Connect with us

Terkini

HMI Ciamis Gelar Kajian Problematika Dakwah

Published

on

HMI dan juga kepala Dinas Penanaman Modal (DPM) Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP)  Kabupaten Ciamis di Aula DPM dan PTSP Kabupaten Ciamis, Kamis(30/03/17). (F

CIAMIS-Lembaga Dakwah Mahasiswa Islam (LDMI) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ciamis mengadakan kegiatan kajian tentang problematika dakwah bersama dengan Rakanda Wasdi Ijudin selaku alumni HMI dan juga kepala Dinas Penanaman Modal (DPM) Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP)  Kabupaten Ciamis di Aula DPM dan PTSP Kabupaten Ciamis, Kamis(30/03/17).

Rakanda Wasdi menjelaskan tentang Problem-problem dakwah diantaranya tujuan dakwah, Pendakwah (Dai), dan madu (objek dakwah) diantara ketiga permasalahan tersebut beliau menjelaskan secara terperinci maslah pokok dalam tujuan dakwah tersebut.

“Bahwa tujuan dakwah itu ada 2 yang pertama Intermediqte Goal contohnya seperti mengajak kepada manusia untuk berbuat baik dan selanjutnya ada Ultimate Goal adalah tujuan yang paling utama yaitu kepada Alloh Swt,” ungkpanya.

Lanjut dia, selain itu juga beliau menjelaskan terkait problem dakwah yang kedua yaitu pendakwah atau Dai yang seharusnya memiliki beberapa kriteria yaitu keimanan yang kuat, keilmuan yang luas, pengamalan dan kepiyawayan dalam menyampaikan dakwah.

“Kriteria ini justru yang kadang menjadi problem yang di alami oleh para pendakwah, dan problem dakwah yang terakhir yaitu madu atau objek dakwah kalau 2 permasalahan yang tadi di atas (tujuan dan pendakwah) sudah teratasi. Tinggal respon dri pada mustami atau       jamaah yang mendengarkan dakwah karena respon dari masyarakat lebih antusias mendengarnya” ujarnya.

Sementara itu Direktur Umum LDMI HMI Cabang Ciamis Solihin Susanto mengungkapkan kami dari Lembaga Dakwah Mahasiswa Islam (LDMI) akan berusaha menyelesaikan permasalahan-permaslahan dakwah yang muncul di masyarakat, tentunya dengan bantuan dan dukungan dari semua pihak baik Pemerintahan, Tokoh, Cendekiawan, Mubaligh, Kyai, dan para Dai.

“Ucapan banyak terima kasih dari kami atas sambutan yang sangat hangat ini dari Rakanda Wasdi Ijudin, juga terimakasih banyak telah menyempatkan waktunya untuk mengisi kajian dan memfasilitasi tempat,” pungkasnya.

Solihin menambahkan kami juga berharap kepada stikholder yang lain untuk bisa menyumbangkan ilmunya dan membuka kran diskusi dengan LDMI, “Untuk bersama -sama mengembalikan moral bangsa dengan nilai- nilai dakwah islamiyah yang Universal,” ungkapnya. (Ferry/Nolduanews.com)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Terkini

Intensitas Hujan Tinggi, Dua Rumah Warga di Panumbangan Terancam Tebing Longsor

Published

on

Rumah warga di Dusun Limusagung Desa Payungagung Kecamatan Panumbangan terancam tebing longsor. Foto: Istimewa

Ciamis – Akibat intensitas hujan yang cukup tinggi dua rumah warga di Dusun Limusagung Desa Payungagung Kecamatan Panumbangan terancam tebing longsor.

Menurut Kabid Darlog BPBD Kabupaten Ciamis Ani Supiani, kejadian longsor tersebut akibat kontur tanah tebing yang labil dan tidak kuat menahan curah hujan yang mengguyur di wilayah Panumbangan dan sekitarnya.

“Tebing setinggi 10 meter dengan lebar 5 meter akhirnya longsor menjelang dini hari tadi, Senin (8/4/2019)”, jelasnya.

Ani mengatakan, akibat tebing longsor tersebut satu rumah warga yang berada diatas tebing terancam terseret.

“Rumah milik Pak Ade Samsudin posisinya diatas tebing jadi kalau terjadi longsor rumah ini akan terseret,” imbuhnya.

