Connect with us

Berita

HMI Ciamis Jadi Tuan Rumah LK II Tingkat Nasional

Published

on

CIAMIS – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ciamis menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan LK II (Intermediate Training) Tingkat Nasional LK II, Senin (23/7) di Gedung Kantor BKDD lama Kabupaten Ciamis.

Dalam kegiatan tersebut diikuti sebanyak 36 peserta, dari referentasi 5 Badko atau 5 Provinsi di Indonesia yakni Makasar, Guaraya, Lumbuk Linggau, Semarang, serta Jawa Barat.

Ketua panitia pelaksana Rega Sukma Diana mengatakan Dalam kegiatan tersebut bertujuan terbinanya kader HMI yang memiliki kemampuan intelektual, untuk memetakan peradaban dan mempromulasikan gagasan dalam lingkup organisasi.

“Kegiatan ini dilakasanakan selama 10 hari dimulai dari tanggal 13 sampai 23 Juli 2018,” katanya.

Rega berharap, bagi kader-kader HMI yang mengikuti LK II di Ciamis, supaya bisa mempromosikan Kabupaten Ciamis sebagai wisata budaya di Indonesia. Karena Ciamis ini merupakan salah satu pusat kebudaya sunda di Indonesia.

“Saya juga berharap kepada para kader HMI, agar bisa menerapkan tujuan dari LK II itu sendiri, yaitu memiliki kemampuan intelektual, untuk memetakan peradaban di Indonesia, dan mempromulasikan gagasanya dalam ruang lingkup organisasi HMI, sehingga lebih maju lagi kedepanya,” harapnya.

Sementara itu, Ketua HMI Cabang Ciamis Hendriawan Firmansyah mengungkapkan, kegiatan LK II Tingkat Nasional HMI Cabang Ciamis ini, merupakan rangkaian kegiatan kaderisasi pada organisasi HMI. Yang wajib dilaksanakan oleh setiap kader yang sudah mengikuti LK I (Basic Training) di setiap masing-masing Cabang HMI.

“Karena organisasi kita merupakan organisasi kader, makanya ada berbagai tahapan yang harus diikuti oleh anggota HMI. Para pemateri yang kami hadirkan juga dari berbagai kalangan, seperti birokrasi, akademisi, politisi dan lain-lain. Intinya dari kegiatan ini, agar kader HMI bisa lebih jauh mendiskusikan berbagai hal yang terjadi saat ini,” ungkapnya.

Hendri berharap, untuk para peserta yang dinyatakan lulus dalam LK II ini, kedepanya supaya tetap konsisten melaksanakan dan mengikuti kaderisasi lanjutan, karena Basic HMI sebagai organisasi kader.

“Para kader diharapkan tetap konsisten dalam melaksankan kaderisasi, dan juga semoga ilmu yg didapatkan bermanfaat serta dapat di amalkan di Cabang HMI masing-masing,” pungkasnya.

Selama kegiatan LK II Tingkat Nasional HMI Cabang Ciamis, ada salah satu peserta terbaik selama mengikuti LK II yakni peserta perwakilan dari Kabupaten Bandung Ari Muhammad Syafari. (Ferry/Nolduanews.com)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita

Rumah Ludes Terbakar, Sarifudin Rugi Puluhan Juta

Published

on

Warga sedang melihat bekas kebakaran rumah Sarifudin yang ludes dilalap si jago merah, Rabu (20/3/2019). Foto: Ayu/Nolduanews

Ciamis – Sarifudin warga Dusun Kaligembor RT 10 RW 09 Desa Natanegara Kecamatan Panawangan harus menderita kerugian puluhan juta karena rumahnya ludes dilalap si jago merah, Rabu (20/3/2019).

Kabid Darlog BPBD Kabupaten Ciamis Ani Supiani membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya diduga penyebab kebakaran yang menghanguskan rumah milik korban tersebut akibat arus pendek listrik.

Dikatakan Ani tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut hanya kerugian materi saja karena rumah dan segala isinya hangus terbakar.

“Korban mengalami kerugian puluhan juta,” ujarnya.

Akibat kebakaran tersebut lanjut Ani korban dan keluarga terpaksa tinggal di rumah kerabatnya.

“Saat ini korban menumpang di kerabatnya karena tidak ada barang yang tersisa dari kejadian tersebut,” terangnya.

