Kelompok Tani Cijereged Panjalu Kembangkan Pertanian Terpadu

CIAMIS- Kelompok Tani Cijeregeg dusun Cisampih desa Maparah Kecamatan Panjalu kabupaten Ciamis mulai mengembangkan pola pertanian terpadu.

Diatas lahan pertania dengan suhu udara sejuk, petani disana membuka lahan pertanian cabe. Selain itu, pada bedeng bedeng tersebut ditanam tanaman tumpangsari Bawang daun. Tak ayal dari kedua tanaman ini petani disana mampu meraup untung puluhan juta rupiah sekali panen.

Ketua kelompok tani Cijereged, Asep mengatakan, pola pertanian yang dikembangkan oleh kelompoknya mengacu pada pola pertania terpadu. Seperti pemeliharaan kawasan sumbermata air, pengembangan ternak yang pupuknya bisa dimanfaatkan hingga pemanfaatan lahan melalui sistem tumpangsari.

Kata dia, pola pertanian model ini sudah berjalan di daerahnya sejak belasan tahun lalu. sehingga mampu mendongkrak pendapatan petani.

“Sektor pertanian disini terus bertahan sebagai mata pencaharian utama penduduk, karenanya sistem pertanian disini terus dikembangkan oleh masyarakat” ujar Asep.

Lanjut dia, sebagai petani pemeliharaan lahan dan sumbermata air mutlak diperlukan, karenanya para petani disini memiliki kesadaran penuh terhadap dua sumber utama ini.

Asep berharap, sektor pertanian kedepan bisa diminati oleh generasi muda, selain mampu mendatangkan penghasilan yang mencukupi juga mampu menekan angka pengangguran

Ditambahkan Asep, semua komponen masyarakat dan pemerintah harus yakin, sektor pertanian ternyata mampu meningkatkan tarap perekonomian yang lebih baik dan dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

“Kami berharap kepada pemerintahan Ciamis agar lebih mendorong sektor pertanian dengan membuat berbagai kebijakan yang memihak kepada petani, diantaranya bantuan modal, perlengkapan pertanian maupun kebijakan yang lebih mendorong pada kesejahteraan petani” pungkasnya. (AA Saepudin/Nolduanews)