Meski Menang Lawan PSMS Medan, PSGC Ciamis Tetap Diposisi Bawah Klasmen

by -10 views

CIAMIS – PSGC Ciamis berhasil meraih poin penuh kala menjamu PSMS Medan dengan skor 2-0, dalam laga lanjutan pekan ke 21 Liga 2 Indonesia Grup Barat, Senin (7/10/2019) di Stadion Galuh Ciamis.

Kemenangan tersebut menjadikan kebanggaan bagi PSGC Ciamis, pasalnya Laskar Galuh harus ekstra kerja keras untuk bisa lolos degradasi dan bertahan di Liga 2 Indonesia.

Jalannya pertandingan, menit babak pertama dimulai PSGC Ciamis mendominasi pertandingan. Anak asuh Andri Wijaya ini gencar melakukan serangan. Alhasil, dimenit 23 PSGC Ciamis berhasil menjebol gawang PSMS Medan melalui sepakan Fabio Marko, skor berubah menjadi 1-0.

Hingga turun minum, pluit tanda berakhirnya babak pertama dibunyikan skor tidak berubah masih 1-0 untuk kemenangan PSGC Ciamis.

Dibabak kedua, Laskar Galuh kembali memanas. Dihadapan ratusan pendukung, PSGC terus melakukan serangan namun masih bisa dipatahkan penjaga gawang PSMS Medan Alfonsius Kelvan.

Tidak ingin ketinggalan, PSMS mencoba menyerang namun masih bisa dikendalikan pemain belakang PSGC Ciamis. Dimenit ke 85 PSGC Ciamis akhirnya menambah pundi-pundi gol melalui tendangan Ferrel Ferdianto dari luar pinalti, skor berubah menjadi 2-0.

Hingga turun minum, pluit tanda berakhirnya pertandingan skor tidak berubah masih 2-0 untuk kemenangan PSGC Ciamis.

Pelatih PSGC Ciamis Andri Wijaya sangat mengapreasi kinerja para pemain. Menurutnya, pemain sangat mengikuti intruksi darinya.”Alhamdulilah kami menang dengan skor 2-0 dan bisa meraih poin penuh,” katanya.

Andri mengatakan, semangat para pemain yang menjadikan kemangan untuk pertandingan sore ini. Meskipun saat ini PSGC di zona degradasi, namun para pemain tetap semangat dan fokus untuk kemenangan.

“Kami tidak tergantung pada posisi saat ini, namun kami bergantung pada dukungan para supporter dan masyarakat Tatar Galuh, dan hasilnya alhamdulilah kita bisa menang. Untuk bertahan atau degradasi, kami hanya menunggu keajaiban,” katanya.

Sementara itu, Pelatih PSMS Medan, Jafri Sastra mengatakan, kekalahan ini menjadikan pelajaran dan catatan bagi timnya. Pasalnya, pihaknya ingin mengamankan posisi untuk tetap di 8 besar kelasmen.

“Untuk pertandingan kami menyisakan 2 pertandingan lagi, dan insya alloh kami bisa bertahan di 8 besar klasmen,” pungkasnya. (Ferry/Nolduanews)

Leave a Reply

Your email address will not be published.