Masa Transisi Kabupaten Pangandaran Terlalu Lama

by
Penyerahan Cendramata Dari Universitas Galuh Dalam Rangka Pembukaan Pelepasan Kuliah Kerja Nyata. (S Abdi Sagara/NDNews)

PANGANDARAN-Bupati Kabupaten Pangandaran Jeje Wiradinata menilai, masa transisi setelah berpisahnya 10 Kecamatan yang saat ini masuk ke Kabupaten Pangandaran dari Kabupaten Ciamis terlalu lama.

Hal itu dirasa sangat berpengaruh pada tatanan dan pelaksanaan roda pemerintahan di Kabupaten Pangandaran yang kurang setabil selama 3 tahun pada masa kepemimpinan Penjabat Bupati (Pj).

“Kebijakan Penjabat Bupati sebelumnya belum bisa melaksanakan rencana pembangunan daerah baik jangka pendek atau jangka panjang,” kata Jeje saat membuka pelepasan KKN dari Universitas Galuh.

Sejatinya, tugas pokok fungsi Pj Bupati yang dijabat oleh 2 Penjabat sebelumnya baru bisa melaksanakan pemetaan dan terealisasinya struktur perangkat daerah saja.

“Dari keterbatasa kebijakan itu berdampak pada pelaksanaan pemerintahan, makanya setelah saya dilantik langsung melakukan penyusunan posisi pejabat disetiap organisasi,” tambahnya.

Jeje menjelaskan, pasca dirinya dilantik menjadi Bupati Pangandaran yang definitif, pelaksanaan pemerintahan semakin terorganisir dan berjalan sesuai tupoksinya.

“Kami menargetkan Pangandaran menjadi daerah tujuan wisata yang mendunia yang siap dipromosikan dan mampu bersaing sejajar dengan Kabupaten/Kota yang lainnya,” jelas Jeje. (S Abdi Sagara/Nolduanews.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published.