Pasca kejadian kebakaran warga dan Tim BPBD ikut membersihkan puing-puing bekas kebakaran. (Ayu/Nolduanews.com)

Continue Reading

Berita

Ikhwan TQN PP Suryalaya Jangan Golput pada 17 April

Published

on

Abah Aos berfoto bersama jajaran Polisi pada kegiatan Tablig Akbar Pemilu Damai yang digelar Polres Kota Banjar, (19/3/2019). Foto: Dar

BANJAR-Mursyid ke 38 Thoriqoh Qodiriyah Naqsabandiyah PP Suryalaya Syekh  Muhammad Abdul Gaos SM RA menyatakan ikwah TQN harus memilih dan tidak boleh golput pada Pemilu 2019. Abah Aos mengatakan pilpres sebagai sarana memilih pemimpin adalah tanggung jawab kebangsaan dan keagamaan sekaligus.

“Ikhwan TQN harus selalu melaksanakan perintah agama dan negara, jadi mencoblos itu kewajiban warga negara,” katanya saat manaqib kubro di Ponpes Sirnarasa Senin (18/3/2019).

Saking harusnya ikhwan TQN mencoblos, Abah Aos tak mewajibkan ikwan TQN dari luar kota untuk mengikuti manaqib pada 16 April 2019. Menurutnya, manaqib wajib tapi lebih wajib mencoblos. “Ingat Tanbih Abah Sepuh yang salah satunya kita harus melaksanakan perintah agama dan negara. Ikhwan yang tak melaksanakan itu, melanggar kewajiban.

Abah Aos kembali mengimbau umat Islam untuk tidak golput saat Tablig Akbar Pemilu Damai yang digelar Polres Kota Banjar. Menurutnya, sebagai umat Islam yang baik, tentunya harus senantiasa melaksanakan kewajiban agama dan negara. Dengan demikian wajib hukumnya bagi umat Islam untuk mentaati peraturan negara.

Sementara itu tabligh akbar dihadiri Walikota Banjar DR. Hj. Ade Uu Sukaesih, Danlanud Wiradinata Tasikmalaya Letkol Pnb. M. Pandu Adi dan unsur Forkopimda Kota Banjar dan ribuan muslimin/muslimat se-Kota Banjar.Kapolres Banjar AKBP. Yulian Perdana, S.I.K., dalam sambutannya menghaturkan terima kasih kepada seluruh jamaah dan merasa bangga, dan dengan diadakannya acara Tabligh Akbar ini. Beliau berharap dengan doa bersama yang diselenggarakan, Kegiatan Pemilu Tahun 2019 bisa berjalan dengan aman, damai dan sejuk.

“Alhamdulillah dengan hadirnya ribuan masyarakat Kota Banjar, hari ini menjadi bukti tekad kita untuk bersama sama menjaga keutuhan NKRI dalam penyelenggaraan Pemilu 2019” ucapnya

Terpisah, Walikota Banjar DR. Hj. Ade Uu Sukaesih, M.Si., menyampaikan bahwa tablig Akbar yang dilaksanakan untuk mewujudkan Pemilu Damai Tahun 2019 yang aman, damai dan sejuk yang puncaknya dilaksanakan pada tanggal 17 April 2019 nanti.

Tentunya Walikota Banjar, menghimbau dan mengajak kepada para jamaah untuk datang ke TPS dan memilih pemimpin Indonesia pada Tanggal 17 April 2019 nanti, untuk NKRI yang kuat dan maju,” pungkasnya. (dar)

Continue Reading

Berita

Kemenpar RI Dukung Pekan Pesona Pesantren di Sirnarasa Ciamis

Published

on

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Ir. Rizky Handayani menyampaikan sambutan pada kegiatan Manaqib Qubro di Pondok Pesantren Sirnarasa Kec.Panjalu Ciamis, Minggu (17/3/2019). Foto: Aep/Nolduanews

CIAMIS – Kementerian Pariwisata RI memberikan dukungan Penuh untuk kegiatan Pekan Pesona Pesantren di Wilayah Jawa Barat. Event ini telah dibuka 7 Maret lalu dan berakhir 17 Maret kemarin. Pekan Pesona Pesantren dipusatkan di Pesantren Sirnarasa Cisirri Ciamis, Jawa Barat.

Kabid Pemasaran Area I Kementerian Pariwisata Wawan Gunawan menjelaskan, kegiatan Pekan Pesona Pesantren memiliki nilai-nilai yang sangat positif dan dapat diterapkan kepada generasi muda.

