Connect with us

Pendidikan

Transparansi Pengeloaan Dana Infak Umat oleh Baznas Ciamis

Published

on

Oleh : Hernawan  *)

Beberapa hari kebelakang ramainya pembicaraan mengenai surat edaran Baznas no 89/BAZNAS/KAB/V/2017 tentang himbauan infaq dengan nominal 2000 per-jiwa dan di tanda tangani langsung oleh Bupati Ciamis,surat Bupati Ciamis no 400/501-Kesra. ini menjadi polemik di kalangan masyarakat kabupaten Ciamis.

Menurut hemat saya pertama infaq dalam pemahan saya adalah bersipat sukarela tanpa ada paksaan ataupun nominal yang di tetapkan, kedua informasi surat edaran ini tidak merata ke seluruh masyarakat kabupaten ciamis dan hasilnya banyak yang tidak tahu dan banyak timbul pertanyaan dari masyarakat .

Dalam surat edaran BAZNAS tersebut yang di himbaukan nominal infaqnya sebesar 2000  rupiah ini , alokasi dari 2000 Rupiah tersebut: 1000 masuk kepemerintah untuk dan akan di kelola langsung oleh BAZNAS untuk program Ciamis sejahtera, Ciamis peduli, Ciamis Agamis.

Saya pikir pemerintah melalui BAZNAS sudah berniat baik dengan adanya infaq dengan nominal 2000 rupiah ini tapi kenapa masih banyak polemik di masyarakat . dalam pandangan saya, tidak meratanya informasi dan tidak adanya transparansi dari pihak BAZNAS maupun pemerintah Kab.Ciamis karena apa?. Ini bukan masalah nominal kecil apabila 2000 dikalikan jumlah pendudukan Kab Ciamis yang berjumlah kurang lebih sekitar 1.7 juta jiwa silahkan hitung sendiri.

Karena masalah ini harus di imbangi dengan keterbukaan Informasi publik sesuai dengan aturan UU no 14 tahun 2008 sudah di atur dan saya pikir UU KIP sangat baik untuk mengahalau miss Komunikasi antara pemerintah dan masyarakat , dan masyarakat  tidak dapat Informasi ini dari pemerintah atau pun dari pihak penyelenggara yaitu BAZNAS sendiri.

Pertama tidak adanya informasi keuangan yang di peruntukan untuk kesejahteran, Ciamis peduli, dan Ciamis agamis itu pengalokasiannya atau rinciannya berapa? ,kedua kegiatan seperti apa yang akan dilaksanakan dari pengumpulan Infaq itu dan masyarakat tidak tahu tau Inforamsi secara komprehensif mengenai himbauan infaq ini. Sebenarnya apa susah UU KIP di implementasikan sekarang sudah zaman teknologi bisa melalui interner,media sosial, ataupun media cetak,baliho atau sosialisasi secara langsung.

Saya pikir dengan pengimplementasian UU KIP no 14 tahun 2008 ini, masyarakat tidak akan menimbulkan berapa ribu pertanyaan dan kecurigaan ,jangan hanya mengumpulkan infaqnya saja tapi harus sesuai pengalokasiaannya sekaligus harus Transparansi karena masyarakat sudah memberikan kepercayaan terhadap pelayan yaitu kepada pihak penyelenggara yaitu BAZNAS dan di Nahkodai oleh Bupati ciamis.

Dengan menjungjung tinggi Transparansi dan keterbukaan ini di harapkan sesuai dengan Ciamis ke depan yang termaktub dalam surat edara Untuk memperkuat Ciamis sejahtera, Ciamis Peduli, Ciamis Agamis dan Ciamis  Bebas Korupsi.

