Connect with us

Berita

NPHD Terlambat Ditandatangani, Tahapan Pilkada di Sumedang Terhambat

Published

on

Bupati Sumedang Eka Setiawan menandatangani MPHD bersama KPU Sumedang di Gedung Negara, Sumedang. (Aminullah/NDNews)

SUMEDANG-Akhirnya setelah lama tertunda, Naskah Perjanjian Daerah (NPHD) anggaran Pilkada 2018 bagi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumedang ditandatangani oleh Pemkab Sumedang, Selasa (18/7).

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumedang Edi Askari megakui jika keterlambatan penandatanganan NPHD ini membuat tahapan Pilkada dan Pilgub 2018 di Sumedang jadi terhambat.

“Meski terlambat, kami berharap penyelenggaraan pemilukada 2018 di Sumedang sukses. Keterlambatan itu, karena memang ada masalah teknis terkait anggaran,” ujarnya saat penandatanganan bersama NPHD antara Pemkab Sumedang dengan KPU Sumedang di Gedung Negara Sumedang, Selasa (18/7).

Edi menjelaskan, keterlambatan ini terjadi karena KPU Sumedang mengusulkan agar anggaran hibah dari Pemkab Sumedang bisa lebih besar, sementara anggaran yang ada di Pemkab Sumedang juga terbatas.

“Oleh karena itu, terkait masalah anggaran ini kami berharap KPU juga bisa mengeluarkan anggaran secara efisien,” tuturnya.

Bupati Sumedang Eka Setiawan mengatakan, meski anggaran terbatas, diharapkan Pilkada 2018 akan sukses seperti pilkada sebelumnya.

“Saya merasa bersyukur Pilkada 2013 kemarin berjalan baik dengan jumlah partisipasi yang bagus. Dan mudah-mudahan tahun ini juga bisa berjalan sukses. Saya ingin semua pihak bisa bekerja sama. Sehingga pilkada nanti, Sumedang bisa berjalan dengan aman dan terkendali,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Ketua KPU Sumedang Hersa Santosa menyatakan jika anggaran Pilkada 2018 terjun bebas dari yang sebelumnya diajukan oleh KPU Sumedang. Semula, kata dia, KPU Sumedang mengajukan anggaran untuk Pilkada 2018 sebesar Rp46 miliar. Namun, anggaran tersebut dirasionalisasi Pemkab Sumedang menjadi Rp39 miliar.

Anggaran itu kembali dirasionalisasi menjadi Rp32 miliar setelah KPU Sumedang melakukan rapat koordinasi dengan Pemkab Sumedang dan DPRD Sumedang.

“Dengan total anggaran Rp32 miliar itu, mau tidak mau, KPU Sumedang melakukan penyesuaian untuk anggaran Pilkada 2018,” terang Hersa.

Sebelumnya, lanjut Hersa, dari rasionalisasi anggaran tersebut, KPU Sumedang sempat memperjuangkan agar anggaran Pilkada tetap sesuai dengan yang telah diajukan. Namun upaya tersebut sia-sia karena ketersediaan anggaran di Pemkab Sumedang tidak mencukupi.

“Sempat terjadi perdebatan sebelumnya, karena terus berupaya memperjuangkan kebutuhan kami. Tapi pemda juga tetap mempertahankan karena ketersediaan anggarannya hanya segitu. Ya akhirnya mau tidak mau kami harus terima dan menggunakan anggaran yang ada sebaik mungkin,” katanya. (Aminullah/Nolduanews.com)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita

Ribuan Warga Sambut Bupati Ciamis Terpilih

Published

on

Dr. H. Herdiat Sunarya disambut ribuan masyarakat saat menuju Pendopo Bupati Ciamis, Sabtu (20/4/2019). Foto: Ayu/Nolduanews

Ciamis – Ribuan warga dari berbagai pelosok di Ciamis memadati jalan di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman sampai Pendopo Ciamis. Mereka berasal dari berbagai lapisan yang dengan sukarela datang untuk menyambut Bupati dan Wakil Bupati Herdiat Sunarya – Yana D Putra yang sudah dilantik Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Sabtu (20/4/2019).

Antusiasme masyarakat ini bukannya tanpa alasan. Sejak ditetapkan menjadi Bupati terpilih, sampai pelantikan harus menunggu sampai 10 bulan. Kemudian adanya penundaan pelantikan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dari jadwal semula 7 April 2019.

Setelah dicegat, Bupati Ciamis Herdiat didampingi Wakil Bupati Ciamis Yana D Putra langsung turun dari mobil. Kemudian berjalan sambil bersalaman dengan warga yang sudah berjajar di pinggir jalan hingga Pendopo.

Di halaman Pendopo, disambut dengan shalawat dan kesenian genjring ronyok. Selanjutnya dilaksanakan upacara penyambutan dan ucapan selamat dari para tokoh dan pejabat di Ciamis.

