Connect with us

Berita

Peringati Milad dan Haul, Al Ma’soem Grup Khitan 140 Anak Kurang Mampu se Priangan Timur

Published

on

Anak peserta khitanan massal Al Ma’soem Grup meronta saat petugas medis mengkhitannya. (Foto:Aminullah/NDNews)

SUMEDANG – Muhammad Khadafi (12) menjerit meronta-ronta dalam dekapan sang ayah, Budi Kusnadi (48) saat jarum suntik menusuk bagian kemaluannya.

Tiga orang berpakaian putih-putih mencoba menenangkan. “Gak sakit, ga sakit, lebih sakit digigit semut, tahan ya tahan sebentar lagi,” ujar salah seorang dokter khitan menenangkan di salah satu ruang kelas yang disulap menjadi ruangan khitan di kompleks Dom AMIK Al Ma’soem, Jatinangor, Sumedang kemarin (16/7).

Khadafi yang tengah merintih kesakitan ini tengah dikhitan tim medis program khitanan massal yang digelar Al Ma’soem Group dalam rangka Milad ke-44; sekaligus Haul ke-16 pendiri Al Ma’soem Group, H Ma’soem; Haul ke-9 Hj Aisyah; dan Haul ke-3 H Nanang Iskandar Ma’soem.

“Alhamdulillah bisa ikut program khitanan massal gratis Al Ma’soem. Tentunya ini meringankan beban kami karena tidak harus mengeluarkan biaya untuk khitanan anak saya. Terima kasih Al Ma’soem,” ucap ibunda Khadafi, Yayah Komariah (42).

Sementara, Humas Al Ma’soem Group Ayi Mirazul Muminin, S. Kom mengatakan, khitanan massal yang diikuti 140 peserta se Priangan Timur, merupakan bagian rangkaian kegiatan yang digelar Al Ma’soem Group dalam rangka Milad, Haul, dan juga silaturahmi Idul Fitri.

“Selain khitanan massal, Al Ma’soem Group juga memberikan santuan kepada 750 kaum dhuafa dari 13 panti asuhan se Priangan Timur,” katanya.
Selain khitanan massal dan pemberian santunan kepada kaum dhuafa, kata dia, juga dilaksanakan kegiatan donor darah dan pengobatan gratis.

“Acara pokoknya itu haul dan milad. Untuk silaturahmi Idul Fitri 1438 H pada hari Senin (16/7) besok, Insya Allah diisi tabligh akbar dengan pemateri KH Muhammad Cholil Nafis (Ketua Komisi Fatwa MUI),” katanya. (Aminullah/Nolduanews.com)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita

Ribuan Warga Sambut Bupati Ciamis Terpilih

Published

on

Dr. H. Herdiat Sunarya disambut ribuan masyarakat saat menuju Pendopo Bupati Ciamis, Sabtu (20/4/2019). Foto: Ayu/Nolduanews

Ciamis – Ribuan warga dari berbagai pelosok di Ciamis memadati jalan di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman sampai Pendopo Ciamis. Mereka berasal dari berbagai lapisan yang dengan sukarela datang untuk menyambut Bupati dan Wakil Bupati Herdiat Sunarya – Yana D Putra yang sudah dilantik Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Sabtu (20/4/2019).

Antusiasme masyarakat ini bukannya tanpa alasan. Sejak ditetapkan menjadi Bupati terpilih, sampai pelantikan harus menunggu sampai 10 bulan. Kemudian adanya penundaan pelantikan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dari jadwal semula 7 April 2019.

Setelah dicegat, Bupati Ciamis Herdiat didampingi Wakil Bupati Ciamis Yana D Putra langsung turun dari mobil. Kemudian berjalan sambil bersalaman dengan warga yang sudah berjajar di pinggir jalan hingga Pendopo.

Di halaman Pendopo, disambut dengan shalawat dan kesenian genjring ronyok. Selanjutnya dilaksanakan upacara penyambutan dan ucapan selamat dari para tokoh dan pejabat di Ciamis.

“Alhamdulillah, Ciamis sudah punya Bupati baru, sengaja datang ke Pendopo selain sebagai relawan juga ingin mengucapkan selamat kepada beliau, meski hanya bisa bersalaman singkat, nunggu lumayan lama sejak siang,” kata salah seorang warga Ciamis Nani.

Selain Nani ribuan warga pun berbondong – bondong datang hanya untuk menyambut kedatangan Bupati terpilih. Bahkan berbagai organisasi profesi maupun komunitas turut memadati pendopo.

