Connect with us

Berita

Ikhwan TQN PP Suryalaya Jangan Golput pada 17 April

Published

on

Abah Aos berfoto bersama jajaran Polisi pada kegiatan Tablig Akbar Pemilu Damai yang digelar Polres Kota Banjar, (19/3/2019). Foto: Dar

BANJAR-Mursyid ke 38 Thoriqoh Qodiriyah Naqsabandiyah PP Suryalaya Syekh  Muhammad Abdul Gaos SM RA menyatakan ikwah TQN harus memilih dan tidak boleh golput pada Pemilu 2019. Abah Aos mengatakan pilpres sebagai sarana memilih pemimpin adalah tanggung jawab kebangsaan dan keagamaan sekaligus.

“Ikhwan TQN harus selalu melaksanakan perintah agama dan negara, jadi mencoblos itu kewajiban warga negara,” katanya saat manaqib kubro di Ponpes Sirnarasa Senin (18/3/2019).

Saking harusnya ikhwan TQN mencoblos, Abah Aos tak mewajibkan ikwan TQN dari luar kota untuk mengikuti manaqib pada 16 April 2019. Menurutnya, manaqib wajib tapi lebih wajib mencoblos. “Ingat Tanbih Abah Sepuh yang salah satunya kita harus melaksanakan perintah agama dan negara. Ikhwan yang tak melaksanakan itu, melanggar kewajiban.

Abah Aos kembali mengimbau umat Islam untuk tidak golput saat Tablig Akbar Pemilu Damai yang digelar Polres Kota Banjar. Menurutnya, sebagai umat Islam yang baik, tentunya harus senantiasa melaksanakan kewajiban agama dan negara. Dengan demikian wajib hukumnya bagi umat Islam untuk mentaati peraturan negara.

Sementara itu tabligh akbar dihadiri Walikota Banjar DR. Hj. Ade Uu Sukaesih, Danlanud Wiradinata Tasikmalaya Letkol Pnb. M. Pandu Adi dan unsur Forkopimda Kota Banjar dan ribuan muslimin/muslimat se-Kota Banjar.Kapolres Banjar AKBP. Yulian Perdana, S.I.K., dalam sambutannya menghaturkan terima kasih kepada seluruh jamaah dan merasa bangga, dan dengan diadakannya acara Tabligh Akbar ini. Beliau berharap dengan doa bersama yang diselenggarakan, Kegiatan Pemilu Tahun 2019 bisa berjalan dengan aman, damai dan sejuk.

“Alhamdulillah dengan hadirnya ribuan masyarakat Kota Banjar, hari ini menjadi bukti tekad kita untuk bersama sama menjaga keutuhan NKRI dalam penyelenggaraan Pemilu 2019” ucapnya

Terpisah, Walikota Banjar DR. Hj. Ade Uu Sukaesih, M.Si., menyampaikan bahwa tablig Akbar yang dilaksanakan untuk mewujudkan Pemilu Damai Tahun 2019 yang aman, damai dan sejuk yang puncaknya dilaksanakan pada tanggal 17 April 2019 nanti.

Tentunya Walikota Banjar, menghimbau dan mengajak kepada para jamaah untuk datang ke TPS dan memilih pemimpin Indonesia pada Tanggal 17 April 2019 nanti, untuk NKRI yang kuat dan maju,” pungkasnya. (dar)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita

Jaga Kondusifitas Jelang Pilpres dan Pileg Polres Ciamis Sasar Pos Kamling Terpadu

Published

on

Kepolisian Polres Ciamis melaksanakan kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD) bersama TNI-AD Kodim 0613, KPUD Ciamis dan PPK Kecamatan Cikoneng, Sabtu (13/4). Foto: Istimewa

Ciamis – Untuk menjaga kondusifitas menjelang pelaksanaan Pilpres dan Pileg yang akan digelar dalam hitungan hari kedepan, jajaran Kepolisian Polres Ciamis dan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat ( TNI-AD ) dari Kodim 0613 Ciamis melaksanakan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (KKYD) dengan melakukan patroli bersama.

Salah satu kegiatannya yakni pengecekan ke Pos Kamling Terpadu dalam rangka cipta kondisi menjelang Pemilu 2019.
Pengecekan Pos Kamling Terpadu yang dipimpin langsung oleh Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso antara lain mendatangi Pos Kamling Subur Makmur Desa Saguling dan Pos Kamling di Desa Kujang, Sabtu (13/4).

Dalam kesempatan ini Kapolres Ciamis menyampaikan himbauan Kamtibmas kepada masyarakat sekitar serta Kepala Desa dan Anggota Linmas setempat agar tetap siaga dan melaporkan permasalahan sekecil apapun kepada pihak kepolisian agar dapat meminimalisir terjadinya gangguan Kamtibmas.

“Alhamdullilah warga masih peduli dengan keamanan dan ketertiban di lingkunganya dengan adanya ronda malam warga yang bersinergi dengan TNI – Polri,” ungkapnya.

Selain mengecek ke pos kamling terpadu, Kapolres juga memantau salah satu PPK Cikoneng.

“Kita sudah berkoordinasi dengan pihak PPK dan kita juga himbau
kepada semua anggota berkordinasi dengan KPU dan Bawaslu untuk memantau situasi jangan sampai ada kegiatan kampanye lagi karena sudah masa tenang,” ujarnya.

Selain itu Kapolres juga melakukan koordinasi dengan Ketua KPUD Ciamis terkait pelaksanaan pendistribusian logistik pemilu dari PPK ke PPS agar dilakukan setelah pihak kepolisian melaksanakan pergeseran pasukan ke tiap desa sehingga dapat dilakukan penjagaan apabila logistik tersebut didistribusikan.

