FLS2N Kegiatan Lomba Untuk Membentuk Anak Didik Berkarakter

0
0 views

 

CIAMIS – Sebanyak 480 Peserta dari siswa seluruh sekolah Dasar di Kabupaten Ciamis mengikuti Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Tingkat Kabupaten Ciamis Tahun 2018, yang diadakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Sabtu (24/3/2018) di Aula Dinas Pendidikan Ciamis.

Ketua Panitia Kegiatan dan juga sebagai Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis Drs. H. Anto Risyanto mengatakan selain kegiatan lomba FLS2N ini ada juga jenis perlombaan OSN (Olimpiade Sains Nasional) serta Pasanggiri dan sastra sunda, Jadi ada tiga jenis perlombaan.

“Untuk osn itu matematika dan ipa, FLS2N itu terdari dari membatik, kriya anyam, tari, nyanyi solo serta ada 6 lagi mata lomba. Jadi yang tahun kemarin tidak di lombakan tahun sekarang di lombakan, makanya yang paling banyak lomba yaitu FLS2N,” ujar Anto.

Lanjut dia, untuk pasanggiri dan sastra sunda jenis lombanya yaitu pupuh dan ngadongeng, dan tujuan kegiatan ini untuk mengembangkan bakat dan minat potensi anak didik.
Membudayakan berpikir positiv
Sehingga terbangun karakter yang baik bagi anak didik.

“Kegiatan ini juga untuk mencari serta memilih anak didik yang berprestasi di tingkat Kabupaten, agar nanti bisa di ikut sertakan di tingkat Provinsi,” ujarnya.

Anto mengatakan, untuk para juri kegiatan ini merupakan juri dari luar dan juri dari dalam lingkungan sekolah, karena juri dari luar Dinas Pendidikan bisa lebih profesional sehingga bisa menilai dengan benar-benar.

“Dan juri dari luar juga nantinya akan menjadi pembinaan anak didik di tingkat Provinsi agar bisa juara nantinya,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis Drs. H. Wawan Arief mengatakan membentuk karakter anak didik itu tidak hanya melalui lomba saja, tetapi bisa juga di dalam sekolah di saat kegiatan belajar mengajar.

“Jadi kunci sukses untuk membangun anak didik berkarakter itu di mulai dari guru-guru di sekolah serta peran dari orang tua juga di butuhkan karena membentuk karakter anak di mulai sejak dini, maka dari itu peran orang tua juga sangat di butuhkan,” jelasnya.

Lanjut dia, untuk kegiatan lomba FLS2N ini, diharapkan kepada para juri agar menilai dengan profesional. Jangan menilai dengan kedekatanya tapi dengan hasil dan karya anak didik yang di nilai bagus maupun kurang bagus.

“Karena saya lebih senang kalah di tingkat Provinsi tetapi anak didik Kabupaten Ciamis bermainya dengan bagus, dari pada menang tapi mainya kurang bagus,” pungkasnya. (Ferry/Nolduanews.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here