Lansia di Ciamis ini Butuh Uluran Tangan Dermawan dan Pemerintah

by -494 views

Ciamis – Sejak setahun terakhir ini pasangan suami isteri lanjut usia Endi (70) dan Sursih (60) hanya bisa terbaring di atas kasur. Paling barter Abah Endi memaksakan diri untuk bisa duduk di rumahnya di Dusun Ciwahangan, Kecamatan Baregbeg. Sampai saat ini pasangan lansia ini belum tersentuh program bantuan pemerintah. Dalam kesehariannya kedua pasangan ini dirawat oleh keponakannya, Eni Herni (45).

Menurut Eni paman dan bibinya menderita lumpuh sudah beberapa tahun. Namun setahun belakangan ini keduanya sudah tak bisa bangun dari tempat tidurnya.

“Awalnya bibi Sursih didiagnosa oleh dokter mengalami struk ringan setelah mengeluh sakit kaki dan lutut. Sakitnya malah bertambah parah ternyata ia mengalami pengeroposan tulang,” ungkapnya.

Sedangkan pamannya lanjut Eni awalnya menderita darah tinggi sampai akhirnya lumpuh. Selain itu ketika masih usaha jual beli material bangunan sang paman pernah mengalami kecelakaan, sampai tubuhnya terjepit badan kendaraan.

“Lumpuhnya sih sudah lama, tapi sampai tak bisa kemana – mana, tiduran di kasur saja setiap hari juga,” terangnya.

Untuk mengobati keduanya Eni hanya bisa mendatangkan mantri itupun dilakukan seminggu sekali dengan biayanya dari Eni dan simpanan milik Endi sekitar Rp 50 ribu sampai Rp 100 ribu sekali berobat.

“Kalau dulu sempat ke beberapa dokter untuk berobat, tapi sekarang ke mantri saja selain keterbatasan biaya juga kalau mantri bisa dipanggil ke rumah,” ujarnya.

Menurut Eni, dulu keduanya tinggal di Desa Sukamulya, Baregbeg, namun tak ada yang mengurus akhirnya pindah ke Ciwahangan, supaya dirinya mudah merawatnya. Namun sampai saat ini keduanya belum mendapat bantuan dari Pemerintah baik desa maupun Pemkab.

“BPJS tidak ada, bantuan lainnya memang tidak ada. Mungkin keduanya masih tercatat warga Desa Sukamulya tapi tinggal di Baregbeg, jadi dua desa itu tidak ada yang kesini menengok atau mengurus bantuan,” ucap Eni.

Eni berharap ada bantuan dari program Pemerintah terutama untuk biaya pengobatannya, supaya keduanya bisa sembuh.

“Saya berharap keduanya segera sembuh seperti sediakala. Selain itu ingin sekali mendapat bantuan untuk meringankan biaya pengobatan. Mudah – mudahan ada dermawan yang mau mengulurkan tangannya untuk membantu paman dan bibi saya,” pungkas Eni. (Ayu/nolduanews)

Leave a Reply

Your email address will not be published.