Olahraga Tradisional Harus Di Kembangkan Dan Dilestarikan

0
0 views

CIAMIS – Dalam rangka mengembangkan serta melestarikan Olahraga tradisional, Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis menggelar Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Olahraga bagi Guru Penjasorkes SD Se Kabupaten Ciamis, Kamis (12/4/2018) Di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis.

“Maksud tujuan Bimtek ini, kita ingin mengembangkan dan melestarikan olahraga tradisional yang sudah menjadi unggulan atau ikon kita baik itu di tingkat Provinsi maupun Nasional, ” ujar ketua panitia kegiatan Drs. H. Anto Risyanto setelah membuka kegiatan Bimtek Olahraga.

Anto mengatakan, untuk tujuan secara umumnya itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis tentu ingin memasyarakatkan olahraga tradisional ini di setiap sekolah maupun masyarakat luas.

“Untuk narasumber Bimtek ini dari Disbudpora Kabupaten Ciamis Serta Dispora Provinsi Jawa Barat, dan untuk peserta sebanyak 250 Guru Olahraga perwakilan dari 27 Kecamatan Se Kabupaten Ciamis,” Katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis Drs. H. Wawan Arief mengatakan olahraga tradisional ini harus dikembangkan dan di lestarikan tetapi sambil terus memupuk olahraga modern, sehingga tidak melupakan olahraga modern.

“Saya juga mengajak kepada Guru-Guru yang mengikuti Bimtek ini, kalau kita mengajar olahraga di sekolah itu tidak cukup dengan jam pelajaran. Makanya anak-anak kita kalau di Daerah itu ada klub yang mungkin juga di asuh oleh rekan-rekan guru disini, sehingga anak-anak kita bisa terus berlatih di klub tersebut,” ujarnya.

Lanjut dia, kalau anak-anaknya berlatih di klub dan mempunyai potensi, nanti bisa di pakai kalau ada lomba-lomba di sekolah tingkat Kabupaten, Provinsi maupun Nasional.

“Jadi di Ciamis itu benar-benar mempunyai bibit-bibit berjenjang jadi tidak di poles atau ujug-ujug, karena kita membutuhkan bibit yang berjenjang, dan ini sebagai persiapan Kabupaten Ciamis di masa yang akan datang,” pungkasnya.(Ferry/Nolduanews.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here