Ratusan Siswa SD di Ciamis Ikuti Lomba OSN Tingkat Kabupaten

by
Kepalan Dinas Pendidikan H. Wawan AS. Arifin mengawasi kegiatan Olimpiade Sains Nasional (OSN) jenjang Sekolah Dasar tingkat Kabupaten Ciamis di SD Negeri 1 Cijeungjing, Sabtu (16/3). Foto: Ferry/Nolduanews

CIAMIS – Sebanyak 297 siswa/siswi Sekolah Dasar (SD) dari 27 Kecamatan se Kabupaten Ciamis, mengikuti kegiatan Olimpiade Sains Nasional (OSN) jenjang Sekolah Dasar tingkat Kabupaten Ciamis, Sabtu (16/3) di SD Negeri 1 Cijeungjing, Kabupaten Ciamis.

Kegiatan tersebut mengusung tema Olimpiade Sains Nasional Mewujudkan Generasi Kompetitif, Berkarakter, Berkualitas dan Adaptif terhadap perubahan.

Kabid. Pendidikan Dasar H. Jajang berfoto bersama Kasi Peserta Didik Deni, S.Pd pada kegiatan OSN Tingkat Kabupaten Ciamis, Sabtu (16/3/2019). Foto: Ferry/Nolduanews

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, H. Jajang mengatakan, tujuan kegiatan OSN ini yaitu menyediakan wahana bagi peserta didik SD, untuk mengembangkan bakat do bidang Matematika dan IPA. Sehingga peserta didik dapat berkreasi, terampil, memecahkan masalah, dan mampu mengembangkan aspek kepribadiaanya.

“Selain itu juga untuk memotivasi peserta didik agar selalu meningkatkan kemampuan spiritual, emosional, dan intelektual berdasarkan norma dan tata nilai yang baik,” katanya.

Jajang menyampaikan, dalam kegiatan OSN ini diikuti sebanyak 297 peserta dari SD se Kabupaten Ciamis. Sedangkan untuk lomba yang dipertandingkan sebanyak 6 mata lomba yaitu, Olimpiade Sains Nasional (OSN) diikuti sebanyak 162 orang, Lomba Menulis Cerpen 27 orang, Lomba Baca Puisi 27 orang, Lomba Cipta Pantun 27 orang, Lomba Cipta Syair 27 orang, dan Lomba mendongeng 27 orang.

“Bidang pelajaran Matematika dan IPA itu, tidak terikat dan tidak mengacu pada panduan kurikulum 2013 (Kurtilas). Makanya, untuk Matematika harus banyak membaca dari beberapa sumber. Sedangkan untuk soal Sains saat ini, itu sangat sulit,” ucapnya.

Jajang menambahkan, kegiatan Olimpiade Sains Nasional ini dapat memberikan keilmuan diluar panduan Kurtilas, baik itu kepada siswa maupun guru pengajar. Karena saat ini, kelemahan Ciamis itu adalah bidang Matematika dan IPA.

“Bagi peserta yang nanti keluar sebagai juara pertama, akan kembali ditandingkan di tingkat Provinsi pada tanggal 28 Maret 2019 di Lembang, Bandung. Mudah-mudahan nanti, OSN tingkat Provinsi bisa masuk 5 besar, sehingga bisa mengharumkan Kabupaten Ciamis,” pungkasnya. (Ferry/Nolduanews.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published.