Soal Minimarket Dekat RSUD, Desperindag Ciamis Mengaku Kecolongan

Minimarket berdiri megah di dekat RSUD Ciamis

CIAMIS – Terkait adanya Minimarket yang berada di Lingkungan Pabuaran, Kecamatan Ciamis tepatnya di Jalan Murod Idris Kabupaten Ciamis, 50 meter arah timur RSUD Ciamis, yang saat ini meresahkan warga. Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Disperindag Kabupaten Ciamis Dase Fadil, saat dihubungi melalui sambungan telepon pada Rabu (2/1/2019) mengaku, tidak adanya kordinasi dan rekomendasi dari pihak pemohon kepada Disperindag Kabupaten Ciamis.

Pihaknya juga tidak mengeluarkan rekomendasi apapun terkait pendirian Minimarket tersebut. Dimana, mendirikan Minimarket tersebut sudah tidak ada kuota yang tersedia di Kabupaten  Ciamis.

“Perlu diketahui bahwa Disperindag itu punya kewenangan, ketika ada pendirian Toko Modern atau Minimarket. Karena, harus ada ketentuanya kuota atau jaraknya, dan jaraknya itu minimal dari pasar tradisional  itu sekitar 500 meter,” ungkapnya.

Dase menyampaikan, pihaknya yang merupakan sebagai Kabid Perdagangan, jika perusahaan tersebut meminta rekomendasi kepadanya. Pihaknya tidak akan memberikan rekomendasi atau izin tersebut. Karena, Kouta Toko Modern di Kabupaten Ciamis saat ini sudah habis.

“Minimarket tersebut saat ini hanya ada Izin Mendirikan Bangunan (IMB) saja, dengan alasan untuk membangun toko klontongan biasa. Tapi kita tidak tahu apa-apa atau surat apapun kepada Disperindag, kalau pendirian sudah jadi, itu tanpa ada rekomendasi dari kami,” Ucapnya.

Dase mengaku kecolongan, karena pendirian Minimarket tersebut tanpa ada koordinasi. Namun, ia juga tidak punya kewenangan menutup, karena itu kewenangan Satpol PP Kabupaten Ciamis selaku penegak Perda.

“Untuk tindakanya itu bukan di kami tapi di Satpol PP Ciamis, kami hanya melakukan rekomendasi saja, untuk tindakan hanya Satpol PP, ” pungkasnya. (Ferry/Nolduanews)