Dikatakan Ani selain rumah yang ada diatas tebing satu rumah milik Pak Tata yang berada dibawahnya terancam tertimpa material longsoran.

“Kalau tebing ini longsor otomatis material longsoran menimpa rumah Pak Tata,” pungkasnya. (Ayu/Nolduanews)

Continue Reading

Terkini

Tertabrak Bis, Seorang Pelajar Tewas Mengenaskan

Published

on

Video CCTV kejadian tabrakan seorangvpelajar di Lokasana Ciamis, Rabu (3/3/2019). Foto: istimewa

Ciamis – Mega (16) seorang pelajar warga Dusun Lebak Lipung Desa Imbanagara Kecamatan/ Kabupaten Ciamis tewas mengenaskan di jalan raya akibat tertabrak bus di Jalan Raya KH Ahmad Dahlan Ciamis, Rabu (3/4/2019).

Berdasarkan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian, kecelakaan berawal ketika korban yang mengendarai sepeda motor Honda Vario dengan nopol Z 3655 VZ akan berbelok menuju Taman Lokasana di Jalan Raya KH.Ahmad Dahlan.

Dalam CCTV tersebut terlihat saat korban akan berbelok menuju Taman Lokasana datang sebuah bus dari arah utara dan menabrak korban sehingga korban sempat terseret.red

Sementara itu Kasat Lantas Polres Ciamis AKP. M Bima Gunawan membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya pun telah melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti.

“Korban dibawa ke RSUD Ciamis dan meninggal dalam perawatan medis”.  pungkasnya. (Ayu/Nolduanews)

Continue Reading

Terkini

623 Pejabat Eselon IV Di Ciamis Ikuti Uji Kompetisi Jabatan

Published

on

Pejabat Eselon IV lingkup Pemerintah Kabupaten Ciamis mengikuti Uji sedang Kompetisi Jabatan, Minggu (31/3/2019). Foto: Aep/Nolduanews

CIAMIS – Sebanyak 623 Pejabat Eselon IV lingkup Pemerintah Kabupaten Ciamis mengikuti Uji Kompetisi Jabatan Sebagai implementasi peraturan pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), yang diselenggarakan Badan Kepegawaian Sumber Daya Manusia (BKSDM) Sabtu-Minggu, (30-31/3).

Kepala Bidang Pengembangan Potensi Aparatur BKSDM Ciamis, Dr. Asep Saeful Rahmat, S.Ip., MSi menjelaskan uji kompetensi ini untuk mendapatkan informasi yang objektif mengenai karakter, keahlian dan kemampuan atau kompetensi pejabat eselon IV.

“Untuk mendapatkan hasil maksimal dan objektif dalam uji kompentesi ini, Pemkab Ciamis bekerjasama dengan tim PPSDM Fisip Unpad,” ungkapnya.

Dari ini lanjut dia,informasi mengenai karakter, keahlian dan kompetensi tesebut akan kami gunakan sebagai bahan pertimbangan dalam rangka pemetaan pejabat stuktural serta sebagai bahan evaluasi dalam rangka peningkatan kompetesi dari masing-masing pejabat melalui Diklat sehingga didapatkan ASN yang professional.

“Selain diperuntukan sebagai bahan pemetaan pejabat struktural, uji kompetensi ini juga menjadi syarat wajib dalam rangka pengisian jabatan pengawas atau jabatan eselon IV,” ujar Asep Saeful Rahmat.

Dijelasakan Asep Saeful Rahmat, Job fit ini dilakukan sebagai bahan evaluasi kesesuaian kualifikasi, kompetensi dan kinerja, sehingga kedepan dapat dijadikan sebagai alat untuk mengevaluasi diri.

Uji Kompetensi ini tambahnya, merupakan amanat Undang-undang ASN dan surat edaran Menpan RB, jika tidak mengikuti dapat berdampak pada persyaratan untuk menduduki jabatan tidak terpenuhi.

“Bahkan hasil  Uji kompetensi pejabat eselon IV ini dapat dijadikan bahan oleh pimpinan daerah untuk melakukan rotasi dan mutasi jabatan sesuai kompetensinya” pungkas Asep Saeful Rahmat. (Aep Saepulloh/Nolduanews)**

Continue Reading

Trending

%d bloggers like this: