PENYAKIT TAK KUNJUNG SEMBUH, KARLI BERHARAP BANTUAN PEMERINTAH

by

PANGANDARAN  – Sudah hampir satu tahun lebih Karli (65) warga Dusun Ciseumpu Rt 09/03 Desa Ciparanti, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, menderita penyakit lambung yang sudah kronis dan tak kunjung sembuh, Padahal, kakek beranak 5 itu sudah berobat kemana-mana baik itu berobat dikampung maupun berobat ke dokter namun hasilnya nihil. 

Saat ditemui Kakek bercucu 7 itu dirumahnya, Karli tampak sedang duduk dengan wajah lesu disebuah gubuk berukuran 3×3 meter tepat dibelakang rumahnya, Kondisi rumah Karli pun sangat tidak layak untuk dihuni. 

” Kata Dokter penyakit saya itu lambung yang sudah kronis, bahkan kalau malam hari perut saya sakit banget seperti ditusuk-tusuk jarum,” ujar. Karli belum lama ini.

Karli mengaku sudah berobat ke beberapa Dokter termasuk Dr Dadang di Legok Jawa dan Dr Tatang di Pangandaran, namun tidak ada hasil yang baik untuk menyembuhkan penyakit tersebut.” Saya sudah tidak mampu berobat lagi karena tidak punya biaya, saya berharap pemerintah pangandaran bisa membantu karena saya pengen berobat dan sembuh,” harap Karli.

Menurut Odah (70) istri Karli, menambahkan biaya berobat kedokter cukup mahal, sedangkan penghasilan sehari-hari sangat minim,” Buat biaya berobat bapak (suami) saja gak bakalan cukup” tambahnya.

” Untuk biaya makan sehari-hari, saya bekerja sebagai buruh ngored dengan bayaran Rp 20 ribu itupun kalau ada yang menyuruh, selain itu, saya juga bikin sapu lidi. dalam sehari cuma dapat 4 ikat dengan harga seribu rupiah, ” aku Odah yang terlihat meneteskan air mata.

Untuk mencukup biaya hidup, Odah setiap hari jumat berjualan pecel dengan berkeliling kampung atau kemesjid-mesjid yang ada pengajiannya,” Alhamdulilah walaupun hasilnya tidak, tapi setidaknya saya bisa bantu-bantu suami, karena sejak sakit dia (Suami) tidak bisa bekerja lagi,” katanya.

” Hasil yang didapat dari jualan pecel paling besar Rp 20-30 ribu saja, bantuan yang kami terima diantaranya, Raskin sebanyak 3 kg, pernah menerima BLT sebesar Rp 300 ribu sebanyak 3 kali, ” beber Odah.

Ditempat terpisah, Sudin Ketua RT 09/03 mengaku pihaknya pernah membantu warganya itu yang tergolong tidak mampu,” Dulu sewaktu atap rumahnya rusak, saya dan warga lainnya bantu memperbaikinya, kondisi rumah Karli memang tidak layak huni,” cetusnya.

” Dia (Karli) hampir satu tahun tidak bisa kerja dikarenakan sakit, kami juga berharap pemerintah terkait yakni Dinas Kesehatan peduli dengan warganya yang tidak mampu berobat karena tidak punya biaya,” pungkasnya. (Andri/NDNEWSCOM)

One thought on “PENYAKIT TAK KUNJUNG SEMBUH, KARLI BERHARAP BANTUAN PEMERINTAH

Leave a Reply

Your email address will not be published.