Lebih Dari Setahun, Dugaan Korupsi Finger Print di Ciamis Masih Mangkrak

by -53 views

CIAMIS – Mengenai tuntutan dari HMI Cabang Ciamis terkait penanganan kasus-kasus yang sedang ditangani oleh Kejari Ciamis, Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Ciamis, Achmad Tri Nugraha, SH menjelaskan, bahwa saat ini pihaknya sedang menangani dua kasus yaitu Finger Print dan dugaan korupsi di KPU Pangandaran.

Setahun sudah penyelidikan dugaan korupsi Finger Print yang melibatkan banyak pihak dengan dipanggilnya sejumlah kepala sekolah hingga saat ini belum juga menemukan titik terang.

“Finger Print itu adalah pengadaan barang dan jasa, jadi harus berkoordinasi dengan pihak YDKP. Karena tindak pidana korupsi itu harus ada kerugian Negara” jelas Achmad, sesaat setelah adanya Aksi HMI Ciamis di Kejari Ciamis, Kamis (4/7/2019).

Lanjut Achmad, minggun depan pihaknya akan meminta bantuan dari ahli LKPP dan kami akan berkoordinasi juga dengan BPKP.

Achmad mengakui, dugaan korupsi Finger Print ini sudah hampir satu tahun belum juga selesai, ia beralasan karena memerlukan beberapa tahap pemeriksaan. Pada tahap penyelidikan ada 25 saksi telah diperiksa, dan ditahap penyidikan ada penambahan sebanyak 50 saksi yang sudah diperiksa.

“Perkara Pinger Frint saat ini belum ada titik terang karena masih proses, nanti juga akan di publikasikan di media kalau semuanya sudah rampung,” pungkasnya. (Ferry/Nolduanews)

Leave a Reply

Your email address will not be published.