Sopir Bus Pariwisata Jadi Tersangka

0
14 views

Pangandaran- Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan akhirnya Polres Ciamis menetapkan sopir bus pariwisata DMH Trans nopol D 7540 VC Deni Hidayat (35) sebagai tersangka. Dalam kecelakaan tunggal yang mengakibatkan puluhan penumpang bus mengalami luka berat dan ringan.

Bus Pariwisata DMH Trans nopol D 7540 VC berpenumpang 53 orang dari Yayasan Al Masoem Bandung terguling di jalan menuju Pangandaran tepatnya di Lembah Putri Desa Putrapinggan, Kecamatan Kalipucang, Pangandaran, Jawa Barat, Sabtu pagi (27/10/2018).

Meskipun tidak ada korban jiwa namun 26 penumpang yang terdiri dari siswa dan guru mengalami luka – luka sehingga harus dievakuasi ke RSUD Banjar dan Puskesmas Pangandaran. Rinciannya 3 penumpang menderita luka berat dan 23 lainnya menderita luka ringan.

Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso membenarkan penetapan supir bis sebagai tersangka.

“Sopir ditetapkan sebagai tersangka, karena terbukti lalai hingga menyebabkan kecelakaan tunggal yang mengakibatkan puluhan penumpang mengalami luka-luka,” ucapnya.

Dikatakan Bismo atas kelalaiannya sopir bus dijerat dengan pasal 310 ayat 2 dan 3 undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu lintas dan angkutan jalan dengan ancaman hukuman satu sampai lima tahun penjara.

Diketahui, kronologisnya bus melaju dari arah utara Kalipucang menuju arah selatan Pangandaran. Di tempat Kejadian akan mendahului sepeda motor yang berada di depannya. Dari arah berlawanan datang kendaraan lain, lalu bus tersebut kembali ke jalur kiri jalan.

“Berdasarkan hasil penyelidikan dan keterangan saksi, bus turun ke bahu jalan dan menabarak Kirmir tebing sebelah kiri jalan kemudian oleng terjatuh terguling sehingga bus melintang di jalan,” papar Bismo.

Saat ini bus pariwisata DMH Trans nopol D 7540 VC telah dievakuasi dan diamankan oleh Satlantas Polres Ciamis. Kondisinya mengalami kerusakan cukup parah diseluruh bagian kendaraan. (AY/NDNew)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here