Pemilih Kalangan Disabilitas di Ciamis, Paling Tinggi di Jawa Barat

Kegiatan Sosialisasi Pemilu bersama pihak media di Kantor KPU Ciamis, Selasa (12/2/2019). Foto: Ferry/Ndn

Ciamis – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ciamis, Dr. Agus Fatah Hidayat, S.Ip, M.Si menyampaikan, bukan orang normal saja yang bisa ikut berpartisifasi dalam pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, serta Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2019, namun untuk penyandang Disabilitas juga bisa ikut serta dalam Pemilu 2019.

“Dari hasil pendataan ada sekitar 4.212 orang disabilitas di Kabupaten Ciamis yang punya hak pilih, diantaranya jumlah tersebut dari berbagai kalangan disabilitas, baik itu Tuna Rungu, Tuna Wicara hingga Tuna Grahita,” Kata Agus Fatah, saat kegiatan sosialisasi bersama awak Media Ciamis di Aula KPU Ciamis, Selasa (12/2/2019).

Agus menjelaskan, Tuna Grahita itu adalah salah satu jenis Disabilitas yang kemampuan otaknya terbatas. Itu tidak dianggap sebagai orang cacat permanen.

“Jadi ingatanya yang kadang benar dan kadang tidak, itu bisa memilih nanti di Pemilu 2019. Bukan orang gila yang ada di jalanan suruh milih,” jelasnya.

Menurut Agus,  bila ada kategori Gila di satu keluarga itu harus ada keterangan dari dokter. Kadang juga ada keluarga yang berbicara jangan dimasukan, karena takut. Makanya dalam pendataan, bila ada keluarganya yang gila boleh dimasukan sebagai pemilih, karena masih bisa dimasukan.

“Untuk tingkat pemilih Disabilitas, Kabupaten Ciamis merupakan tertinggi di Jawa Barat, dan untuk di Kecamatan yang paling banyak yaitu di Kecamatan Pamarican dan Cipaku. Ini sangat luar biasa sekali, karena baru kali ini Ciamis menjadi Kabupaten tertinggi pemilih disabilitas,” pungkasnya. (Ferry/NolDuanews)