“Cek semua logistik Pemilu agar masyarakat pada saatnya mencoblos dalam keadaan aman dan tenang,” jelasnya. (Ayu/Nolduanews)

Continue Reading

Berita

Dandim 0613 Ciamis Tutup Kegiatan PPBN SMKN 1 Kawali

Published

on

Dandim 0613 Ciamis Tri Arto Subagio menutup secara resmi kegiatan PPBN di SMK Negeri 1 Kawali, Kamis (11/4/2019). Foto: Istimewa

Ciamis – Dandim 0613 Ciamis Tri Arto Subagio menutup secara resmi kegiatan Pendidikan Pendahuluan Bela Negara (PPBN) atau yang lebih dikenal dengan pendidikan bela negara di SMK Negeri 1 Kawali, Kamis (11/4/2019).

Dalam paparannya Tri menuturkan bela negara kepada para pelajar adalah untuk meningkatkan wawasan kebangsaan. Pelajar merupakan generasi muda penerus bangsa sehingga diharapkan memiliki jiwa patriotisme dan nasionalisme yang tinggi .

“Dengan memahami nilai-nilai yang terkandung dalam lima butir Pancasila, dan kemudian dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan masyarakat,” terangnya.

Dandim 0613 Ciamis Tri Arto Subagio melepaskan tanda peserta PPBN pada Upacara Penutupan kegitana PPBN di SMKN 1 Kawali, Kamis (11/4/2019). Foto: istimewa

Foto bersama dengan siswi-siswi peserta PPBN dan dewan guru di Lapang Upacara SMKN 1 Kawali, Kamis (11/4). Foto: istimewa

Dikatakan Tri, latihan bela negara ini pada hakekatnya melaksanakan pemberdayaan wilayah pertahanan dan kekuatan pendukungnya yang disiapkan dan dibina secara dini untuk kepentingan pertahanan negara.

“Salah satu pemberdayaan wilayah pertahanan dengan membentuk generasi muda yang mempunyai wawasan kebangsaan, cinta tanah air dan disiplin yang tinggi serta tercipta rasa bela negara terhadap NKRI,” tegasnya

Lebih jauh Tri memaparkan kegiatan ini tidak hanya untuk membentuk para pelajar dalam kesadaran Bela Negara tetapi juga untuk membekali siswa dalam menghadapi Praktek Kerja Lapangan (PKL), agar apa yang telah didapat dalam latihan dapat  diaplikasikan di lapangan baik di tempat PKL maupun di sekolah.

“Kami berharap apa yang sudah disampaikan dalam kegiatan ini bermanfaat khususnya bagi peserta, sehingga mereka bisa lebih baik lagi dalam segala hal,” ucap Tri.

Terakhir Tri juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak sekolah yang telah bekerja sama dengan Kodim 0613 Ciamis dalam kegiatan Bela Negara.

“SMKN 1 Kawali sebagai cermin bagi sekolah lain dalam kegiatan Bela Negara. Ke depan diharapkan sekolah lain juga bisa menyelenggarakan kegiatan seperti ini karena pada intinya Kodim 0613 Ciamis siap bekerja sama kapan saja dalam PPBN,” pungkas Tri. (Ayu/Nolduanews)

Continue Reading

Berita

Ponpes Al-Hasan Serukan Pemilu Damai dan Tolak Golput

Published

on

CIAMIS-Menjelang 4 hari pencoblosan, ratusan santri Pondok Pesantren Al Hasan Ciamis menggelar deklarasi Pemilu Damai Jumat (12/04/2019) malam. Deklarasi dipimpin Pengasuh Pontren KH. Muhammad Syarif Hidayat. Dia membacakan deklarasi yang diikuti  ratusan santri di Aula Pontren setempat.

Isi deklarasi itu antara lain adalah menolak dan melawan segala bentuk berita bohong atau hoax serta ujaran kebencian yang dapat menimbulkan permusuhan, baik berlatarbelakang suku, agama, ras maupun antar golongan.

Mengimbau agar dalam Pemilu 2019 tidak Golput tetapi menggunakan hak suara dengan penuh rasa tanggungjawab dan turut serta mendukung mewujudkan pelaksanaan Pemilu 2019 berjalan dengan aman dan damai.

“Tidak boleh Golput, kita datang ke TPS dan gunakan hak suara kita untuk mencoblos pada waktunya, jangan menghindar karena itu sangat berharga bagi NKRI,” kata KH. Muhammad Syarif Hidayat yang juga Ketua Forum Silaturahmi Pontren Kabupaten Ciamis sekaligus Ketua Forum Kerjasama Pondok Pesantren Indonesia (FKPPI) Provinsi Jabar itu dalam deklarasinya menegaskan,

Menurut KH Syarif, Deklarasi Pemilu Damai adalah sebuah keinginan masyarakat yang berharap Indonesia aman dan damai, karena dengan negara aman dan damai kita bisa menjalankan kehidupan sehari-hari dengan baik dan melaksanakan interaksi sosial dengan sesama manusia.

“Pemilu damai adalah hal yang penting dan harus diwujudkan oleh semua, bukan hanya kalangan pesantren tapi seluruh lapisan masyarakat,” tegasnya.

Menyinggung Pilpres, Kiyai Syarif menilai, siapa pun pemenangnya yang menjadi presiden itu adalah pilihan masyarakat Indonesia.

“Yang namanya musabaqoh atau berlomba pasti ada yang menang dan ada yang kalah, itu sudah biasa. Tapi setelah keluar pemenang semua harus sepakat NKRI aman dan damai, kita harus menjaga diri masing-masing jangan sampai terjadi huru-hara karena jika siap menang harus siap kalah,” tegasnya. (rev)

Continue Reading

Trending

%d bloggers like this: