Polisi Ciamis Amankan 6 Orang Pria, 3 Diantaranya Oknum Wartawan

by -1,927 views

Ciamis – Terbukti melalukan pemerasan terhadap pengusaha home industri bolu di Imbanagara, jajaran Satreskrim Polres Ciamis dan Polsek Ciamis mengamankan 3 orang warga dan 3 oknum yang mengaku berprofesi wartawan.

Dalam konfrensi persnya Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso menuturkan berdasarkan hasil pemeriksaan, modus yang dilakukan pelaku mendatangi korban. Lalu menakut – nakuti korban bila pelanggaran yang dilakukan oleh home industri bolu yang dijalaninya akan diberitakan bila tidak ditertibkan. Sehingga polisi dan masyarakat akan mengetahuinya. Diketahui pelanggaran yang dilakukan pengusaha itu menggunakan elpiji 3 kilogram dalam proses produksinya.

“Keenam orang ini melakukan pemerasan kepada korban memberikan uang Rp 2 juta. Kemudian dibagi ke seluruh yang terlibat,” ujar Bismo di Mapolres Ciamis, Senin (3/5/2019).

Menurut Bismo keenam pelaku ini tiga diantaranya dari unsur warga sedangkan tiga orang lagi oknum media.

Lebih jauh Bismo menuturkan kejadiannya pada Kamis lalu. Pihaknya mendapat komplain dari warga mengadukan adanya oknum tersebut yang datang, melakukan pemerasan. Kemudian aparat kepolisian menindaklanjuti aduan tersebut.

“Para pelaku mendatangi home industri bolu karena dalam produksinya menggunakan tabung gas 3 kilogram. Kemudian menginformasikan kalau tidak ditertibkan maka diliput,” terangnya.

Setelah meminta dan menerima uang Rp 2 juta ungkap Bismo, pada malam harinya pelaku kembali menghubungi korban dan mengatakan bahwa jumlah tersebut masih kurang untuk urus-urus yang lainnya.

“Jadi permintaan awal Rp 2 juta, setelah diberikan malamnya nelpon lagi. Kalau urus-urus ke Polisi gimana. Korban takut diliput media,” paparnya.

Saat ini polisi telah mengamankan barang bukti berupa Id card, sejumlah uang dan handphone. Pelaku dijerat dengan pasal 369 KUHPidana tentang pemerasan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

“Kami tetap akan memproses kasus ini karena masyarakat yang menjadi korban. Pelaku tersebut pun tetap dilakukan penahanan,” tegas Bismo.

Terkait kasus tersebut Bismo memghimbau kepada pengusaha agar jangan takut apabila didatangi media. Cek dulu identitas, maksud dan tujuannya.

“Kalau ada media yang mau meliput cek dulu identitas, dan maksud kedatangannya. Pengusaha juga harus tertib administrasi, perizinan dan lainnya,” pungkasnya. (ayu/nolduanews)

Leave a Reply

Your email address will not be published.