Dinas Peternakan : Memilih Hewan Qurban Jangan Asal-asalan

Sosialisasi tata cara pemilihan dan penyembelihan hewan qurban kepada panitia qurban desa di Aula Desa Sukajadi. (Foto: Syah/NDNews)

CIAMIS-Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Ciamis melakukan sosialisasi tata cara pemilihan dan penyembelihan hewan qurban kepada 60 panitia dan pengurus DKM di Aula Desa Sukajadi, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis (25/7/17).

Hal ini dilakukan agar pania qurban jangan asal-asalan dalam memilih dan membeli hewan quban. Panita diingatkan agar selektif dalam memilih hewan qurban.

“Memang setiap tahun dilaksanakan, namun kami mengingatkan kembali agar masyarakat tidak salah memilih hewan qurban,” ujar Kabid Kesehatan Hewan, Ikan, Kesmavet, Pengolahan dan Pemasaran Retty Nugrahawati.

Dikatakan Retty, beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memilih hewan qurban antara lain hewan harus cukup umur untuk sapi minimal dua tahun dan untuk kambing satu tahun.

“Untuk mengetahuinya perhatikan giginya, bila sudah tanggal atau ganti minimal satu pasang sudah memenuhi syarat qurban. Sebaiknya jangan memotong hewan yang kurang dari umur minimal,” ungkapnya.

Hal lainnya yang perlu diperhatikan dari penampilan fisik. Ciri hewan sakit atau mengidap cacing hati apabila saat diusap atau diraba tubuhnya, bagian bulunya mengalami kerontokan.  Bagian mata harus jernih dan hidung cermin harus basah dan tidak terlalu basah.

“Jadi kami ingatkan untuk memperhatikan hewan ternak untuk qurban. Jangan sampai tergoda dengan harga murah dan tubuh besar namun tidak memperhatikan kesehatan ternak yang akan dibeli,” jelasnya.

Dikatakan Retty, setelah selesai memilih hewan qurban yang sehat, saat akan menyembelih jangan sampai sapi mengalami stres. Karena daging hewan ternak yang stres akan cepat membusuk dan daging akan alot. Pisau yang digunakan harus tajam.

“Pemicu stres salah satunya bila melihat hewan lain disembelih. Jadi sewaktu akan menyembelih jangan sampai sapi yang lain melihat. Sebaiknya perlakukan hewan qurban semaksimal mungkin, jangan kepanasan dan kehujanan,” pungkasnya. (Syah/Nolduanews.com)