*) Hernawan
Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa IAID Ciamis
Anggota Lembaga Pers Mahasiswa Islam
Anggota HMI Cabang Ciamis

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita

Ratusan Siswa SD di Ciamis Ikuti Lomba OSN Tingkat Kabupaten

Published

on

CIAMIS – Sebanyak 297 siswa/siswi Sekolah Dasar (SD) dari 27 Kecamatan se Kabupaten Ciamis, mengikuti kegiatan Olimpiade Sains Nasional (OSN) jenjang Sekolah Dasar tingkat Kabupaten Ciamis, Sabtu (16/3) di SD Negeri 1 Cijeungjing, Kabupaten Ciamis.

Kegiatan tersebut mengusung tema Olimpiade Sains Nasional Mewujudkan Generasi Kompetitif, Berkarakter, Berkualitas dan Adaptif terhadap perubahan.

Kabid. Pendidikan Dasar H. Jajang berfoto bersama Kasi Peserta Didik Deni, S.Pd pada kegiatan OSN Tingkat Kabupaten Ciamis, Sabtu (16/3/2019). Foto: Ferry/Nolduanews

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, H. Jajang mengatakan, tujuan kegiatan OSN ini yaitu menyediakan wahana bagi peserta didik SD, untuk mengembangkan bakat do bidang Matematika dan IPA. Sehingga peserta didik dapat berkreasi, terampil, memecahkan masalah, dan mampu mengembangkan aspek kepribadiaanya.

“Selain itu juga untuk memotivasi peserta didik agar selalu meningkatkan kemampuan spiritual, emosional, dan intelektual berdasarkan norma dan tata nilai yang baik,” katanya.

Jajang menyampaikan, dalam kegiatan OSN ini diikuti sebanyak 297 peserta dari SD se Kabupaten Ciamis. Sedangkan untuk lomba yang dipertandingkan sebanyak 6 mata lomba yaitu, Olimpiade Sains Nasional (OSN) diikuti sebanyak 162 orang, Lomba Menulis Cerpen 27 orang, Lomba Baca Puisi 27 orang, Lomba Cipta Pantun 27 orang, Lomba Cipta Syair 27 orang, dan Lomba mendongeng 27 orang.

“Bidang pelajaran Matematika dan IPA itu, tidak terikat dan tidak mengacu pada panduan kurikulum 2013 (Kurtilas). Makanya, untuk Matematika harus banyak membaca dari beberapa sumber. Sedangkan untuk soal Sains saat ini, itu sangat sulit,” ucapnya.

Jajang menambahkan, kegiatan Olimpiade Sains Nasional ini dapat memberikan keilmuan diluar panduan Kurtilas, baik itu kepada siswa maupun guru pengajar. Karena saat ini, kelemahan Ciamis itu adalah bidang Matematika dan IPA.

“Bagi peserta yang nanti keluar sebagai juara pertama, akan kembali ditandingkan di tingkat Provinsi pada tanggal 28 Maret 2019 di Lembang, Bandung. Mudah-mudahan nanti, OSN tingkat Provinsi bisa masuk 5 besar, sehingga bisa mengharumkan Kabupaten Ciamis,” pungkasnya. (Ferry/Nolduanews.com)

Continue Reading

Pendidikan

Gali Potensi dan Kemampuan Guru Paud, Disdik Ciamis Gelar Lomba Karya Nyata

Published

on

CIAMIS – Dalam rangka menggali potensi, bakat, minat dan kemampuan guru serta tenaga kependidikan Paud, Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis melalui Bidang Pembinaan Paud, menggelar Lomba Karya Nyata Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Paud dan PNF Tingkat Kabupaten Ciamis, Rabu (6/3/2019) di Gedung Galuh Rahayu (Golkar) Ciamis.

Kegiatan Lomba Karya Nyata ini diikuti sebanyak 54 orang, yang merupakan perwakilan dari 27 UPTD Pendidikan Kecamatan se-Kabupaten Ciamis.

Kabid Pembinaan Paud, Hj. Tita Rosita mengatakan, tujuan kegiatan lomba Karya Nyata GTK Paud ini, untuk menggali potensi, bakat, minat dan kemampuan guru dan tenaga kependidikan Paud, serta unjuk kemampuan dan kebolehan guru dan tenaga kependidikan anak usia dini.

