Ini Kata BNNK Ciamis Terkait Penolakan Liputan Wartawan

0
131 views
PWI Kab. Ciamis sedang audiensi dengan pihak BNNK Ciamis terkait penolakan wartawan meliput diacara BNNK Ciamis, Rabu (27/2/2019). Foto: Ayu/Ndn

Ciamis – BNNK Ciamis yang diwakili oleh Kasi Rehabilitasi Aris Mulyana menyampaikan permohonan maafnya terkait kejadian penolakan wartawan saat meliput sosialisasi di salah satu hotel di Ciamis, Rabu (27/2/2019).

Menurut Aris kejadian tersebut merupakan kesalahpahaman pegawainya yang bertugas sebagai penerima tamu di depan.

“Sebenarnya bukan ditolak tetapi kesalahan dalam menulis di buku tamu saja, dan ini karena ketidaktahuan petugas kami,” ungkapnya.

Aris mengakui bahwa petugasnya salah memberikan penyampaian kepada rekan – rekan media sehingga timbullah kejadian ini.

“Jujur kami tidak bermaksud menolak rekan – rekan media yang mau meliput kegiatan, karena selama ini telah terjalin sinergitas yang baik antara media dengan BNNK sendiri. Atas nama instansi kami mohon maaf dengan kejadian tersebut,: terangnya.

Menyikapi hal tersebut Ketua bidang Advokasi PWI Ciamis Aef Saefullah menyesalkan dengan adanya penolakan terhadap wartawan. Seorang wartawan masuk ke dalam arena kegiatan BNNK karena mereka sedang menjalankan tugas sebagai jurnalistik.

“Tidak ada alasan apapun bahwa petugas tidak tahu apa – apa kan itu sudah meliputi institusi BNNK Ciamis. Dan harus diketahui sebagai wartawan kami di lindungi UUD pers No 40 tahun 1999 yang mana tugas jurnalistik meliputi mencari ,memproleh ,memiliki ,menyimpan ,mengolah dan menyampaikan informasi baik dalam bentuk tulisan ,suara ,dan gambar bilamana sampai menghalang halangi tugas sebagai Jurnalistik ada sangsi pidana dua tahun.”Jelas Aef .

Untuk permintaan maap dari BNNK Ciamis kepada institusi PWi dan kepada semua Wartawan kami maapkan jangan sampai kejadian tersebut terulang kembali dan mencederai tugas kami sebagai Jurnalis .”pungkasnya.

Sebelumnya Arul dari media Galuh.id mengatakan dirinya bersama Rudiat dari wartawan Radar Tv merasa di lecehkan saat melakukan tugas dan tupoksi sebagai Jurnalis untuk melakukan peliputan acara BNNK Ciamis.

Bahwa kami sebagai jurnalis datang untuk melakukan peliputan. Pada saat panitia menyuruh mengisi daftar hadir kami pun mengikuti perintahnya. Tetapi, setelah pengisian daftar hadir petugas BNN mencoret dan menyebutkan bahwa media tidak boleh masuk ke acara.”tuturnya.

“Dengan perkataan itu kami sebagai jurnalis merasa d lecehkan terlebih ketika mereka menghalang halangi tugas jurnalistik .”Pungkasnya. (Ayu/NolduaNews)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here