,”tegas Djauhari.

Dijelaskan Djauhari dengan demikian tentunya menjadi sebuah pertanyaan besar.

“Tak habis. pikir kenapa Bulog meski membeli ke rekanan ketimbang ke peternak dengan harha lebih murah,”ungkapnya.

Dengan satu item permasalahan inipun saja kiranya program BPNT terindikasi adanya “permainan”.

“Kami ingatkan kepada Bulog mauoun intansi terkait dan juga kepada rekanan untuk tidak memainkan program bagi warga miskin ini,”ungkapnya.

Dan bila saja dalam hal ini Bulog Divre Ciamis tidak bisa profesional hendaknya Kabulog lebih sportif untuk mundur saja atau diganti saja.

“Untuk hal ini semua pihaknya meminta seluruh aparat/intansi dan seluruh warga masyarakat untuk mengawal mengawasi program ini yang diperuntukan bagi saudara-saudara kita yang miskin,”tegas Djauhari.

Sementara itu Kabulog Sub Divre Ciamis,  Syaukuni saat dihubungi tidak ada ditempat.

“Pekan depan saja kita bertemu kebetulan saat ini lagi sibuk,”ujarnya melalui pesan singkat .(Feri/Nolduanews)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here