Semprong Pamokolan Ciamis, Makanan Khas Peninggalan Karuhun

by -

Rahmat (50) saat mengepak Semprong Pamokolan Ciamis hasil produksinya, di kampung Pamokolan Desa Pamokolan Kecamatan Cihaurbeuti Ciamis (Foto : Aep Saepulloh)

 

Ciamis – Makanan ringan Semprong produksi warga pamokolan Cihaurbeuti Ciamis menjadi makanan khas Ciamis yang di produksi sejak puluhan tahun silam.Di kampung ini setidaknya terdapat 10 pengrajin semprong generasi ketiga.

Salah seorang pengrajin, Rahmat (50) mengungkapkan, dirinya adalah generasi ketiga dari eyang buyutnya yang memprodusi makanan ringan jenis semprong ini. Ia sendiri tidak tahu kapan pertama kali semprong Pamokolan diproduksi eyangnya.

“Sebelum saya lahir (tahun 1970) semprong pamokolan sudah diproduksi. Eyang saya sudah sudah memulainya dari dulu” ujar Rahmat.

Semprong Pamokolan Ciamis ini kata Rahmat dijual hingga sumatera dan Kalimantan termasuk memenuhi pasar lokal priangan timur dan pulau Jawa.

Dalam seminggu ia memproduksi semprong hingga 300 bal. harga untuk satu Bal semprong Rp. 40.000,-. Pembeli biasanya datang mengambil barang ke rumah produksinya.

“Pasar semprong ini sangat luas. Pembeli langsung datang mengambil barang yang sudah dipesan. Mereka biasanya memasarkan di daerah Priangan dan Jawa” ujar Rahmat.

Seprong Pamokolan Cihaurbeuti memiliki rasa yang cukup manis dan sangat renyah dengan rasa khas kacang. Terbuat dari Gula putih, tepung tapioka, tepung terigu, kacang dan telur. Semuanya diolah secara teliti hingga menghasilkan warna, rasa dan bentuk yang unik. Sehingga bagi yang mencicipinya akan menghasilkan kenikmatan yang luar biasa.

Semprong seringkali dijadikan makanan ringan dan oleh – oleh khas Ciamis bagi mereka yang tinggal diluar kota. Bahkan dijadikan makanan khas masyarakat pada berbagai perayaan hari besar dan hajatan. (Aep Saepulloh/Nolduanews)