“Selain itu juga, tujuan lomba karya nyata ini untuk mengarahkan kemampuan guru dan tenaga kependidikan anak usia dini tampil di depan publik, serta menjaring kejuaraan untuk mengikuti lomba ke tingkat Provinsi,” katanya.

Tita menambahkan, untuk juri dalam Lomba Karya Nyata ini sebanyak 6 orang, yang terdiri dari unsur Himpaudi sebanyak 5 orang, dan praktisi Paud dan PNF sebanyak 1 orang.

Sedangkan untuk materi penilaian lomba, lanjut Tita, ada 3 materi yang akan di nilai oleh juri, diantaranya penilaian Administrasi, Penilaian Naskah Karya Nyata, dan Penilaian Presentasi Karya Nyata.

“Untuk juara 1 nantinya akan menjadi perwakilan Kabupaten Ciamis, untuk mengikuti lomba Apresiasi GTK Paud dan Dikmas ke tingkat Provinsi Jabar, yang rencananya akan dilaksankan pada tanggal 4-6 April mendatang,” pungkasnya. (Ferry/Nolduanews.com)

Continue Reading

Pendidikan

Tingkatkan Keterampilan Agama Islam, 783 Peserta SD Ikuti Lomba Pentas PAI Tingkat Kabupaten Ciamis

Published

on

CIAMIS – Sebanyak 783 pelajar Sekolah Dasar (SD) dari 27 Kecamatan di Kabupaten Ciamis, ikuti Lomba Pentas PAI Tingkat Kabupaten Ciamis, Kamis (28/2) di SD Negeri 1 Cijeungjing, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis. Lomba Pentas PAI ini bertujuan untuk meningkatkan Keterampilan, kecerdasan dan Prestasi Siswa dalam Bidang Pendidikan Agama Islam.

Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan, Ojo mengatakan, tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan agama Islam, menumbuhkan ajaran agama Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Pembukaan Lomba Pentas PAI se-Kabupaten Ciamis, Kamis (28/2/2019). Foto: Ferry/Ndn

“Jumlah peserta sebanyak 783 orang, yang terdiri dari mata lomba, Lomba Cerdas Cermat sebanyak 81 orang, Pildacil sebanyak 54 orang, Musabaqoh Witil Quran sebanyak 54 orang, Qosidah Rebana sebanyak 405 orang, Keserasian bacaan solat sebanyak 81 orang, Kaligrafi 54 orang, dan MTQ 54 orang,” katanya.

Ojo menambahkan, bagi peserta yang berhasil juara 1 di setiap mata lombanya, akan menjadi perwakilan Kabupaten Ciamis dalam Pentas PAI tingkat Provinsi Jawa Barat.

“Nanti yang juara 1 akan jadi wakil Ciamis untuk ikut lomba Pentas PAI tingkat Provinsi Jabar, yang akan di berlangsung pada tanggal 29 April 2019 di Kabupaten Sumedang, dan juga akan dilanjutkan di Tingkat Nasional yang akan diselenggarakan di Makasar bulan Juni 2019,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Drs. H. Wawan S Ariefin mengatakan, pihaknya menitipkan kepada Panitia dan Dewan Juri untuk memilih yang terbaik, jangan sampai mengorbankan anak-anak yang harusnya jadi Juara malah tidak juara.

“Jangan sampai terjadi hal-hal yang demikian karena sangat merugikan anak yang berprestasi. Pentas PAI ini adalah sebagian kecil dari pada kegiatan keagamaan di SD, yang lebih utama ini adalah masalah ahlak dan adab, adab seorang siswa ke siswa lagi, adab siswa ke guru, adab siswa ke orang tua, itulah yang harus disikapi dan diberikan kepada anak-anak kita di sekolah,” pungkasnya. Ferry/Nolduanews

Continue Reading

Trending

%d bloggers like this: