Ketua DMI Jabar : Masjid Jangan Dijadikan Tempat Kampanye

0
4 views

Ciamis – Ketua Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Jawa Barat Ir. H. Zulkarnaen menyampaikan menjelang pemilihan umum yang akan digelar serentak di Indonesia Juni 2018 mendatang, Dewan Mesjid Indonesia (DMI) harus bersikap netral dan tidak terikat dengan kontestan.

“DMI tetap harus netral, tetapi DMI juga harus memilih pemimpin yang peduli umat dan masjid. Karena masjid itu merupakan rumah alloh dan tempat beribadah umat islam, ” ujarnya setelah menghadiri Pelantikan Pengurus Daerah DMI Kabupaten Ciamis, Selasa (30/01/2018) di Aula Pkk Kabupaten Ciamis.

Zulkarnaen mengatakan, masjid juga jangan digunakan sebagai alat praktek kampanye. “Pimpinan Pusat DMI Jusuf Kalla juga mengingatkan kalau masjid jangan dijadikan tempat praktek Pemilu,” ungkapnya.

Lanjut dia, masjid hanya boleh digunakan untuk menyuarakan tentang metode-metode pemilu seperti halnya, tentang cara-cara memilih, bagaimana yang tidak boleh dilakukan kemudian pemilihanya kapan dilakukan.

“Masjid juga boleh dipasang poster, tetapi poster tersebut hanya tentang pemilu yang dikeluarkan oleh KPU maupun Panwaslu bukan poster konstestan, ” jelasnya.

Jadi tetap masjid boleh digunakan untuk salah satu tempat sosialisasi tentang pemilu, tetapi jangan dijadikan tempat kampanye konstestan.

“Jadi kontestan yang akan maju di pemilihan umum nanti dihimbau agar tidak menjadikan masjid sebagai tempat praktek kampanye,” pungkasnya. (Ferry/Nolduanews.Com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here