Hindari Penumpukan Siswa Di Sekolah Favorit, PPDB Di Ciamis Gunakan Sistem Zonasi

by -3,243 views

CIAMIS – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2019 tingkat SMP saat ini menerapkan sistem zonasi, hal tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) No. 51 Tahun 2018 tentang PPDB.

Sistem Zonasi ini yang sudah diterapakan sejak tahun 2018 ini, bisa diperkirakan akan semakin ketat. Pasalnya, dengan adanya sistem zonasi ini bisa mempercepat pemerataan layanan dan kualitas pendidikan di seluruh Indonesia, dan mendekatkan anak dengan lingkungan sekolahnya.

Untuk Kabupaten Ciamis sendiri, saat ini sudah mulai memberlakukan PPDB sistem zonasi untuk tingkat SMP. Hal tersebut diungkapkan Kasi Kurikulum SMP, Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, H. Mastur.

“Iya, saat ini kita sudah melakukan PPDB dengan sistem zonasi. Jadi nantinya tidak ada istilah sekolah favorit, karena semua nanti rata,” ungkapnya, saat dihubungi Nolduanews, Jumat (24/5/2019).

H. Mastur mengatakan, melalui sistem zonasi ini SMP yang tadinya favorit bisa menjadi seperti SMP lainnya. Karena, sekarang mengacu pada jarak tempuh anak ke lingkungan sekolah.

“Jadi misalkan, sekarang ada anak tinggal di Cijeungjing ya harus di Cijeungjing, tidak bisa ke Ciamis. Tetapi bisa juga melalui jalur prestasi, karena ada kuota 10 persen untuk prestasi, jadi walaupun jaraknya jauh dari lingkungan sekolah bisa, asalkan bisa menunjukan prestasi-prestasi yang telah diraihnya,” katanya.

Lebih lanjut Mastur menuturkan, keuntungan dari PPDB sistem zonasi ini adalah untuk pemerataan siswa, yang biasanya kekurangan siswa melalui sistem ini bisa mencukupi.

Untuk saat ini, di Kabupaten Ciamis jumlah SMP sebanyak 125 sekolah, untuk siswa yang kemarin mengikuti ujian nasional (UN) dan lulus sebanyak 12.884 siswa.

“Selain itu juga, melalui sistem zonasi ini bisa mencegah adanya praktek jual beli kursi. Tetapi kalau untuk Kabupaten Ciamis sendiri, jual beli kursi itu tidak ada. Kalaupun ada itu sangat di sayangkan dan pasti akan kami tindak tegas,” pungkasnya. (Ferry/Nolduanews)

Leave a Reply

Your email address will not be published.