Connect with us

Olahraga

Padepokan Satria Garuda Pamanah Rasa Sirnarasa Gondol 8 Medali Emas JKTC 2018

Published

on

Jakarta – Padepokan Satria Garuda Pamanah Rasa Pesantren Sirnarasa Ciamis menggondol 8 medali emas pada Kejuaraan Nasional Pencak Silat Jakarta Pencak Silat Championship (JKTC) ke-10 yang digelar pada 20-21 Oktober 2018 di GOR POPKI Cibubur, Jakarta Timur.

Selain medali Emas, para santri Paguron ini juga mempersembahkan 6 medali perak dan 6 perunggu.

“Alhamdulillah, Atlet kami yang juga santri Pesantren Sirnarasa bisa meraih prestasi yang luar biasa. Dari 20 Atlet yang diikutkan kami meraih 20 medali” tutur Aep Andrian Saepudin, Pelatih Padepokan Satria Garuda Pamanah Rasa Sirnarasa Panjalu Ciamis.

Kejuaraan Pencak Silat JKTC 2018 adalah kejuaraan bagi atlet pencak silat pemula, diikuti sebanyak 2.345 atlet dari seluruh Indonesia. Kejuaraan ini bergulir dua kali dalam setahun, dimulai sejak tahun 2013.

Wakil Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), Benny Sumarsono berharap kejuaraan seperti JKTC 10 tidak cuma ada di Ibu Kota. Sehingga bibit pesilat Indonesia akan terus bertambah.

“Ini salah satu kejuaraan yang tujuannya untuk mencari bibit pesilat. Diharapkan kejuaraan seperti ini juga digelar di daerah-daerah lain,” tutur Benny.

Berikut Nama nama atlet peraih medali dari Padepokan Satria Garuda Pamanah Rasa Sirnarasa Panjalu ;

Peraih Medali Emas :

1. RIZKI MUJIONO
2. PEBI
3. M.RICKY ALFARIZ
4. KURNIA DEWI YULANI
5. KARINA PRATIWI
6. M.NANDITA
7. ALWAN HABIBILAH
8. DAIRA MUHANI

Peraih Medali Perak :

1. Ahmad sobarudin
2 . Inani muarifah
3. Sufriatna
4. Afrija prasetio
5. Reza Aditia
6. Wahyu

Peraih medali Perunggu :

1. M.NOORJAZMAN GHOLY
2. RIFKI MAULANA
3. AHMAD DAHROENI
4. NADIATIN NAFI’AH
5. WIRA ARYA RAMADAN
6. RIZAL IBRAHIM

(Aep/Nolduanews)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita

Pererat Kebersamaan Jelang Pemilu KPUD Ciamis Gelar Sepak Bola 6 Unsur

Published

on

Ciamis – Guna mempererat kebersamaan dan kekompakan menjelang tiga puluh hari pelaksanaan pemilu 2019, KPU Ciamis menggelar pertandingan sepak bola yang melibatkan enam unsur di Stadion Galuh Ciamis, Sabtu (16/3/2019).

Ketua KPU Kabupaten Ciamis, H. Agus Fatah Hidayat mengatakan, melalui pertandingan sepakbola diharapkan semakin mengeratkan rasa kebersamaan dan kekompakan antara KPU, Bawaslu, peserta pemilu (para caleg), TNI-Polri pemerintah daerah dan media yang biasa melakukan liputan di wilayah Kab. Camis.

“Dengan kumpul bersama di stadion ini, diharapkan kebersamaan tetap terjalin apalagi 30 hari lagi menjelang pelaksanaan Pemilu 2019. Melalui sepakbola kita ciptakan Pemilu 2019 damai, sukses tanpa ekses dan berintegritas,” katanya.

Dari keenam unsur yang dibagi menjadi dua grup itu, akhirnya keluar tim yang berlaga di final yaitu Tim TNI-Polri versus Tim Pemda yang sebelumnya mengalahkan Tim Media yang digawangi oleh para jurnalis Ciamis itu.

Tim Pemda Ciamis akhirnya berhasil menjuarai pertandingan setelah berhasil mengalahkan tim TNI – Polri.

Ditempat yang sama Wakapolres Ciamis, Kompol Lalu Wira Sutriana berterima kasih kepada KPU Ciamis yang sudah menggagas sepakbola bersama dengan melibatkan enam unsur.

