Gemakan Deklarasi Damai Jelang Pilpres dan Pileg, Mabes Polri Sambangi Ponpes Nurussalam Cikoneng

0
30 views
Pihak Mabes Polri memberikan simbolis santunan ke Pimpinan Pondok Pesantren Nurussalam Cikoneng, Minggu (24/2/2019). Foto: Ayu/Ndn

Ciamis – Menjelang pelaksanaan Pilpres dan Pileg, jajaran Polri gencar melakukan deklarasi damai dengan mendatangi sejumlah pondok pesantren di berbagai daerah. Salah satu ponpes yang dikunjungi Mabes Polri yakni Pesantren Nurussalam yang berlokasi di Desa Kujang Kecamatan Cikoneng, Minggu (24/2/2019)

Dalam agenda kunjungannya selain pernyataan deklarasi damai oleh pengurus dan santri juga diserahkan bantuan untuk membantu proyek pembangunan pesantren.

Menurut AKBP H. Suhaimi, kedatangan jajaran Mabes Polri ke Pontren Nurusallam juga dalam upaya mempererat tali silaturahmi menjelang pelaksanaan Pilpres dan Pileg.

Para santri Pondok Pesantren Nurussalam berfoto bersama setelah kegiatan rangkaian silaturahmi, Minggu (24/2/2019). Foto: Ayu/Ndn

“Niat kami juga bersilaturahmi ke keluarga besar Ponpes Nurussalam. Karena dengan silaturahmi ini kita bisa sama – sama menjaga kondusifitas wilayah masing – masing,” ucapnya.

Dikatakan Suhaimi silaturahmi ke ponpes merupakan bentuk implementasi dari program operasi mantap brata untuk menjaga keamanan dengan melibatkan seluruh elemen lapisan masyarakat termasuk pondok pesantren, mahasiswa dan ormas lainnya di berbagai tempat.

“Bagaimana pun kita harus menciptakan situasi yang kondusif sehingga tercipta pemilu yang aman, damai dan tentram,” ujarnya.

Sementara itu pimpinan Ponpes Nurussalam Ust Ma’sum menyambut baik program dari Mabes Polri.

“Kami menyambut positif keinginan pemerintah dalam rangka pileg dan pilpres. Keluarga besar ponpes ini secara keseluruhan menyambut kegiatab dan kunjungan dari bapak Mabes Polri ini sangat senang karena satu tujuan Islam cinta damai, Islam cinta keadilan dan Islam cinta kebersamaan,” katanya.

Dikatakan Ust Masum untuk santri tidak ada himbauan untuk golput tetapi mereka disarankan menyalurkan hak pilihnya untuk memilih calon pemimpin yang bisa membawa Indonsia lebih barokah lagi.

“Kami telah mengkomunikasikan dengan KPU agar para santri bisa menyalurkan hak pilihnya di TPS seputar pesantren karena kebanyakan mereka berasal dari luar daerah, kalau harus pulang dulu kasihan jauh,” pungkasnya. (Ayu/Nolduanews)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here