Pantauan Nolduanews terlihat ibu – ibu yang tergabung dalam IGTKI, PGRI, IGORA dan komunitas lainnya.

Wina salah seorang guru TK mengaku senang bisa menyambut Bupati Terpilih. Dia dan rekan – rekannya berjejer di pinggir jalan, bernyanyi dan mengucapkan yel – yel menyambut bupati baru.

“Meskipun harus menunggu lama tidak masalah yang penting bisa ketemu langsung dengan Pak Herdiat dan Pak Yana,” pungkasnya. (Ayu/Nolduanews)

Continue Reading

Berita

Rumah Warga Terbakar, Babinsa Padaherang Sigap Padamkan Api

Published

on

Kebakaran rumah milik Agus Setiawan (63) warga Dusun Purwasari RT 21 RW 07 Desa Paledah Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran, Jumat (19/4/2019).

Pangandaran РDiduga karena konsleting listrik rumah milik Agus Setiawan (63) warga Dusun Purwasari RT 21 RW 07 Desa Paledah Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran ludes terbakar, Jumat (19/4/2019).

Menurut warga sekitar kejadian berawal dari terciumnya bau hangus yang kuat. Sehingga warga pun memutuskan untuk mencari sumber bau hangus tersebut.

“Saat sedang bekerja tiba – tiba tercium bau hangus, bersama warga yang lain kita mencari asal bau tersebut dan ternyata sumbernya berasal dari rumah Bapak Agus yang terbakar,” ujar warga yang namanya enggan disebutkan.

Babinsa Koramil 1318 Padaherang Serda Ujang Setiawan bersama warga bergotong royong memadamkan kebakaran rumah agus di Padaherang, Jumat (19/4). Foto: Ayu/Nolduanews

Hal senada diungkapkan oleh Babinsa Koramil 1318 Padaherang Serda Ujang Setiawan.

“Setelah menerima laporan dari warga langsung menuju lokasi dan bersama – sama warga bergotong royong memadamkan api dengan alat seadanya. Selang beberapa menit kemudian api berhasil dipadamkan,” ungkapnya.

Dikatakan Ujang tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran tersebut namun kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta.

“Saat ini korban bersama keluarga tinggal sementara di rumah kerabatnya,” pungkasnya. (Ayu/Nolduanews)

Continue Reading

Berita

Di TPS 11 Bolenglang Ciamis Usai Nyoblos Warga Dapat Sekantong Cabe

Published

on

Ciamis – Selalu ada ide kreatif yang dilakukan petugas TPS guna menarik partisipasi warga untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). Seperti yang dilakukan di TPS 11 Lingkungan Bolenglang, Kelurahan Kertasari, Ciamis yang membagikan sekantong cabai rawit bagi setiap warga yang telah menyalurkan hak pilihnya.

Ketua KPPS TPS 11 Irwan mengatakan cinderamata berupa sebungkus cabai ini untuk memotivasi masyarakat agar mau bercocok tanam meskipun dengan memanfaatkan lahan yang sempit sekalipun.

Irwan mengaku cabai rawit meskipun sederhana namun harus ada di setiap rumah. Dengan membagikan cabai rawit ini sekaligus sosialisasi kepada warga untuk ikut menanam. Karena penanaman mudah dan perawatannya mudah.

“Cabai rawit yang dibagikan ini semua hasil kebun dari petani binaan saya, berhubung saya bergerak di bidang pertanian. Sekarang ada momen Pemilu, hasil panen banyak jadi sekaligus berbagi,” ucapnya.

Menurut Irwan, ia menyediakan ratusan kantong ukuran kecil cabai rawit, dengan jumlah lebih dari jumlah pemilih. Warga sangat antusias dengan adanya cinderamata tersebut. Setiap warga rata-rata mengambil 1-2 kantong, namun ada juga yang sampai 3 hingga 5 kantong.

“Jumlah daftar pemilih di TPS ini 219 orang, jumlah cabai yang disediakan banyak lebih dari jumlah pemilih, jadi cukup untuk semua kebagian,” katanya.

Sementara itu, salah seorang warga, Cece Rukmana mengaku baru kali ini ada habis nyoblos dapat cinderamata berupa sekantong cabai rawit.

“Unik dan bermanfaat tentunya. Lumayanlah dapat cabe buat masak di rumah,” pungkasnya. (Ayu/Nolduanews)

Continue Reading

Trending

%d bloggers like this: