Pengurus HMI Cabang Ciamis Periode 2018-2019 Dilantik

0
69 views
Prosesi Pelantikan HMI Cabang Ciamis Periode 2018-2019 di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Rabu, (6/2/2019). Foto: Ferry/Ndn

CIAMIS – Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Korps HMI Wati (Kohati) Cabang Ciamis Periode 2018-2019 akhirnya dilantik, Rabu (6/2/2019) di Gedung Aula Dinas Pendidikan Ciamis.

Dalam pelantikan tersebut mengusung tema HMI Profetik Memperkuat Nilai-Nilai Kemanusiaan dalam Bingkai Politik Kebangsaan.

Dalam pelantikan ini juga turut hadir, Ketua Badkho HMI Jabar Khoirul Anam, Ketua KNPI Ciamis Tohirin, Ketua PWI Ciamis Deni Hamdani, serta anggota kehormatan PWI Ciamis, Anjar Asmara serta para Alumni HMI.

Ketua Umum HMI Cabang Ciamis, Hernawan mengatakan, At-Turots wal-Tajdid telah memperlihatkan karakter Hasan Hanafi sebagai pemikir yang memiliki kesadaran  tinggi  terhadap kondisi umat Islam, sekaligus warisan-warisan intelektualnya. Kesadaran tersebut jugalah yang mewarnai brand pemikirannya, kiri Islam dengan kekhasan makna Teologi pembebasan.

“Hal ini sejalan dengan Garis Haluan Perkaderan HMI Cabang Ciamis yang ingin berusaha menjaga tradisi-tradisi yang sarat akan intelektual, yang tentunya di topang dengan nilai-nilai spritual sebagaimana yang telah disematkan para pendahulu kita dalam nilai dasar perjuangan HMI. Tradisi-tradisi yang berhasil melahirkan guru-guru bangsa seperti Lafran Pane, Nurcholis Madjid, Agus Salim, Azyumardi Azra, Mahfud MD dan banyak lagi, tersebar diberbagai rabah pengabdian,” katanya.

Akan tetapi, lanjut Hernawan, tidak bisa dipungkiri pada sisi lain kebudayaan modern telah banyak menghegemoni kehidupan umat Islam yang di dalamnya ada HMI. Sehingga banyaknya umat Islam terutama pemuda yang kehilangan pijakan karena terlalu menelan mentah-mentah arus modernisasi, gaya hidup millineal, cita-cita yang tersusupi Revolusi Induatri 4.0.

“Oleh sebab itu, kebudayaan modern juga perlu diperlakukan dengan tepat melalui program kedua, mawqifuna min al-turats al-gharbi atau dalam istilah yang lebih populer al-ahdu biljadidil aslah,” ucapnya.

Hernawan menambahkan, dalam proyek besarnya membela hak-hak umat Islam. Hasan Hanafi memberikan  titik  tekan kepada permasalahan realitas sosial seperti ketertindasan ekonomi, status quo, penjajahan struktural, hegemoni budaya dan lebel dunia ketiga yang negara modern sematkan kepada negara-negara selainnya.

“Hal ini sejalan dengan Arah gerakan yang dicita-citakan oleh khususnya HMI Cabang Ciamis di ranah sosial. Yaitu mewujudkan masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah SWT,” pungkasnya. (Ferry/nolduanews)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here