KKN Unigal Sosialisasikan Pencegahan Dini terhadap Bahaya Narkoba Kepada Masyarakat Panawangan

0
0 views

 

CIAMIS – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Galuh (Unigal) Posdaya Periode I melaksanakan salah satu program kegiatannya yaitu dengan menggelar Sosialisasi tentang Bahaya Narkoba yang diselenggarakan di Balai Desa Karangpaninggal Kecamatan Panawangan, Sabtu (3/3/2018).

Sebanyak 50 peserta yang hadir merupakan perwakilan dari pelajar, Ibu-ibu Kader Posyandu dan pemuda Karang Taruna Lingkup Desa Karangpaningal.

Menurut Rio Zatnika selaku Ketua pelaksana kegiatan menjelaskan tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya Lingkup Desa Karangpaningal, serta sekaligus melakukan satu upaya pencegahan dini kepada pelajar dan pemuda khususnya terhadap penyalahgunaan narkoba.

“Harapannya para peserta memiliki pemahaman tentang bahaya narkoba sehingga tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.

Sementara itu menurut Kepala Desa Karangpaningal Dede Hermawan mengatakan permasalahan narkoba saat ini sudah semakin mengkhawatirkan sebab sasarannya bukan hanya orang dewasa maupun orang tua saja, namun sudah menyasar kepada anak-anak kecil yang masih di bangku sekolah dasar.

“Maka dengan digelarnya sosialisasi tentang bahaya narkoba yang di gagas oleh KKN Mahasiswa Unigal, sangat berarti bagi masyarakat lingkup Desa Karangpaningal, khususnya bagi pelajar dan pemuda,” ungkapnya.

Lanjut dia, diharapkan setelah kegiatan ini masyarakat memiliki pemahaman dan pengetahuan tentang bahaya narkoba, “sehingga muncul satu kekuatan untuk tidak mencoba menyalahgunakan narkoba,” ujarnya.

Penyuluh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Ciamis Heri Kurniawan, S.Sos., menjelaskan bahwa remaja sebagai generasi penerus bangsa dituntut peduli terhadap permasalahan narkoba di masyarakat, serta mampu membentengi diri dari ancaman narkoba.

“Selain dapat merusak tubuh dan mental juga dapat mengancam ketahanan bangsa dan negara jika generasi penerusnya menjadi pecandu narkoba,” ujar Heri.

Heri mengatakan remaja merupakan generasi penerus bangsa dituntut mampu menjadi agen pembaharu di masyarakat, yang tentunya diawali dari dirinya sendiri untuk memiliki pola pikir positif terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba, serta mampu menolak baik menyalahgunakan maupun mengedarkan, serta mampu mengajak kepada masyarakat luas untuk tidak menyalahgunakan narkoba.

“Saya berharap melalui kegiatan ini seluruh peserta mampu mengkampanyekan bahaya narkoba di lingkungan masyarakat, sehingga dapat terciptanya pola hidup sehat dan terbebas dari narkoba,” pungkasnya. (Ferry/Nolduanews.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here