Rujak Uleg Makanan Khas Ciamis

by -81 views

CIAMIS – Rujak Tumbuk atau biasa disebut Rujak Bebek atau juga sering disebut Rujak Uleg merupakan makanan khas kampung di Jawa Barat, rujak yang terbuat dari buah-buahan segar berupa Jambu Merah, Jambu Biji, Bengkoang, Mangga dan buah segar lainnya ini mampu menggoyang lidah, terlebih bumbunya yang pedas ini mampu menghilangkan stres di Kepala karena seharian bekerja.

Walaupun Rujak Bebek ini makanan khas Kampung, akan tetapi makanan ini banyak dicari di perkotaan. Seperti halnya di Kota Ciamis, banyak warga Kota Ciamis yang mengidolakan makanan pedas asam ini.

Salah satu warga Kelurahan Kertasari, Kecamatan Ciamis, Dedi mengatakan, Rujak Bebek ini mempunyai ciri khas tersendiri. Pembuatannya juga unik, dengan cara di ulek menggunakan dulang dan halu kecil, jadi bumbu-bumbu rujak tercampur merata dengan buah-buahan segar yang asam, manis dan kesat.

“Saya memang suka sekali dengan rujak bebek, apalagi kalau dimakannya di siang hari. Bisa menjadi obat penghilang stres dan ngantuk, mata langsung ceunghar karena pedas dan asamnya berasa banget,” katanya.

Sementara itu, salah satu pedagang Rujak Bebek di seputar Kota Ciamis, Ahmad Yusuf mengatakan, rujak bebek ini memang makanan khas kampung. Tetapi, di Kota juga banyak yang suka dengan rujak bebek ini.

“Kalau pedagang rujak bebek itu berbeda dengan pedagang rujak biasa, kalau pedagang rujak bebek itu membawa daganganya dengan cara ditanggung, dan pembuatannya pun dadakan dengan cara di ulek di dulang kecil, jadi pembeli bisa melihat langsung pembuatannya dan juga bisa pesen tingkat kepedasannya sendiri,” katanya.

Setiap harinya, Ahmad sering berkeliling di seputaran Kota Ciamis dengan berjalan kaki dan menanggung barang dagangan. Dirinya mulai berjualan dari pukul 9 pagi sampai pukul 5 sore, pendapatan hasil jualan rujak bebek setiap harinya bisa mencapai Rp. 200 ribu sampai Rp. 250 ribu tergantung keramaiannya.

“Kalau pendapatan tidak menentu setiap harinya, kadang Rp. 200 ribu, Rp. 250 ribu. Kadang juga hanya Rp. 50 ribu. Tetapi seberapa pun hasilnya saya tetap bersyukur, karena itu rezeki dari Alloh SWT,” pungkasnya.

Ahmad yang merupakan warga Kabupaten Tasikmalaya ini baru 2 tahun menekuni jualan rujak bebek di Kota Ciamis, dia memiliki resep rujak tersebut dari temannya yang sama-sama berjualan rujak bebek.

“Awalnya saya belajar dari teman cara membuat rujak, pertama saya buat rujak teman saya yang mencicipi rujak hasil buatan saya, dan katanya enak, jadi saya waktu itu optimis dan langsung jualan, dan alhamdulilah banyak yang suka,” pungkasnya. (Ferry/Nolduanews)

Leave a Reply

Your email address will not be published.