Tekan Angka Kecelakaan, Polres Ciamis Ajak Millenial Peduli Keselamatan Lalu Lintas

0
43 views
Pembacaan Deklarasi Keselamatan Lalu Lintas oleh perwakilan Generasi Millenial bersama jajaran Polres Ciamis, Sabtu (23/2/2019). Foto: Ayu/Ndn

Ciamis – Guna menekan angka kecelakaan lalu lintas yang didominasi kaum millenial Polres Ciamis mengajak para pelajar untuk menjaga keselamatan berlalu lintas. Hal ini dilatarbelakangi oleh kepedulian pihak kepolisian terhadap kaum millenial dengan menggelar acara yang bertajuk Millenial Road Safety Festival.

“Ini kegiatan milenial road safety festival yang merupakan program dari Korlantas Mabes Polri dan dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso disela – sela kegiatan di Alun – alun Ciamis, Sabtu (23/2/2019).

Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso membuka kegiatan start jalan sehat dengan pengibaran bendera Millenial Road Safety Festival, Sabtu (23/2/2019). Foto: Ayu/Ndn
Paskibraka Kab.Ciamis membawa pataka untuk diserahkan kepada Kapolres Ciamis, Sabtu (23/2/2019). Foto: Ayu/Ndn

Menurutnya kegiatan ini tujuannya adalah untuk mengajak kaum milenial khususnya untuk selamat berlalu lintas di jalan raya karena menurut penelitian 60% dari korban yang meninggal dunia di jalan raya itu dari usia milenial antara 17 sampai dengan 35 tahun yang lahirnya tahun 1980 sampai tahun 2000.

“Usia 17 sampai 35 itu termasuk usia produktif makanya jangan sampai mati sia-sia hanya karena faktor kelalaian dalam berkendara,” katanya.

Diungkapkan Bismo acara Puncak di Polda Jabar tanggal 24 Maret sementara acara hari ini jalan sehat dilanjut dengan senam kolosal millenial kemudian ada penyerahan pataka dan deklarasi milenial.

“Selain itu juga ada freestyle, ada penampilan dari band Masterplan dan artis ibu kota Geisha yang mengajak kaum milenial dan semua masyarakat untuk menjaga keselamatan lalu lintas,” terangnya.

Bismo menuturkan ada 4 komponen yang mempengaruhi keselamatan di jalan raya. Pertama dari kondisi kendaraannya, kedua dari jalannya, ketiga dari pengendaranya sendiri dan dari faktor cuaca.

“Untuk itu kita sama-sama harus memperhatikan 4 komponen tersebut supaya tidak terjadi dan meminimalisir angka kecelakaan,” imbuhnya.

Menyikapi hal tersebut Bismo mengajak semua masyarakat khususnya generasi millenial untuk menumbuhkan kesadaran dengan melengkapi surat – surat kendaraan.

“SIM dan STNK itu sebagai tanda lulus uji dan legitimasi terhadap pengendara artinya yang bersangkutan sudah layak untuk menggunakan kendaraan bermotor tersebut. Dengan memiliki SIM bisa meminimalisir pelanggaran yang mengakibatkan kecelakaan karena pengguna kendaraan bukan hanya pengemudi sendiri tapi yang dibonceng dan pemakai jalan yang lainnya,” pungkasnya. (Ayu/NolduaNews)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here