“Pertandingan enam unsur ini menunjukkan kekompakan dan kita siap menyelenggarakan Pemilu yang damai dan sejuk. Kami berharap masyarakat dapat melihat dan mendinginkan suhu politik yang tinggi jelang 17 April 2019 nanti,” tegasnya.

Sementara itu Ketua PWI Ciamis, Banjar dan Pangandaran sekaligus manajer tim Media FC Deni Hamdani harus menerima dua kekalahan secara beruntun setelah berhadapan dengan tim KPU dan tim TNI – Polri.

Pertandingan pertama Media FC kalah 5-1 dari PS TNI/Polri, sedangkan pada pertandingan kedua, Media FC harus mengakui keunggulan dari tim KPU dengan skor 3-0.

“Meskipun tidak sampai ke final namun kami merasa senang bisa berolahraga bareng dan tertawa melihat keseruan rekan – rekan media ketika memainkan si kulit bundar,” jelasnya.

Pemain Media FC sendiri diisi oleh para wartawan berbagai media online maupun cetak yang tergabung dalam organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan media televisi yang tergabung dalam Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Galuh Raya. (Ayu/Nolduanews.com)

Continue Reading

Berita

Anjar Asmara Berikan Semangat Kepada Anggota NPCI Ciamis

Published

on

CIAMIS – Dewan Pembina National Paralympic Committe Indonesia (NPCI) Kabupaten Ciamis, H. Anjar asmara, SH, memberikan semangat kepada anggota NPCI yang sedang menggelar Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab), Rabu (13/3) di Aula Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Ciamis.

“NPCI Ciamis teruslah berkarya, teruslah menoreh prestasi. Membawa harum nama baik Ciamis, Bangsa, dan Negara, Besar harapan kami dapat memberikan kontribusi positif. Semoga kedepan prestasi para atlet yang bergabung di NPCI Ciamis bisa diperhitungkan,” ujar Anjar, saat memberikan sambutan di Musorkab Ciamis.

Menurutnya, para atlet disabilitas tidak kalah berprestasi. Bahkan ada beberapa atlet disabilitas dari beberapa cabang olahraga asal Ciamis yang mampu bertanding di tingkat Internasional.

“Keterbatasan fisik bukanlah hambatan untuk terus berprestasi dan berkarya, jadikan kekuranganmu untuk menjadi kelebihanmu. Semua manusia mempunyai derajat yang sama,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Kegiatan, Dodo Zakaria mengatakan, Musorkab yang dilaksanakan hari ini merupakan lembaga pemegang kekuasaan tertinggi tingkat Kabupaten, yang diselenggarakan 5 tahun sekali.

Musorkab Ciamis kali ini, lanjut Dodo, mengusung tema, Melalui Musorkab Tingkatkan Profesionalisme Organisasi NPCI.

“Jabatan ketua NPCI Ciamis sudah selesai maka harus diselenggarakan Musorkab tingkat Kabupaten Ciamis,” Pungkasnya. Ferry/Nolduanews

Continue Reading

Berita

Menpora : Pencak Silat Indonesia Harus Mendunia

Published

on

CIAMIS – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Dr Imam Nahrawi meminta doa dari jamaah Manaqib TQN Suryalaya agar cabang olahraga Pencaksilat yang merupakan produk asli nenek moyang bangsa Indonesia lebih dikenal oleh dunia internasional.

“Saya mendapat Tugas dari Presiden Jokowi untuk mengenalkan Pancaksilat kepada dunia Internasional, Sehingga bisa masuk salah satu Cabor yang dipertandingkan pada Olimpiade mendatang. Saya minta do’anya” ujar Imam Nahrawi saat mengisi ceramah kebangsaan pada kegiatan manaqib di Pondok Pesantren Sirnarasa, Panjalu Ciamis, Rabu (16/01)

Kata Imam, Pencaksilat merupakan budaya asli bangsa Indonesia. Sehingga jika masuk cabor di Olimpiade mendatang, Olahraga pencak silat otomatis akan mendunia.

“Bahkan untuk Tingkat Asia, Atlet pencaksilat kita sudah menjadi yang terbaik. Terbukti dengan raihan medali emas terbanyak pada Asian Games tahun lalu” kata Imam.

Imam mengajak para orang tua santri untuk tidak segan segan mendorong anaknya untuk berpestasi di dunia olahraga, khusunya pencaksilat. (Aep/Nolduanews)

Continue Reading

Trending

%d bloggers like this: