Sejumlah Wartawan Diusir Saat Liputan Wisuda Stikes Muhammadiyah Ciamis

by -39 views
Aep Saepulloh, Ketua Bidang Advokasi dan Hukum PWI Ciamis

CIAMIS-Sejumlah wartawan yang meliput kegiatan Wisuda Stikes Muhammadiyah Ciamis yang digelar di Islamic Center Selasa (10/10) merasa dikecewakan dengan dilarangnya meliput kegiatan tersebut.

“Saat saya meliput dan akan mengambil gambar tapi malah dilarang oleh salah seorang panitia dan malah menggiring saya keluar,” kata salah seorang pewarta Ayu Yuliana.

Ayu mengatakan sesuai dengan etika dan aturan yang ada pihaknya sudah meminta izin untuk masuk ke lokasi dan meliput kegiatan wisuda tersebut.

“Namun karena sikap panitia seperti itu akhirnya kami hengkang dari kegiatan tersebut,” imbuhnya.

Senada dengan Ayu, pewarta lainnya Pepi Irawan juga mempertanyakan keterbukaan publik.

“Dalam sebuah momen penting seperti ini apalagi menghadirkan seorang kepala daerah patut dipertanyakan. Wartawan datang itu karena ren giat dari humas tapi kenapa ketika kita akan meliput ko bisa dilarang apa alasannya ? apakah Stikes mengadakan kampanye tertutup ?” ujarnya.

Menurut Divisi Advokasi PWI Perwakilan Ciamis, Banjar dan Pangandaran Aep Saepulloh sangat menyayangkan adanya pelarangan tersebut. Sesuai dengan Undang-undang pers pasal 4 ayat 2 dan 3 setiap orang yang dengan sengaja melakukan tindakan yang dapat menghambat atau menghalangi upaya media untuk mencari dan mengolah informasi dapat dipidanakan dalam pidana kurungan selama 2 tahun atau denda paling banyak Rp.500 juta.

“Ini ketentuan yang diatur dalam undang-undang pers. Alasannya apa sampai tidak bisa meliput, didalamnya ada apa?,” tanyanya.

Aep mempertanyakan, sebetulnya ada agenda apa di wisuda STIKES Muhammadiyah, sehingga tidak boleh diliput media. Justru wartawan makin penasaran dengan pengusiran itu.

“Jangan jangan ada hal yang disembunyikan dari publik” tegas Aep.

Dikatakan Aep, pihaknya mengharapkan kejadian ini agar tidak terulang kembali.

Sementara itu, Humas Kegiatan Wisuda Stikes Muhammadiyah Ciamis Cecep mengakui adanya permasalahan tersebut, namun menurutnya itu hanya kesalahpahaman dan meminta maaf atas kejadian tersebut. Cecep beralasan personal panitia tersebut tidak mengikuti rapat teknis kepanitian.

“Personal panitia yang melarang meliput kemungkinan tidak mengikuti rapat teknis. Namun apapun itu atas nama panitia saya memohon maaf atas kejadian ini,” pungkasnya. (Rey/NDNews.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published.