Sandiaga Uno Ajak Masyarakat Ciamis Untuk Kampanye Jujur dan Adil Tidak Menyebarkan Hoax

0
5 views

CIAMIS – Calon Wakil Presiden nomor urut 2 Sandiaga Salahudin Uno mendatangi Rumah Sandiuno Indonesia (RSI) yang ke 8 di Kabupaten Ciamis, tepatnya di kediaman H. Wikky Hendawan, SH, di Jalan Jendral Sudirman Ciamis, Senin (15/10/2018).

Dalam kedatanganya, Sandiga Uno didampingi Zulkifli Hasan Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) serta disambut meriah oleh tokoh masyarakat serta kalangan ibu-ibu tatar Galuh Ciamis.

H. Wikky Hendawan SH, Ketua RSI Jawa Barat menyampaikan, alhamdulilah untuk Rumah Sandiuno Indonesia (RSI) untuk Jawa Barat sudah terbentuk di 8 Kabupaten/Kota. Mudah-mudahan di akhir bulan ini 27 Kabupaten/kota di Jawa Barat bisa segera terbentuk.

“Target kita di Jawa Barat untuk Prabowo-Sandiaga Uno bisa mencapai 65 persen, dan insya alloh bisa menang,” katanya.

Sementara itu, calon wakil Presiden nomor urut 2 Sandiaga Salahudin Uno mengatakan, Rumah Sandiuno Indonesia (RSI) di Kabupaten Ciamis ini merupakan RSI yang ke 8. Insya alloh nanti akhir bulan ini 27 RSI dibentuk di Kabupaten/kota se Jawa Barat.

Dihadaoan, ratusan Ibu-ibu, Tokoh masyarakat, serta para ulama Kabupaten Ciamis. Sandi menjanjikan akan membenahi bidang ekonomi khususnya kebutuhan bagi kalangan ibu-ibu, yang saat ini mengalami kesulitan ekonomi

“Saat ini harga-harga belanja bagi Emak-Emak (Ibu-Ibu) naik, seperti sembako, listrik dan biaya lainya. Pada kepemimpinan Prabowo-Sandi, insya alloh harga kebutuhan pokok  bagi Emak-Emak bisa terjangkau, karena nanti kami akan kelola ekonomi dengan baik,” ucapnya.

Sandi menambahkan, minimnya lapangan kerja untuk kaum milineal yang saat ini sulit bekerja, dan banyak kaum milineal yang mengganggur. Prabowo-Sandi akan berjuang dengan keras, agar kaum milineal bisa bekerja dan berwirausaha dengan mudah.

“Nanti program-program seperti oke oce yang sudah diterapkan di DKI Jakarta akan kita dorong seluas-luasnya. Di Ciamis ini lapangan kerja bisa didapat semudah-mudahnya, kalau kita tidak bisa nanti kita akan buka usaha dan berwirausaha agar menjadi ukm yang berkembang,” ujarnya.

Sandi menginginkan, agar masyarakat dan relawan untuk berkampanye di medsos sesuai aturan jangan menyampaikan informasi atau berita yang hoax, informasi yang diberikan harus valid.

“Pastikan apa yang akan kita share itu tervalidasi dan terverifikasi, pastikan juga apa yang kita sampaikan bisa memberikan manfaat kepada orang lain, jangan sampai memberikan hoax, lebih baik menyampaikan terlambat tapi benar faktanya dari pada cepat-cepat tapi hoax atau bohong,” pungkasnya. (Ferry/Nolduanews)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here