Pihak Kementrian Pariwisata RI melakukan foto bersama dengan Abah Aos dan keluarga besar Pondok Pesantren Sirnaras Panjalu Ciamis, Minggu (17/3/2019). Foto: Aep/Nolduanews

“Kemajuan teknologi sering membuat generasi muda melakukan hal-hal yang tidak benar. Untuk itu, dibutuhkan sebuah kegiatan yang bisa menjadi wadah atau melawan hal negatif tersebut. Melalui kegiatan Pekan Pesona Pesantren adalah salah satunya. Banyak kegiatan positif yang bisa dipelajari dari kegiatan ini,” papar Wawan Gunawan, Minggu (17/3).

Ditambahkan Wawan, kegiatan yang digelar pada Pekan Pesona Pesantren sangat banyak dan beragam. Serta terbagi dalam beberapa kriteria. Untuk bidang keagamaan, ada lomba Musabaqoh QiroatuI Kutub, Pidato, Sholawat (Hadroh/Marawis), Tahfidz Juz’Amma, Lomba Cerdas Cermat, dan Tilawah Al Quran.

Di kategori olahraga, ada lomba catur dan bulutangkis. Di bidang permainan, penyelenggara menghadirkan lomba Eat Bulaga Al-Miftah, Teka-teki Hadits, Balap Karung MotoGP, dan Tarik Tambang. Ada juga penampilan kreasi seni seperti Cup Song, Acapela, Kabaret, Marawis, Tari Saman, Tek-tek, Perkusi, dan Puisi Berantai.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Ir. Rizky Handayani menilai keberadaan pesantren sangat penting. Khususnya untuk menangkal hal-hal negatif akibat akulturasi budaya.

“Pesantren bisa menjadi penangkal masuknya budaya asing yang negatif. Kita meyakini pesantren bisa menjadi ujung tombak untuk menangkal semua hal negatif tersebut,” papar Rizky saat menghadiri Manaqib Qubro, sekaligus puncak acara Pekan Pesona Pesantren di Pesantren Sirnarasa Ciamis Jawa Barat (17/03).

Ketua Yayasan Sirnarasa Cisirri, KH. Solih Anwar Saefurrijal, M.Kom menjelaskan Manaqib Kubro ini merupakan pengajian setiap tanggal 10 di bulan hijriah. Lebih dari 10 ribu ikhwan tarekat qodiriyah naqsyabandiyah TQN Suryalaya hadir dari berbagai daerah di tanah air seperti Medan, Lampung, Palembang, Sumatra, Jakarta dan lainnya. Bahkan ikhwan asal Malaysia pun turut hadir menyaksikan kemeriahan Pekan Pesona Pesantren yang didukung Kemenpar RI.

“Alhamdulillah, pekan pesona pesantren puncak kegiatannya digelar Manaqiban. Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Mereka datang berbondong bondong ingin memperoleh keberkahan dan bisa bertemu dengan saudara saudara dari berbagai daerah” kata Gus Solih Anwar, sapaan akrab KH. Solih Anwar SR.

Puncak acara Pekan Pesona Pesantren juga turut dihadiri Anton Sukartono Wakil Ketua Komisi V DPR RI. Menurutnya, Ditengah suhu politik yang memanas jelang Pemilu 2019, Acara Manaqib Kubro ini bisa menjadi penyejuk hati. Karena kita disuguhi wejangan dari Sesepuh Pesantren Sirnarasa Syech Muhammad Abdul Gaos SM Ra. atau Abah Aos bersama sejumlah Wakil Talqin TQN Suryalaya.

“Alhamdulillah yang saya rasakan disini mengingat Allah jadi saat ini pilihan copas capres mungkin masyarakat tercabik cabik dengan adanya ini silaturahmi kembali merajut kebangsaan bahwa kita mengingatkan bahwa kita akan kembali kepada Allah “ ujar Politisi Demokrat tersebut.

Menteri Pariwisata Arief Yahya  berharap Pesantren Sirnarasa bisa terus mencetak tokoh-tokoh nasional yang memiliki akhlak baik.

“Lewat Pekan Pesona Pesantren, kita berharap bisa mencetak generasi muda yang handal. Yang tidak mudah termakan atau menyebarkan hoax,” harapnya. (Aep/nolduanews)

Continue Reading

Trending

%d bloggers like this: