PWI Jawa Barat Desak PWI Pusat Ajukan Mosi Tidak Percaya Atas Kepemimpinan Ketua Dewan Pers

0
1 views

BANDUNG – Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat mendesak PWI Pusat mengajukan MOSI TIDAK PERCAYA atas kepimpinan Ketua Dewan Pers, Yoseph Adi Prasetyo.

Yoseph dianggap mencederai sejarah
insan Pers dengan hasrat mengubah tanggal peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 9 Februari yang ditetapkan melalui Keputusan Presiden RI Nomor 5 tahun 1985 tanggal 23 Januari 1985.

Hari Pers Nasional (HPN) saat ini disandarkan pada lahirnya organisasi wartawan tertua dan terbesar di Indonesia yakni Persatuan Wartawan Indonesia yang lahir 9 Februari 1946.

“Sikap Dewan Pers yang mengakomodasi hasrat beberapa gelintir pihak untuk membahas perubahan tanggal peringatan Hari Pers Nasional (HPN) melalui sebuah rapat di Jakarta 18 April 2018 adalah sebuah upaya meninggalkan sejarah pers dan menutup mata bahkan berupaya menghapus sejarah perjuangan pers yang menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia” tegas Ketua PWI Jabar, H. Mirza Zulhadi.

Sambung Mirza, Entah dengan niatan apa, beberapa pihak begitu menggebu ingin mengubah tanggal peringatan Hari Pers Nasional 9 Februari yang ditetapkan melalui Keputusan Presiden RI Nomor 5 tahun 1985 tanggal 23 Januari 1985.

Karenanya kata Mirza, pihaknya mendesak PWI Pusat untuk melakukan beberapa langkah, diantaranya melakukan mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan Ketua Dewan Pers, Yoseph Adi Prasetyo.

Hal lainnya, kata Mirza, PWI Jabar mendesak Dewan Pers untuk tidak berusaha mengutak-atik tanggal peringatan Hari Pers Nasional yang jatuh setiap tanggal 9 Februari.

“Agenda mengubah tanggal peringatan Hari Pers Nasional hanya akan membuat kegaduhan dan menghabiskan energi tak berguna dan berpotensi membahayakan persatuan dan kesatuan pers nasional” Katanya.

Sementara ketua PWI Ciamis, Banjar dan Pangandaran, Anjar Asmara
menyesalkan Dewan Pers yang cenderung sepakat untuk mengubah tanggal peringatan Hari Pers Nasional karena ada usulan dari beberapa lembaga wartawan yang jumlah anggotanya tidak sebanding dengan keanggotaan PWI di Indonesia yg kepengurusannya dari sabang sampai meurauke.

“PWI Ciamis Banjar Pangandaran mendesak Dewan Pers untuk menghormati sejarah Hari Pers Nasional dan tidak mengangkangi Keputusan Presiden RI Nomor 5 tahun 1985 tanggal 23 Januari 1985” katanya. (Aep Saepulloh/Nolduanews)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here