“Alhamdulillah, Ciamis sudah punya Bupati baru, sengaja datang ke Pendopo selain sebagai relawan juga ingin mengucapkan selamat kepada beliau, meski hanya bisa bersalaman singkat, nunggu lumayan lama sejak siang,” kata salah seorang warga Ciamis Nani.

Selain Nani ribuan warga pun berbondong – bondong datang hanya untuk menyambut kedatangan Bupati terpilih. Bahkan berbagai organisasi profesi maupun komunitas turut memadati pendopo.

Pantauan Nolduanews terlihat ibu – ibu yang tergabung dalam IGTKI, PGRI, IGORA dan komunitas lainnya.

Wina salah seorang guru TK mengaku senang bisa menyambut Bupati Terpilih. Dia dan rekan – rekannya berjejer di pinggir jalan, bernyanyi dan mengucapkan yel – yel menyambut bupati baru.

“Meskipun harus menunggu lama tidak masalah yang penting bisa ketemu langsung dengan Pak Herdiat dan Pak Yana,” pungkasnya. (Ayu/Nolduanews)

Continue Reading

Berita

Rumah Warga Terbakar, Babinsa Padaherang Sigap Padamkan Api

Published

on

Kebakaran rumah milik Agus Setiawan (63) warga Dusun Purwasari RT 21 RW 07 Desa Paledah Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran, Jumat (19/4/2019).

Pangandaran РDiduga karena konsleting listrik rumah milik Agus Setiawan (63) warga Dusun Purwasari RT 21 RW 07 Desa Paledah Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran ludes terbakar, Jumat (19/4/2019).

Menurut warga sekitar kejadian berawal dari terciumnya bau hangus yang kuat. Sehingga warga pun memutuskan untuk mencari sumber bau hangus tersebut.

“Saat sedang bekerja tiba – tiba tercium bau hangus, bersama warga yang lain kita mencari asal bau tersebut dan ternyata sumbernya berasal dari rumah Bapak Agus yang terbakar,” ujar warga yang namanya enggan disebutkan.

Babinsa Koramil 1318 Padaherang Serda Ujang Setiawan bersama warga bergotong royong memadamkan kebakaran rumah agus di Padaherang, Jumat (19/4). Foto: Ayu/Nolduanews

Hal senada diungkapkan oleh Babinsa Koramil 1318 Padaherang Serda Ujang Setiawan.

“Setelah menerima laporan dari warga langsung menuju lokasi dan bersama – sama warga bergotong royong memadamkan api dengan alat seadanya. Selang beberapa menit kemudian api berhasil dipadamkan,” ungkapnya.

Dikatakan Ujang tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran tersebut namun kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta.

“Saat ini korban bersama keluarga tinggal sementara di rumah kerabatnya,” pungkasnya. (Ayu/Nolduanews)

Continue Reading

Berita

Di TPS 11 Bolenglang Ciamis Usai Nyoblos Warga Dapat Sekantong Cabe

Published

on

Ciamis – Selalu ada ide kreatif yang dilakukan petugas TPS guna menarik partisipasi warga untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). Seperti yang dilakukan di TPS 11 Lingkungan Bolenglang, Kelurahan Kertasari, Ciamis yang membagikan sekantong cabai rawit bagi setiap warga yang telah menyalurkan hak pilihnya.

Ketua KPPS TPS 11 Irwan mengatakan cinderamata berupa sebungkus cabai ini untuk memotivasi masyarakat agar mau bercocok tanam meskipun dengan memanfaatkan lahan yang sempit sekalipun.

Irwan mengaku cabai rawit meskipun sederhana namun harus ada di setiap rumah. Dengan membagikan cabai rawit ini sekaligus sosialisasi kepada warga untuk ikut menanam. Karena penanaman mudah dan perawatannya mudah.

“Cabai rawit yang dibagikan ini semua hasil kebun dari petani binaan saya, berhubung saya bergerak di bidang pertanian. Sekarang ada momen Pemilu, hasil panen banyak jadi sekaligus berbagi,” ucapnya.

Menurut Irwan, ia menyediakan ratusan kantong ukuran kecil cabai rawit, dengan jumlah lebih dari jumlah pemilih. Warga sangat antusias dengan adanya cinderamata tersebut. Setiap warga rata-rata mengambil 1-2 kantong, namun ada juga yang sampai 3 hingga 5 kantong.

“Jumlah daftar pemilih di TPS ini 219 orang, jumlah cabai yang disediakan banyak lebih dari jumlah pemilih, jadi cukup untuk semua kebagian,” katanya.

Sementara itu, salah seorang warga, Cece Rukmana mengaku baru kali ini ada habis nyoblos dapat cinderamata berupa sekantong cabai rawit.

“Unik dan bermanfaat tentunya. Lumayanlah dapat cabe buat masak di rumah,” pungkasnya. (Ayu/Nolduanews)

Continue Reading

Trending

%d bloggers like this: