Banyak yang Kangen Suharto, Partai Berkarya Siap Bertarung di Pemilu 2019

partai berkarya
Partai Berkarya Milik Tommy Soeharto Daftar Pemilu 2019 ke KPU KOMPAS.com/ MOH NADLIR Ketua KPU RI, Arief Budiman Menerima Pendaftaran Partai Berkarya besutan Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto sebagai calon peserta Pemilu 2019. Jakarta, Jumat (13/10/2017)


JAKARTA
– Partai Berkarya resmi mendaftar ke KPU sebagai calon peserta Pemilu 2019. Partai milik Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto ini optimis bisa lolos sebagai peserta pemilu 2019. “Pokoknya kami harus lolos jadi peserta Pemilu 2019,” kata Sekjen Partai Berkarya Badar Picunang di kantor KPU RI, Jakarta.

Kalau lolos pada Pemilu mendatang, ungkap Badar, Partai Berkarya akan berjuang keras untuk merebut kursi minimal satu kursi di setiap provinsi. Apalagi, kata Badar, partainya hadir sebagai alternatif pilihan masyarakat di antara parpol lainnya.

“Pecinta almarhum Presiden Soeharto masih banyak, harapannya itu membuat masyarakat tertarik dengan partai Berkarya,” ujar dia.Badar menjelaskan, kepengurusan partainya lengkap di 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota seluruh Indonesia.
“Namun yang memberikan berkas hari ini baru 452 kabupaten/kota atau 88 persen dari jumlah kabupaten/kota yang ada. Tentunya tercukupi minimal 50 persen di masing-masing kecamatan,” kata Badar.

Rencananya, kata Badar, pihaknya akan melengkapi kekurangan dokumen persyaratan tersebut pada Senin (16/10/2017).
Usai mendaftar, Badar mengaku bahwa seluruh pengurus partainya akan menemui Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya Tommy Soeharto di masjid At-Tin di Jakarta Timur.

“Ya untuk lapor bahwa partai Berkarya sudah daftar sebagai calon peserta Pemilu 2019 hari ini,” kata dia.

Partai Berkarya rupanya tengah menyiapkan amunisi menghadapi Pemilu 2019. Apakah ada wacana partai itu bakal mengusung Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto) menjadi calon presiden? “Mungkin kader atau orang di luar partai menginginkan itu, tapi bagi kami di kepengurusan belum memikirkan itu,” katanya.

Namun fokusnya adalah partai itu lolos verifikasi menjadi peserta Pemilu 2019. Namun, apabila ada peluang untuk itu, pengurus akan mempertimbangkannya.

“Ya sekali lagi kita akan berpikir ke sana. Cuma kan kalau ada peluang untuk itu, ada koalisi, apakah kita diajak atau kita yang mengajak demi kebaikan, tentu kita akan pikirkan. Tapi sekali lagi, fokus kita sekarang ini untuk lolos verifikasi,” pungkasnya. (aef)